logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Ekonomi Bisnis

Gelar Pertemuan dengan 15 Desa Binaan, Inti Global Laksana dan Banyan Tumbuh Lestari Segera Bentuk Koperasi Kemitraan

Lukman Husain by Lukman Husain
Tuesday, 19 November 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Gelar Pertemuan dengan 15 Desa Binaan, Inti Global Laksana dan Banyan Tumbuh Lestari Segera Bentuk Koperasi Kemitraan

Gelar Pertemuan dengan 15 Desa Binaan, Inti Global Laksana dan Banyan Tumbuh Lestari Segera Bentuk Koperasi Kemitraan

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, POHUWATO – PT Inti Global Laksana (IGL) dan PT Banyan Tumbuh Lestari (BTL), keduanya merupakan mitra yang memasok bahan baku wood pellet untuk PT Biomasa Jaya Abadi (BJA), terus berupaya merealisasikan program plasma yang akan dilakukan melalui skema kemitraan.

Sebagai langkah awal, dalam waktu dekat PT IGL dan BTL akan membentuk koperasi yang menjadi wadah kemitraan antara perusahaan dengan penerima kompensasi program plasma.

Zunaidi, Manager Community Development BJA Group mengatakan, untuk mempercepat pembentukan Koperasi, maka pihak Perusahaan akan segera mengagendakan pertemuan dengan Dinas terkait antara lain Dinas Perindagkop, Dinas Pertanian dan Bappeda.

Dukungan dan arahan dari dinas-dinas terkait tersebut akan menjadi dasar dan kesuksesan dari pembentukan Koperasi Plasma Kemitraan yang sesuai dengan regulasi Pemerintah Kabupaten Pohuwato.

Related Post

Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

86 SPBU di Sulawesi Kena Sanksi Pertamina

Potensi PAD Tambang Rakyat Rp 1,2 Triliun, Gubernur Ungkap Pengelolaan Dilakukan Optimal

Pertamina: STNK Bukan Syarat Beli BBM Subsidi

“Perusahaan bersama dinas-dinas terkait di Pemda Pohuwato akan segera membentuk koperasi. Targetnya, pada Desember 2024 tahapan-tahapan pembentukan koperasi sudah berjalan, antara lain pembentukan Panitia Penyelenggara Pembentukan Koperasi (P3K),” ujar Zunaidi dalam pertemuan dengan para kepala desa binaan, Sabtu (16/11/2024).

Pada Sabtu (16/11/2024) lalu, IGL dan BTL telah mengadakan pertemuan dengan 15 kepala desa binaan untuk menindaklanjuti program plasma kemitraan dan mekanisme pembentukan koperasi.

Hadir dalam kegiatan tersebut 13 kepala desa (kades) binaan dan satu perwakilan dari desa binaan. Mereka antara lain Kades Suka Damai, Kades Yipilo, Kades Wonggarasi Tengah, Kades Wonggarasi Barat, Kades Londoun, dan Kades Popayato. Kemudian Kades Bunto, Kades Trikora, Kades Telaga Biru, Kades Maleo, Kades Marisa, Kades Kelapa Lima, dan Kades Milangodaa.

Zunaidi menjelaskan, sosialisasi ini digelar sebagai wujud komitmen perusahaan untuk melaksanakan kewajiban perusahaan dalam melaksanakan program kompensasi plasma atau kemitraan.

Nantinya, petani plasma penerima kompensasi kemitraan yang berasal dari 15 desa binaan IGL dan BTL yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Pohuwato akan memperoleh dana kompensasi melalui koperasi setelah perusahaan melakukan pemanenan gamal atau kaliandra.

Menurut Zunaidi kemitraan tanaman gamal ini nantinya berbeda dengan plasma kelapa sawit. Biasanya, plasma kelapa sawit dibangun menggunakan dana kredit pinjaman bank yang akan menjadi utang koperasi.

Sehingga, petani plasma harus mengangsur pinjaman tersebut menggunakan dana sisa hasil usaha (SHU). Sementara kemitraan tanaman gamal yang dirancang BJA Group nantinya tidak menggunakan dana pinjaman bank. Sehingga, petani akan menerima dana kompensasi tanpa ada kewajiban angsuran ke bank.

Dalam program kemitraan ini, Zunaidi bilang, kepala desa binaan akan memiliki peran penting terkait keakuratan data petani yang layak menerima kompensasi kemitraan.

Memang, sebelumnya sudah ada penetapan plasma kelapa sawit wilayah binaan IGL dan BTL berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Pohuwato pada 2016 lalu. Namun, surat keputusan tersebut masih menyebutkan kelapa sawit sebagai komoditasnya.

Sementara IGL dan BTL sudah berganti komoditas menjadi tanaman gamal dan kaliandra. Sehingga, perusahaan akan mengajukan surat permohonan perubahan atas SK Bupati tersebut.

“Seleksi calon penerima kompensasi harus benar-benar tepat sasaran. Ini peran besar para kepala desa binaan. Sebab, nilai kompensasi per hektare per siklus tanam sudah ditetapkan hingga makin banyak jumlah petani penerima akan sangat berpengaruh terhadap besaran kompensasi yang diterima masing-masing petani anggota koperasi,” ujar Zunaidi.

Kepala Desa Londoun Lodrik Dantene, salah satu desa binaan BJA Group, mengapresiasi kegiatan sosialisasi program kemitraan yang digelar oleh perusahaan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Pohuwato, khususnya yang berada di desa binaan, akan mengetahui bahwa perusahaan ternyata serius dan bukan hanya berjanji untuk menerapkan kemitraan dengan masyarakat, terutama dalam program plasma.

