logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Home Disway

Stereo Alor

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Tuesday, 3 October 2023
in Disway
0
Stereo Alor

Dahlan Iskan menikmati durian dengan kru Jambi Ekspres

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

SAYA ke Jambi kemarin. Jadi saksi perkara seperti itu lagi. Di PTPN 6 di sana. Saya khawatir tidak cukup waktu untuk menulis. Saya ingat teman saya yang satu ini.

Setelah Covid-19 berlalu, orang seperti Adharta tidak bisa diam. Ia sudah memilih lagi bidang pengabdian berikutnya: menangani stunting. Kemarin ia mulai rapat soal itu. Dengan para mantan aktivis –relawan Covid-19. Anda masih ingat: Adharta adalah ketua relawan KILL Covid –singkatan dari Komunitas Indonesia Lawan Libas Covid-19. Anggotanya sampai 20.000 relawan. Di banyak kota.

Ia sendiri tiga kali kena Covid. Tiga kali masuk ICU. Masing-masing 10 hari. Pun sampai sekarang, masih terkena long Covid: pendengarannya masih terganggu. Telinganya tidak bisa stereo. Sudah berobat ke mana-mana: termasuk ke Australia dan Singapura. Ia punya rumah di sana. Anak-cucunya ada yang tinggal di dua negara itu. “Akhirnya saya harus pakai alat pembantu pendengaran. Tidak banyak menolong juga,” katanya. “Memang dokter sudah mengatakan tidak bisa lagi dipulihkan,” tambahnya.

Ia pebisnis sukses. Di bidang kapal. Tapi saya baru tahu ayahnya ternyata pegawai Pelni. Itulah sebabnya Adharta lahir di kota yang saya belum pernah ke sana: Kalabahi. Di pulau Alor. Tetangga utara Dili, Timor Leste.

Related Post

Amang Waron

Reflek Radjimin

Gagal Sukses

Jane Moses

Ayahnya sendiri lahir di Fujian. Waktu kecil sang ayah dibawa engkongnya ke Makassar. “Bagi orang Fujian, kala itu, Makassar lebih terkenal dari Batavia (Jakarta) atau Surabaya,” ujar Adharta mengutip cerita engkongnya.

Sang ayah tumbuh besar di Makassar. Lalu bekerja di perusahaan kapal Belanda. Ketika Indonesia merdeka perusahaan kapal itu berubah nama menjadi Pelni.

Tugas berikut sang ayah adalah: memimpin Pelni cabang Kalabahi. Waktu itu Kalabahi kota pelabuhan yang penting: punya sumber air tawar yang melimpah. Kapal-kapal besar (untuk ukuran zaman itu) senang mampir di Kalabahi: isi air. Pun kapal yang menuju Australia.

Sumber air itu muncul di atas bukit. Bukitnya dekat pelabuhan. Tinggal pasang bambu. Dari bukit air bisa langsung ke kapal. Sang ayah melakukan perubahan: bikin tandon air. Besar sekali. Di antara sumber air dan pelabuhan.

Dari pipa bambu, air ditampung dulu di kolam itu. Lalu dipasang pipa besar. Pipa besi. Dengan demikian bisa mengisi air ke kapal dalam hitungan jam.

“Sebelum itu kapal harus berhenti di Kalabahi tiga hari. Pipa bambu kan kecil,” katanya.

Waktu kecil Adharta melihat semua itu. Ia juga sering mendaki bukit dan gunung Alor. Bersama anak-anak di sana. Termasuk Hasan Ashari Oramahi. Anda sudah tahu tokoh itu: penyiar legendaris RRI, TVRI, sampai BBC.

Oramahi adalah sepupu Adharta: sang engkong punya dua istri. Yang satu wanita Tionghoa, satu orang lagi asli Alor. Lahirlah ayah Hasan Ashari Oramahi.

“Alam Alor itu indah. Bergunung. Berbukit. Tanahnya subur,” katanya. Kemiri terbaik dari sana. kemirinya tiga kali lebih besar dari daerah lain. Kenari. Pala. Dan yang ia selalu banggakan adalah: mangga kelapa.

Ia selalu minta kiriman mangga kelapa dari Alor. Ukurannya sebesar kelapa. Rasanya, katanya, tiada duanya. Setiap kali melihat mangga besar di Bangkok ia selalu mencibir dalam hati: tidak akan bisa mengalahkan mangga kelapa.

Anda sudah tahu: yang juga terkenal dari Alor adalah lautnya. Pantainya. Teluknya. Pertukaran air lautnya. Dari dingin (saat Australia musim dingin) ke hangat. Lumba-lumbanya. Ikan pausnya. Semua itu bisa dilihat. Dirasakan.

Kalabahi memang berada di sebuah teluk. Menjorok jauh ke dalam: airnya tenang sekali.

