Gorontalopost.id, SUWAWA – Pelaksanaan Kemah Bela Negara dan Peran Saka Daerah yang digelar Kwartir Daerah Gorontalo di Kabupaten Bone Bolango, 20-25 Agustus 2024, memiliki beragam kegiatan, salah satunya adalah program penghijauan.
Para peserta yang terdiri dari Pramuka utusan kwartir cabang, dan Pramuka Satuan Karya se Gorontalo itu melakukan penanaman pohon di kawasan alun-alun Bone Bolango, kompleks perkantoran, hingga ke area center poin Bone Bolango. Jumlahnya mecapai 2025 bibit pohon.
Menariknya, yang ditanam adalah bibit pohon berbagai jenis buah-buahan yang memiliki nilai ekonomis tinggi, seperti rambutan, durian, dan alpukat. Penanaman pohon buah ini merupakan langkah strategis dalam upaya menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan produktif, di mana hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat sekitar dalam beberapa tahun mendatang.
Ketua Panitia Kemah Bela Negara, Rudi Daenunu, mengungkapkan bahwa penanaman pohon, tidak hanya bertujuan untuk menghijaukan wilayah Bone Bolango, tetapi juga untuk memberikan edukasi kepada peserta tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Serta sebagai implementasi dasa darma Pramuka, yakni cinta alam dan kasih sayang sesama manusia. “Penanaman pohon buah ini mengajarkan kepada kita semua bahwa menjaga lingkungan bisa dilakukan dengan cara yang bermanfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Penyerahan bibit pohon secara simbolis dilakukan oleh Bakrie, perwakilan dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS). Bibit tersebut kemudian diterima panitia perkemahan dan langsung didistrubusikan kepada peserta untuk ditanam.Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan semangat gotong royong yang kuat dalam menjaga kelestarian alam.
Perwakilan BPDAS, Bakrie, menyebut, penanaman pohon buah ini merupakan salah satu cara efektif untuk mengintegrasikan program penghijauan dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Bibit pohon yang kita tanam tidak hanya akan membuat kawasan ini lebih hijau, tetapi juga akan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di masa depan ketika pohon-pohon ini mulai berbuah,” katanya. (tro)












Discussion about this post