logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Sinuhun Breksi

Lukman Husain by Lukman Husain
Tuesday, 19 December 2023
in Disway
0
-

-

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh :
Dahlan Iskan

SABTU-MINGGU: dua hari yang istimewa. Sabtu senam di Candi Prambanan, Minggu kemarin di Breksi. Berjarak hanya 7 kilometer.

Saya tidak menyangka Breksi sebagus ini.

Inilah tempat wisata baru: milik desa Sambirejo. Masih masuk kecamatan Prambanan, Sleman. Lokasinya di tanah kas desa. Pengelolanya paguyuban orang desa. Sebagian hasilnya untuk modal BUMDes. Ketuanya: Kholiq Widianto.

Kholiq lahir di situ. Sekolah di situ. Waktu SMP sudah bekerja sebagai penggali batu di situ: di satu bukit yang batunya berwarna abu-abu. Orang desa Sambirejo menyebutnya batu putih.

Related Post

Anak Sembrono

Sejarah Pertanda

Penyadapan Beneficial

Kerikil Subhan

“Baru tahun 1990-an kami tahu nama ilmiah batu ini. Yakni batu Breccia,” ujar Kholiq yang kini 42 tahun.

Dari kata breksia itu lantas menjadi breksi. Jadilah bukit batu itu bernama bukit Breksi. Ketika bukit itu diubah menjadi tempat wisata namanya pun populer dengan sebutan Tebing Breksi.

Di Tebing Breksi itu saya dan 122 anggota sport dance berolahraga. Riang gembira. Sejak pukul 06.00. Di udara pagi yang sejuk. Di balik tebing batu yang masif. Di pelataran teater terbuka yang serbabatu. Panggungnya batu. Backdrop-nya batu. Tower kanan-kirinya batu. Tempat duduk melingkarnya batu.

Kami pun menyebar. Sebagian besar di pelataran. Para pelatih, 20 orang, di panggung. Sebagian lagi di tempat duduk melengkung. Satu orang di atas tower kiri. Satu lagi di atas tower kanan. Kalau saja kami membawa drone akan bisa membuat video yang dramatis.

Masih ada spot lain yang lebih menarik untuk dinikmati. Juga untuk spot foto. Bukit di balik bukit tempat senam ini. Bukit batunya sudah dibentuk sebagai objek wisata.

Inilah tempat wisata alam yang menjadi lebih bagus oleh campur tangan manusia. Idenya mungkin dari rekayasa bukit di Bali yang menjadi kawasan Garuda Wisnu Kencana.

Untunglah ada temuan ilmiah: bukit batu di desa Sambirejo itu ternyata bukan sembarang batu. Itu batu yang terbentuk dari lahar kuno. Harus dilindungi. Jadi perhatian dunia.

Di zaman prasejarah ternyata ada gunung berapi di sekitar Sambirejo. Meletus. Memuntahkan lahar. Sekian juta tahun kemudian jadi batu Breccia.

Saya naik ke tower sebelah kiri panggung. Ikut ber-sport dance di puncaknya. Terlihat kota Jogjakarta di bawah sana. Terlihat pula Candi Prambanan di sebelah utara.

Perhatian saya juga tertarik pada seonggok batu di puncak tower ini. Saya heran: mengapa ada satu bongkah batu di situ. Arena untuk sport dance pun jadi terasa sempit untuk berdua. Maka saya pinggirkan batu itu. Saya angkat.

Saya pun kaget: batunya ringan sekali. Tiwas saya persiapkan tenaga penuh untuk mengangkatnya.

Itulah ternyata keunggulan batu Breksi Sambirejo. Kuat, solid tapi ringan. Dari sini saya baru tahu mengapa batu Breksi banyak dicari para pematung. Bahkan pematung di luar negeri.

“Satu meter kubik beratnya hanya 1 ton,” ujar Kholiq. Berarti hanya sepertiga berat batu pada umumnya.

Kholiq masih ingat saat ia masih jadi penambang batu di situ. Ada pesanan satu bongkah dengan ukuran 1x1x3 meter. Tingginya yang tiga meter. Ia mendengar bongkahan itu akan jadi patung dua tentara yang lagi menembak.