Ketika Adharta SD, ayahnya dipindah ke Pelni Surabaya. Kantornya di dekat tugu Pahlawan. Di sebelah kantor lama Surabaya Post. Saya juga pernah berkantor sebentar di situ. Di majalah Liberty-nya Goh Tjing Hok.

Adharta sekolah di SD negeri. Satu sekolahan dengan Wapres Try Sutrisno. Lalu masuk SMA Frateran di belakang kantor pos. Sarjananya teknik sipil Trisakti. Master manajemennya di Prasetya Mulya.

“Sesekali saya masih ke Kalabahi. Biasanya kalau lagi ching bing. Ke makam. Masih banyak keluarga di sana,” katanya.

Harusnya saya ikut rapat stunting Adharta kemarin. Yang diundang para aktivis kesehatan: Ada dr Lie Dharmawan, Daniel Tjen, Prof Soewandi, Prof Susanto, Prof Santoso, Prof Nafsiah Mboi, Prof Chandra Motik, dan Prof Henry.

Adharta masih berharap telinganya bisa kembali stereo. Ia memang tidak ke dokter THT lagi, tapi terapi telinga terus dilakukan:

  1. Daun telinga di tarik-tarik, dipijit-pijit, dan diputar-putar.
  2. Lakukan tekanan jari pelan-pelan ke lubang telinga.

“Ada usulan disembuhkan dengan hyperbaric. Saya pernah coba,” katanya.

  1. Pakai air tetes telinga yang mengandung antibiotik.
  2. Pakai kain handuk dikasih air panas ditempel ke telinga. Pagi dan sore, 5 menit.
  3. Latihan konsentrasi mendengar.

Fokus. Misalnya mendengarkan tv.

“Karena intinya itu konsentrasi saraf,” katanya.

Tinggal satu saran yang belum dilakukan: tusuk jarum.

Tentu saya juga harus melakukan sesuatu di Jambi: makan durian. Ramai-ramai dengan teman dari Jambi Ekspres. Saat itulah saya baru tahu: sekolah di Jambi diliburkan. Tiga hari. Asap lagi menguasai angkasa Jambi. Biasa: akibat bakar-bakar kebun atau hutan. Resminya bukan libur: WFH lagi. (*)

Tags: Catatan DahlanDahlan IskanDiswayharian diswayStereo Alor

Related Posts

--

Amang Waron

Tuesday, 13 January 2026
Ilustrasi kondisi seseorang vegetatif.--

Reflek Radjimin

Monday, 12 January 2026
Zohran Mamdani ke Bronx, menandatangani kebijakan di jalanan Sedgwick Avenue didampingi Tascha Van Auken.-crainsnewyork-

Gagal Sukses

Tuesday, 6 January 2026
Ilustrasi Robert Moses dan Jane Jacobs--Savingplaces

Jane Moses

Monday, 5 January 2026
Jumaane Williams (kiri) Zohran Mamdani dan Mark D. Levine.--

Tiga Serangkai

Sunday, 4 January 2026
--

Bintang 2025

Wednesday, 31 December 2025
Next Post
Gandeng Polda, dan Jasa Raharja, DAW Edukasi Keselamatan Berkendara ke Mahasiswa Unsrat 

Gandeng Polda, dan Jasa Raharja, DAW Edukasi Keselamatan Berkendara ke Mahasiswa Unsrat 

Discussion about this post

Rekomendasi

Tiga pelaku kekerasan seksual di amankan Polres Bone Bolango, Kamis (15/1/2026) Foto: Natharahman/ Gorontalo Post.

Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

Friday, 16 January 2026
Irjen Pol Widodo

Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

Thursday, 15 January 2026
Ketua Yayasan Kumala Vaza Grup, Siti Fatimah Thaib, bersama pemilik dapur dan Kepala SPPG Pentadio Barat secara simbolis menyerahkan CSR kepada pihak SMP 1 Telaga Biru, Rabu (14/1/2026). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

Wednesday, 14 January 2026
Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H

Kapolda Bakal Ratakan PETI di Pohuwato, Kaget Lihat Langsung Dampak Kerusakan Lingkungan

Thursday, 15 January 2026

Pos Populer

  • Para pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Gorontalo yang menajalani pelantikan, berlangsung di ruang dulohupa kantor gubernur, Senin (12/1). (foto: tangkapan layar)

    BREAKING NEWS: Gusnar Lantik 25 Pejabat Pemprov, Berikut Nama-namanya

    587 shares
    Share 235 Tweet 147
  • Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Excapator dan Ratusan Alat PETI Diamankan, Hasil Operasi Tim Gabungan Selama Enam Hari, Forkopimda Segera Lakukan Evaluasi

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Bupati-Bupati Kita

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.