logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Home Disway

Diaz Wayuu

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 3 November 2023
in Disway
0
Pemain Liverpool Diego Jota membentangkan jersey bernomor 7 sebagai bentuk dukungan moril atas kasus penculikan orang tua Luis Diaz.--

Pemain Liverpool Diego Jota membentangkan jersey bernomor 7 sebagai bentuk dukungan moril atas kasus penculikan orang tua Luis Diaz.--

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

BEGITU banyak media yang saya ikuti seminggu terakhir.

Khususnya setelah ayah-ibu bintang Liverpool, Luis Diaz, diculik.

Related Post

Rambo Batman

Omon Kenyataan

Amang Waron

Reflek Radjimin

Sudah lama tidak ada berita penculikan di Colombia.

Yakni setelah terjadi perdamaian permanen antara kelompok pemberontak bersenjata dengan pemerintah di tahun 2015.

Maka penculikan ayah-ibu Diaz pada 28 Oktober lalu mengejutkan. Tidak mungkin ada motif politik.

Penyerang Liverpool itu tidak pernah diasosiasikan dengan kekuatan politik mana pun.

Ayah Diaz, Manuel Diaz, juga bukan orang politik.

Sang ayah hanya penjual makanan di pinggir jalan. Lalu melatih sepak bola untuk anak-anak di kampungnya.

Termasuk melatih Diaz dan dua adik laki-lakinya. Anak satunya lagi perempuan.

Maka tidak ada motif lain kecuali uang. Tapi penculikan sudah satu minggu.

Belum ada tanda-tanda permintaan uang. Publik terus bertanya-tanya apa motif sebenarnya.

Anda sudah tahu: penculikan terjadi Sabtu sore. Di pompa bensin di kotanya sendiri: Barrancas.

Itu kota sangat kecil di bagian paling utara Colombia. Hampir 800 km dari ibu kota Bogota.

Itu hanya kota kecamatan. Penduduknya hanya 30.000-an.

Berarti sekitar pompa bensin itu sepi. Dua sepeda motor datang. Menodongkan senjata.

Sang ayah yang lagi mengendarai mobil bersama istri disergap. Dinaikkan motor.

Sampai di sini belum ada media yang melaporkan secara detail bagaimana mereka bisa memboncengkan.

Mungkin sang ayah ditaruh di tengah. Sang ibu juga di tengah di motor satunya.

Mobil ditinggalkan di dekat pompa bensin.

Luis Diaz saat itu lagi di sebuah hotel di Liverpool. Hotel Titanic. Yakni hotel di pinggir laut.

Dekat dermaga lama. Tidak jauh dari museum The Beatles. Sekitar 10 menit dari Stadion Anfield, Liverpool.

Sore waktu Colombia, malam waktu Liverpool.

Di hotel itu, malam itu, Luis Diaz lagi bersama seluruh pemain Liverpool. Jurgen Klopp juga bersama mereka.

Keesokan harinya Liverpool akan bermain melawan Nottingham Forest di Anfield.

Manajer Liverpool, Klopp, akan memasang Luis Diaz bersama Mohamad Salah.

Saat itulah Luis Diaz menerima berita penculikan orang tuanya itu.

Suasana ingar persiapan pertandingan pun berubah kelu. Diaz melaporkan kejadian itu ke Klopp.

Langsung disetujui: Diaz digantikan Jota. Diaz boleh pulang ke Colombia bersama istri dan anak kecilnya.

Diaz baru mengawini istrinya itu tahun lalu. Mereka pulang: merayakan perkawinan di kampung halaman.

Belum sebulan pula Diaz pulang ke Amerika Latin untuk bermain membela tim negaranya.

Diaz adalah pemain sepak bola terhebat Colombia saat ini.

Di Liverpool Diaz bergaji sekitar Rp 800 miliar setahun. Sebelum dipotong pajak dan segala macam.