“Membentuk koperasi plasma bagi desa binaan sangat penting agar pengelolaan dan pembagian hak bagi penerima bisa dilakukan secara terbuka dan transparan. Karena itu saya berterima kasih kepada pihak perusahaan yang telah dan akan terus mengupayakan terbentuknya koperasi sampai pada pelaksanaannya sesuai  ketentuan yang berlaku,” kata Lodrik.

Kepala Desa Wonggarasi Barat Lopi Halid juga mengapresiasi perusahaan yang telah menempuh sejumlah langkah untuk merealisasikan program kemitraan melalui pembentukan koperasi.

Menurutnya, 15 desa binaan perusahaan mengharapkan agar perusahaan bisa mengomunikasikan program ini ke instansi terkait di Kabupaten Pohuwato sehingga pembentukan koperasi berjalan lancar.

“Sebelumnya, saya sering mempertanyakan kapan program plasma akan direalisasikan. Namun, harus dipahami bahwa perusahaan memang telah mengubah komoditas dari kelapa sawit ke gamal sehingga program tersebut harus menunggu produksi dari hasil tanaman gamal sesuai regulasi. Meski begitu, perusahaan sudah memulai beberapa langkah untuk merealisasikan program kemitraan. Ini yang harus dipahami bersama,” kata Lopi.

Lopi mengapresiasi respons perusahaan yang akan melibatkan 15 kepala desa binaan sebagai Panitia Penyelenggara Pembentukan Koperasi (P3K). Masing-masing kepala desa nantinya akan mengadakan musyawarah di tingkat desa untuk mengajukan namanama petani yang berhak menerima dana kompensasi kemitraan, khususnya mereka yang masuk dalam kategori keluarga miskin.

“Dari kegiatan sosialisasi kemarin, kami melihat tanaman gamal sudah masuk diameter 10 cm sehingga secepatnya perusahaan akan melakukan produksi dan koperasi kemitraan secepatnya bisa jalan. Insya Allah, masyarakat bisa sejahtera untuk mendapatkan hasil koperasi yang dikelola oleh desa binaan dan perusahaan,” imbuh Lopi.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, para kepala desa juga diajak untuk mengunjungi area pembibitan gamal dan area penanaman. Dalam kunjungan tersebut, para kepala desa binaan bisa menyaksikan secara langsung area penanaman yang masih berumur kurang dari satu bulan hingga tanaman gamal yang sudah berumur lebih dari dua tahun.

Melalui kunjungan tersebut, para kepala desa mendapatkan pemahaman bahwa hutan tanaman energi yang tengah dikembangkan IGL dan BTL tidak akan berdampak risiko banjir.

Sebab, tidak seluruh lahan akan dibuka. Sebagian lahan tetap akan dipertahankan untuk area konservasi, antara lain untuk buffer zone sungai. “Dalam membuka lahan, kami sangat memperhatikan aturan sesuai regulasi lingkungan hidup dan kehutanan,” tegas Zunaidi.(tha/*)

Tags: BJA GroupEkonomi BisnisKoperasi KemitraanPT Banyan Tumbuh LestariPT Biomasa Jaya AbadiPT Inti Global Laksana

Related Posts

Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

Thursday, 10 September 2026
86 SPBU di Sulawesi Kena Sanksi Pertamina

86 SPBU di Sulawesi Kena Sanksi Pertamina

Tuesday, 8 September 2026
Potensi PAD Tambang Rakyat Rp 1,2 Triliun, Gubernur Ungkap Pengelolaan Dilakukan Optimal

Potensi PAD Tambang Rakyat Rp 1,2 Triliun, Gubernur Ungkap Pengelolaan Dilakukan Optimal

Tuesday, 8 September 2026
Pertamina: STNK Bukan Syarat Beli BBM Subsidi

Pertamina: STNK Bukan Syarat Beli BBM Subsidi

Monday, 7 September 2026
Pasokan BBM di Gorontalo Normal, Pertamina Gandang Aparat Awasi SPBU

Pasokan BBM di Gorontalo Normal, Pertamina Gandang Aparat Awasi SPBU

Monday, 7 September 2026
Rayakan HUT ke-6, ASTON Gorontalo Tebar Promo hingga Diskon 12 Persen

Rayakan HUT ke-6, ASTON Gorontalo Tebar Promo hingga Diskon 12 Persen

Saturday, 5 September 2026
Next Post
Salah satu rumah di Desa Olobua, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo yang dihantam angin puting beliung, Selasa (19/11).

Dihantam Puting Beliung, 10 Rumah di Tibawa Porak Poranda

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

Thursday, 10 September 2026
Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

Thursday, 10 September 2026
Dari Sampah Plastik Jadi Meja-Kursi, Warga Lupoyo Gandeng Poltekkes Kemenkes Gorontalo Olah Ecobrick

Dari Sampah Plastik Jadi Meja-Kursi, Warga Lupoyo Gandeng Poltekkes Kemenkes Gorontalo Olah Ecobrick

Thursday, 10 September 2026
Poltekkes Gorontalo dan Warga Tinelo Olah Sampah Plastik Menjadi Furnitur Ecobrick

Poltekkes Gorontalo dan Warga Tinelo Olah Sampah Plastik Menjadi Furnitur Ecobrick

Thursday, 10 September 2026

Pos Populer

  • Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

    Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • 86 SPBU di Sulawesi Kena Sanksi Pertamina

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Dari Sampah Plastik Jadi Meja-Kursi, Warga Lupoyo Gandeng Poltekkes Kemenkes Gorontalo Olah Ecobrick

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Poltekkes Gorontalo dan Warga Tinelo Olah Sampah Plastik Menjadi Furnitur Ecobrick

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.