logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Aplikasi Sopir

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 24 October 2024
in Disway
0
Dahlan Iskan foto bersama di resto hot pot bubur di Tiongkok.--

Dahlan Iskan foto bersama di resto hot pot bubur di Tiongkok.--

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

SAYA heran. Kok dua teman saya di Shenzhen ini terus minum 白酒 –minuman keras. Sepanjang makan malam kemarin. Bukankah sepanjang hari itu ia mengemudi mobil? Dari Guangzhou ke Foshan, lalu lanjut ke Shenzhen?

Asuransi mobil

Bukankah mereka masih akan mengemudi lagi untuk mengantarkan saya ke hotel? Tidakkah ia nanti ditangkap polisi karena ketahuan baru saja minum  minuman keras?

Related Post

Anak Sembrono

Sejarah Pertanda

Penyadapan Beneficial

Kerikil Subhan

Dua teman saya dari Jakarta pun ikut minum bai jiu. Tinggal saya yang boleh mengemudi. Jangan-jangan saya yang akan diminta pegang setir. Tapi, itu tidak mungkin. Mereka tidak akan menyerahkan Denza itu ke saya. Saya tidak punya SIM yang berlaku di Tiongkok.

Akhirnya saya tanyakan itu langsung kepada mereka: siapa yang nanti pegang kemudi? Ternyata bukan saya. Mereka sudah punya jalan keluar. Khas Tiongkok zaman sekarang. Tidak mungkin cara itu bisa dilakukan di Amerika Serikat –biarpun sama-sama suka minum dan sama-sama punya teknologinya.

 Aplikasi!

Aplikasilah yang akhirnya membuat hobi mereka minum bir, anggur merah, dan bai jiu tidak lagi terhambat oleh aturan.

Dulu, di satu meja makan, saya selalu punya teman yang tidak minum bai jiu. Yakni, salah satu yang akan bertugas mengemudi.

Tapi, dengan adanya aplikasi itu, saya pun mati kutu. Hanya saya yang tidak minum. Apa boleh buat. Pakai alasan pernah transplantasi hati –dan mereka mengerti.

Tidak usah khawatir, kata mereka. Kini sudah ada aplikasi untuk mendatangkan sopir panggilan!

“Nanti Bapak bisa lihat sendiri,” kata mereka.

Maka, gelas kecil bai jiu pun terus berdenting. Saling sulang. Sepanjang dua jam makan malam. ”Gan bai!”

Malam itu menunya baru –untuk saya. Hotpot, tapi bukan mirip Haidilao. Juga, tidak mirip gaya Sichuan, Mongolia, maupun Niu Jie-nya muslim Beijing.

Ini hotpot bubur.

Ada bubur nasi encer di panci di tengah meja. Kompornya listrik. Bubur mendidih. Panas. Uap mengepul. Irisan-irisan ikan kerapu dimasukkan ke bubur itu. Diaduk. Matang. Irisan ikannya diangkat. Disajikan.

Fillet ikan itu dimakan dengan ramuan bumbu seperti di Haidilao. Ada sembilan bahan ramuan. Pilih sendiri kombinasinya.

Saya pilih kombinasi saus wijen, bawang putih, taoco, saus tomat, dan dua jenis irisan daun bawang. Saya tidak memasukkan cabai, cuka, dan beberapa jenis minyak.

Sementara kami makan fillet ikan itu, giliran udang dimasukkan ke bubur. Diaduk. Masak. Udang diangkat. Dibagi. Saya meneruskan makan ikan. Tidak makan udang.

Sehari sebelumnya saya sudah banyak makan udang. Masakan istri saya. Hasil panen udang di Lombok Timur.

Belum lagi udang habis dimakan, ganti beberapa jenis seafood dimasukkan ke bubur: irisan bao yi (abalone), oyster, dan cumi. Diaduk. Matang. Disajikan.

Lalu, dimasukkan lagi daging. Diaduk. Bubur nasinya kian lembut. Kian panas. Masih beberapa macam lagi yang dimasukkan ke situ.

Masih ada hati angsa, ikan goreng fillet, baby buncis, dan bumbu wasabi.

Kapan makan buburnya?

Terakhir! Ketika bubur itu sudah lumat selumat-lumatnya. Sudah pula gurih karena berbagai rasa seafood sudah menyatu di dalamnya.

Kami pun menutup makan malam dengan bubur panas.

Makanan habis. Anggur merah habis. Bai jiu pun gan bei le.

Kami terseok ke gedung parkir. Terlalu kenyang. Sambil berjalan, mereka membuka aplikasi. Mencari sopir panggilan.

Tidak sampai 10 detik, sudah ada yang “ambil” panggilan itu.

Sang sopir datang dengan mengendarai sepeda. Ngebut. Sepeda pun dilipat. Dimasukkan bagasi. Ia siap mengemudi. Aman. Tidak akan ditangkap polisi.

Saya minta sepeda itu diturunkan lagi. “Bikin video dulu. Untuk Instagram,” pinta saya.

Sopir panggilan itu pakai seragam bersetrip mengilat. Kami meninggalkan restoran. Beberapa orang seperti Pak Sopir duduk-duduk di dekat hotel. Bersama sepeda lipat mereka.

Oh… Mereka juga lagi menunggu panggilan para peminum. Selalu ada jalan keluar. Di mana pun. Untuk apa pun.(*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Anak Sembrono

Anak Sembrono

Saturday, 7 November 2026
Sejarah Pertanda

Sejarah Pertanda

Friday, 6 November 2026
Penyadapan Beneficial

Penyadapan Beneficial

Friday, 6 November 2026
Kerikil Subhan

Kerikil Subhan

Friday, 6 November 2026
Ya Tidak

Ya Tidak

Thursday, 22 October 2026
Jumat Keramat

Jumat Keramat

Monday, 19 October 2026
Next Post
KPU Provinsi Gorontalo menggelar rapat koordinasi internal yang dihadiri oleh KPU kabupaten/kota bersama pihak Sekretariat se Provinsi Gorontalo, berlangsung di kantor KPU Gorontalo Utara. (ANTARA/HO-Humas KPU Provinsi Gorontalo) (KPU Provinsi Gorontalo)

Debat Pilgub, KPU Agendakan Digelar Tiga Kali

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Padi Bertahan, Jagung Tumbang, Alarm Pangan Gorontalo di Tengah El Nino

Padi Bertahan, Jagung Tumbang, Alarm Pangan Gorontalo di Tengah El Nino

Friday, 6 November 2026
Bahlil Bantah Terseret Skandal Penyadapan Prabowo, Siapkan Somasi: Saya Juga Disadap

Bahlil Bantah Terseret Skandal Penyadapan Prabowo, Siapkan Somasi: Saya Juga Disadap

Saturday, 7 November 2026
Skandal Besar Terungkap, Presiden Ditangkap di Rumahnya

Skandal Besar Terungkap, Presiden Ditangkap di Rumahnya

Saturday, 7 November 2026
Ramli Ondang Djau

73 Tahun Merawat Semangat Demokrasi 

Saturday, 7 November 2026

Pos Populer

  • HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

    HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Kalender “Literasi” Gorontalo 

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Mantan Aleg Deprov Diamankan Polda, Terkait Dugaan Pemalsuan Surat di Pertambangan Pohuwato

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Buron Kasus SPBE Boalemo Diciduk di Jakarta

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Penambang Ilegal Saripi Tebar Teror, Rusak Fasilitas Pabrik Gula, Karyawan Resah dan Ketakutan

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.