Diaz tidak bisa tidur malam itu. Pagi-pagi ia mendapat kabar: ibunya sudah dibebaskan. Selamat.

Tanpa cedera apa pun. Sang ibu lantas bicara sendiri dengan Diaz. Via telepon.

Agar Diaz yakin sang ibu benar-benar sudah selamat.

Bagaimana cerita sang ibu dibebaskan juga masih dirahasiakan. Pun lokasi sang ibu setelah dibebaskan.

Masih di suatu tempat yang aman di bawah pengawasan pihak keamanan.

Diaz tidak jadi pulang. Ia juga tidak diizinkan pulang.

Kepulangan Diaz justru akan mengganggu proses pencarian ayahnya.

Juga justru memecah konsentrasi nasional. Bisa-bisa Diaz sendiri tidak aman.

Diaz tidak jadi pulang. Tapi Diaz juga tetap tidak dipasang saat Liverpool bertanding lawan Nottingham Forest.

Jota yang menggantikannya.

Ketika malam itu Jota mencetak gol ia merayakannya sambil lari ke dekat pemain cadangan.

Kiper cadangan malam itu, Adrian, melemparkan kaus nomor tujuh ke Jota.

Secepat kilat Jota membuka kaus merah kostum Liverpool itu. Ada nomor 7 di situ.

Ada nama Diaz di kaus itu. Itulah memang kaus yang seharusnya dipakai Diaz merumput malam itu.

Saya nonton siaran langsungnya. Di Beijing. Saya ikut sedih akan peristiwa yang menimpa orang tua Diaz.

Malam itu Diaz sendiri tidak di lapangan. Juga tidak di rumahnya sendiri di Liverpool utara.

Ia berada di kedutaan Colombia di London.

Di situ Diaz bisa mengikuti perkembangan pencarian ayahnya dari menit ke menit.

Pemerintah Colombia membuka hotline di kedutaan itu untuk Diaz.

Presiden Colombia menegaskan: seluruh kekuatan terbaik dikerahkan untuk mencari dan membebaskan sang ayah.

Titik berat pencarian dilakukan di hutan Perija. Itu di pegunungan. Dekat perbatasan dengan Venezuela.

Perbatasan pun diblokade. Pemerintah sangat khawatir ayah Diaz dibawa menyeberang ke wilayah Venezuela yang lagi tidak stabil.

Kalau itu terjadi lebih sulit lagi. Colombia lagi jadi Jokowi dan Venezuela Megawatinya.

Hubungan kedua negara lagi tidak baik-baik saja. Terutama sejak Venezuela dipimpin Presiden Nicolas Maduro.

Colombia pro-Amerika. Maduro anti-Amerika.

Sulitnya, perbatasan itu cair sekali. Mirip antara Pakistan dan Afghanistan.

Baik yang di sisi Colombia maupun yang di sisi Venezuela sama-sama suku Wayuu. Mereka merasa perbatasan itu tidak ada.

Diaz termasuk suku Wayuu. Itu dianggap suku asli Colombia yang tersisih.

Mereka dari daerah gersang yang miskin di utara.

Ada tiga suku yang dianggap asli pribumi di sana: Wayuu, Zenu, dan Nasa. Total sekitar 1 juta jiwa.

Kecil sekali. Bandingkan dengan 50 juta penduduk Colombia sekarang.

Kemiskinan daerah suku Wayuu bisa dilihat dari postur tubuh Diaz sendiri. Kecil. Pendek.

Kerempeng. Waktu kecil Diaz memang pernah dinyatakan kekurangan gizi.

Ajaib, Diaz bisa berkembang menjadi pemain bola yang luar biasa. Kelas dunia.

Waktu kecil itu Diaz dipanggil Locho. Artinya: si pemalas.

Mungkin tubuhnya yang kecil dan karena kurang gizi itu.

Nama Locho melekat terus biar pun Diaz sudah rajin latihan sepak bola.

