logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Pipa Pipih

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 7 August 2024
in Disway
0
Dahlan Iskan saat meninjau proyek Sekayung.--

Dahlan Iskan saat meninjau proyek Sekayung.--

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

BISA jadi 10 doktor baru akan lahir dari proyek jalan tol tersulit di Indonesia ini: Semarang-Sayung –akan tersambung kelak menjadi Semarang-Kudus.

Tentu semua itu doktor baru bidang teknik. Segala macam teknik: sipil, mesin, geologi, geomembrant, ilmu kelautan pun sampai ke ilmu bambu.

Related Post

Neo Pop

Lewat Pasrah

Agus Deyang

Jago Cimory

Begitu banyak masalah teknik yang dihadapi. Semua harus dipecahkan di lapangan. Serba baru. Belum banyak literaturnya.

Temuan baru yang mungkin bisa dianggap paling sederhana: bagaimana cara mengikat bambu agar bisa menjadi rakit yang kukuh dan tidak bisa bergeser-geser.

Di lapangan, Sabtu sore lalu, saya baru tahu bahwa cara menata bambu berbeda dengan saya pahami dari naskah tertulis ilmiah.

Anda sudah tahu: setidaknya diperlukan 9 juta batang bambu untuk fondasi jalan tol 10 km dari Semarang ke arah timur itu.

Bertruk-truk bambu datang ke lokasi yang terletak di atas pantai utara kawasan industri itu.

Bergunung-gunung bambu tertumpuk di lokasi proyek.

Semua berukuran panjang delapan meter. Lurus-lurus. Umumnya bambu jenis ori dan ampel.

Bambu yang sedikit bengkok masih bisa diluruskan dengan alat. Yang terlalu bengkok ditolak.

Tiap delapan bambu dijejer. Antar jejeran bambu diberi jarak satu meter. Bukan dijejer tanpa jarak.

Di atas jejeran bambu itu dijejer bambu-bambu lain dalam posisi melintang. Tiap jejer juga delapan bambu. Antar jejeran juga berjarak satu meter. Maka terbentuk kotak kosong 1 meter persegi di setiap rakitan.

Antara bambu yang membujur dan bambu yang melintang di atasnya itulah yang harus diikat. Secara manual. Pengikatnnya adalah tampar nylon ukuran 8 mm. Warna apa saja. Tidak harus merah.

Perusuh Disway se-Indonesia pun akan kewalahan menjadi juru ikat bambu di sana –apalagi bagi yang hanya punya keahlian mengikat panah asmara.

Perakitan itu dilakukan langsung di lokasi jalan tol. Semua bambu dibuat sambung-menyambung. Ke arah kanan-kiri sampai selebar 150 meter. Juga yang ke arah muka-belakang. Sampai membentuk hamparan bambu sepanjang 10 km.

Di atas hamparan pertama bambu itu harus digelar membran. Dengan kekuatan tertentu. Membran itu tidak kedap air. Justru berpori-pori. Agar air di bawah bisa naik menembus porinya.

Di atas membran itulah ditumpahkan tanah urug. Sampai ketebalan tertentu. Lantas, di atas tanah urug digelar lagi bambu. Dengan cara yang sama. Lalu diurug lagi. Bambu lagi. Urug lagi.

Setelah mencapai empat lapis digelar lagi membrant kedua. Dengan kekuatan yang berbeda. Lalu diurug lagi.

Di lapisan keempat, barulah ditanam pipa pipih. Bentuknya pipih sehingga tidak pantas saya sebut pipa. Tapi fungsinya untuk mengalirkan air. Itulah perlunya ruang 1 meter persegi di sela-sela bambu.

Di setiap ruang 1 meter persegi itulah ”pipa pipih” ditanam. Pakai alat seperti pemukul tiang pancang. Penanaman pipa pipih itu sedalam 60 meter. Dengan demikian air yang kena tekanan fondasi bisa naik. Kemudian dirembeskan ke samping.

Dengan demikian fondasi bambu ini sebenarnya tidak akan lagi sepenuhnya mengambang. Air di bawahnya justru ‘habis’ naik lewat ‘pipa pipih’ itu.

Maka bagi yang telanjur membayangkan tol Semarang-Demak segera beroperasi harus lebih sabar. Jangan punya pikiran ”yang belum jadi tinggal 10 km”.

Yang hanya 10 km itu akan memakan waktu sampai tahun 2027. Tidak bisa dipercepat. Biar pun misalnya punya uang yang tidak berseri. Atau salah satu proyek manajernya di situ, Ir Yayan Suryanto diancam akan dipecat.

Seperti yang saya lihat Sabtu lalu dari 10 km itu yang sudah terlihat sebagai badan jalan baru sepanjang 400 meter. Itu pun masih perlu dinaikkan tiga lapis lagi.

Tiap satu lapis selesai dikerjakan, harus ditunggu antara 55 hari sampai 200 hari. Baru bisa mengerjakan lapis di atasnya. Itulah yang disebut masa konsolidasi. Tidak bisa ditawar.

Setelah konsolidasi tercapai barulah bisa dikerjakan lapisan berikutnya.

Begitu banyak ahli yang studi ke proyek ini. Termasuk ahli-ahli dari Tiongkok. Bukan hanya doktor yang harus banyak lahir dari proyek ini. Juga hak paten.

Setidaknya jalan tol Semarang-Demak pasti akan tersambung. Biar pun itu baru tahun 2027.

Tiga tahun lagi tidaklah lama. Terutama bagi yang bukan orang Demak, Pati, dan Kudus.(*)

Tags: Catatan Harian DahlaDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

--

Neo Pop

Monday, 8 June 2026
Lewat Pasrah

Lewat Pasrah

Saturday, 6 June 2026
--

Agus Deyang

Thursday, 4 June 2026
Bambang, tengah, usai makan malam.--

Jago Cimory

Thursday, 4 June 2026
Jago Comory

Jago Comory

Wednesday, 3 June 2026
Pet Byar

Pet Byar

Saturday, 30 May 2026
Next Post
Rapat Paripurna penyampaian rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD 2024 di Deprov Gorontalo, kemarin (5/8).

KUA-PPAS Diajukan Pemprov, APBD-P 2024 Masih Dibahas Aleg Lama

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

Monday, 8 June 2026
Gubernur Gusnar Ismail pada peresmian Gorontalo menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan. (foto: dok-pemprov)

PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

Monday, 8 June 2026
Polsek Wonosari bergerak cepat menangani peristiwa meninggalnya seorang masyarakat yang diakibatkan tersengat aliran listrik.

Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

Monday, 8 June 2026
Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.