Bagian dalam Candi Prambanan pun, kata Kholiq, terbuat dari batu dari Sambirejo. Berarti sejak abad ke 4 atau 5 batu Sambirejo sudah terkenal punya kelebihan khusus: ringan, solid, kuat.

Kholiq juga masih ingat bagaimana mengerjakan pesanan 1x1x3 itu. Ia kerjakan selama 10 hari. Ia ke tebing bukit itu. Bersama 10 orang pekerja lainnya. Ia pahat tebing. Sampai ia dapatkan batu utuh dengan ukuran tersebut.

Desa Sambirejo pernah bergelar desa termiskin di Sleman. Lebih 100 orang mata pencahariannya dari menggali batu. Tidak perlu izin siapa-siapa. Itu bukit milik desa. Luasnya 23 hektare.

Setelah diketahui nilai sejarahnya, terbitlah larangan menggali batunya. Rakyat kehilangan pekerjaan. Kholiq pun jadi sopir truk. Ia ikut jejak ayahnya yang juga sopir truk.

Sultan Hamengkubuwono lantas memutuskan: menjadikan bukit Sambirejo sebagai objek wisata desa. Kementerian Pariwisata turun tangan. Demikian juga kementerian BUMN di zaman Rini Soemarno. Pun Kementerian PUPR. Tahun 2015 mulailah dibangun. Dengan dana Rp 15 miliar.

Desa sendiri mencurahkan jatah dana desanya untuk proyek ini. Total menghabiskan Rp 30 miliar. Jadilah Tebing Breksi tempat wisata yang sangat menarik.

Dari atas tower saya mengagumi desain dan pengerjaan proyek ini. Tidak kaleng-kaleng. Ada kolam besar di sebelah arena. Saya pun bertanya dari mana air itu.

“Itu air hujan. Tidak bisa habis. Lantai dasarnya batu yang solid,” kata Kholiq.

Kolam itu dalamnya 4 meter. Bukan kolam buatan. Itu kolam yang terjadi begitu saja karena batunya terus di gali di masa lalu.

Sultan Yogyakarta sukses mengatasi kesulitan ekonomi di desa. Melarang menggali batu dilengkapi jalan keluarnya. Melarang mudah. Mencarikan jalan keluar sulit. Tapi tidak sulit bagi Ingkang Sinuhun. (*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayharian disway

Related Posts

Anak Sembrono

Anak Sembrono

Saturday, 7 November 2026
Sejarah Pertanda

Sejarah Pertanda

Friday, 6 November 2026
Penyadapan Beneficial

Penyadapan Beneficial

Friday, 6 November 2026
Kerikil Subhan

Kerikil Subhan

Friday, 6 November 2026
Ya Tidak

Ya Tidak

Thursday, 22 October 2026
Jumat Keramat

Jumat Keramat

Monday, 19 October 2026
Next Post
Bupati Saipul A. Mbuinga saat memberikan sambutan pada apel Korpri, Senin (18/12/2023). Foto : Iwan Karim/humas

Komitmen Penuhi Hak Pegawai

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Padi Bertahan, Jagung Tumbang, Alarm Pangan Gorontalo di Tengah El Nino

Padi Bertahan, Jagung Tumbang, Alarm Pangan Gorontalo di Tengah El Nino

Friday, 6 November 2026
Bahlil Bantah Terseret Skandal Penyadapan Prabowo, Siapkan Somasi: Saya Juga Disadap

Bahlil Bantah Terseret Skandal Penyadapan Prabowo, Siapkan Somasi: Saya Juga Disadap

Saturday, 7 November 2026
Skandal Besar Terungkap, Presiden Ditangkap di Rumahnya

Skandal Besar Terungkap, Presiden Ditangkap di Rumahnya

Saturday, 7 November 2026
Ramli Ondang Djau

73 Tahun Merawat Semangat Demokrasi 

Saturday, 7 November 2026

Pos Populer

  • HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

    HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Kalender “Literasi” Gorontalo 

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Mantan Aleg Deprov Diamankan Polda, Terkait Dugaan Pemalsuan Surat di Pertambangan Pohuwato

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Buron Kasus SPBE Boalemo Diciduk di Jakarta

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Penambang Ilegal Saripi Tebar Teror, Rusak Fasilitas Pabrik Gula, Karyawan Resah dan Ketakutan

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.