Pun sampai sekarang ketika sudah kaya raya.

Ayahnyalah yang membuat Locho hebat di sepak bola. Sampai bergaji hampir Rp 1 triliun setahun.

Kampung Locho ini gersang. Dekat pesisir laut Karibia.

Agak jauh di timur Kartagana –mengingatkan Anda ke satu tokoh Indonesia yang luar biasa yang pernah tinggal di sana.

Tidak jauh dari kampung Diaz itu ada sumber kemakmuran yang luar biasa: tambang batu bara.

Besar sekali. Seluas 10.000 km2.

Itu tambang batu bara terbesar ke-10 di dunia. Produksinya 30 juta ton setahun.

Kualitasnya sebagus batu bara Indonesia: sulfurnya rendah, kandungan debunya juga rendah.

Wujud tambangnya pun sama dengan Indonesia: batu baranya di permukaan.

Tinggal mengeruknya ibarat meraup timbunan dolar dari atas meja.

Itu tidak membuat kampung Locho menjadi makmur. Tambang batu bara itu milik perusahaan asing.

Asal Swiss.

Memang banyak protes dan demo yang mempersoalkan tambang itu.

Tapi ayah Diaz bukan aktivis lingkungan. Juga bukan LSM bidang hukum dan keadilan.

Mafia batu bara tidak ada kepentingan dengannya.

Mungkin hanya pengacara seperti Bonyamin yang tahu celah di mana ayah Diaz disembunyikan. (*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayharian disway

Related Posts

Zohran Mamdani saat mengumumkan kebijakan barunya, kali ini soal ojek online di New York.--

Omon Kenyataan

Monday, 19 January 2026
--

Rambo Batman

Monday, 19 January 2026
--

Amang Waron

Tuesday, 13 January 2026
Ilustrasi kondisi seseorang vegetatif.--

Reflek Radjimin

Monday, 12 January 2026
Zohran Mamdani ke Bronx, menandatangani kebijakan di jalanan Sedgwick Avenue didampingi Tascha Van Auken.-crainsnewyork-

Gagal Sukses

Tuesday, 6 January 2026
Ilustrasi Robert Moses dan Jane Jacobs--Savingplaces

Jane Moses

Monday, 5 January 2026
Next Post
Keberadaan Pamsimas di Desa Polohungo, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo yang saat ini tinggal jadi pajangan karena tidak bisa dimanfaatkan warga karena sudah tak ada suplai air. (29/10/2023). (Lifka Ismail/Gorontalo Post/MG).

Warga Polohungo Kesulitan Air Bersih, Pamsimas Hanya Jadi Pajangan

Discussion about this post

Rekomendasi

Dari 21 wanita dan waria yang dilakukan pemeriksaan, dua diantaranya positif sifilis.

Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

Monday, 19 January 2026
Tiga tersangka kasus dugaan PETI Hutino, diserahkan kepada pihak Kejaksaan beserta barang buktinya atau tahap dua oleh pihak penyidik Reskrim Polres Pohuwato.

Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

Monday, 19 January 2026
Kajari Kota Gorontalo Bayu Pramesti, S.H., M.H., bersama jajarannya berpose di momen silaturahmi dengan rekan-rekan media/wartawan, jurnalis, aktivis, dan LSM, Rabu, (14/1/2026). (Foto: Istimewa)

Kejari Kota Tegas Perangi Korupsi, Gandeng Wartawan Dukung Informasi Penyimpangan Keuangan

Monday, 19 January 2026
Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Sunday, 18 January 2026

Pos Populer

  • Ketua Yayasan Kumala Vaza Grup, Siti Fatimah Thaib, bersama pemilik dapur dan Kepala SPPG Pentadio Barat secara simbolis menyerahkan CSR kepada pihak SMP 1 Telaga Biru, Rabu (14/1/2026). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

    Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

    54 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

    192 shares
    Share 77 Tweet 48
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.