logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Biomasa
Home Persepsi

Kemenangan

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Monday, 17 April 2023
in Persepsi
0
Dr, Anang S. Otoluwa

Dr, Anang S. Otoluwa

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Anang S. Otoluwa
(Kadis Kesehatan Provinsi Gorontalo)

DALAM diri manusia ada tiga unsur jiwa yang selalu berperang. Pertama, adalah jiwa hewani (animal soul). Jiwa hewani ini adalah dorongan, keinginan, naluri, atau insting dasar manusia. Dorongan ini selalu mendesak, ingin dipenuhi segera. Yang termasuk disini adalah keinginan makan, minum, merokok, atau seksual. Terkadang, bila dorongan ini begitu kuat maka pemenuhannya bisa menerabas aturan ataupun norma-norma. Sebagai misal, seseorang yang tidak bisa menahan nafsu seksualnya bisa-bisa terlibat kasus pemerkosaan.

Kedua, jiwa insani (human soul). Jiwa insani posisinya di atas jiwa hewani. Kekuatan jiwa insani adalah pada kemampuannya untuk mengendalikan jiwa hewani dengan bertumpu pada daya nalar atau intelektual seseorang. Jiwa ini mengarahkan manusia untuk selalu memikirkan dampak perilaku manusia secara realistis. Pada contoh kasus di atas, bila jiwa hewani pada seseorang mulai mengajak atau menorong-dorong untuk memperkosa, maka jiwa insani akan selalu memberi peringatan secara rasional. “Bagaimana bila kamu tiba-tiba dipergoki Satpam? Atau, bagaimana bila sebaliknya saudara perempuan atau ibu kamu yang diperkosa?” Begitulah kira-kira peringatan jiwa insani.

Ketiga, jiwa rabbani (divine soul) . Jiwa ini sering disebut juga ruh Ilahi, karena memang sumbernya berasal dari Allah (QS. 32 ayat 7-9). Dalam bahasa psikologi, ini disebut sebagai nurani, suara hati, atau suara Tuhan. Ketika berkonflik dengan jiwa hewani, maka jiwa rabbani akan memberikan pertimbangan dengan mengedepankan nilai-nilai moral atau agama. Ketika timbul keinginan memperkosa, maka suara hati akan memberikan peringatan: “Memperkosa itu hukumnya haram, dan ganjarannya adalah neraka jahanam.”

Related Post

Politik Rangkul Ulama

Menjembatani Visi-Misi Kepala Daerah dan Kerja Birokrasi

Perang, Damai, dan Arsitektur Hegemoni Amerika

Ketika Bandara Mengajar: Make Up School dan Cara Torang Bekeng Bae Kota Gorontalo

Demikianlah eksistensi ketiga jiwa ini. Dalam diri seseorang ketiganya selalu berkonflik, dan inilah yang dikenal dengan istilah konflik batin. Perilaku seseorang sangat ditentukan oleh jiwa mana yang menang. Jika jiwa hewani yang menang, maka seseorang bisa berperilaku seperti hewan, bahkan lebih rendah derajatnya. Begitu halnya bila jiwa rabbani yang dominan maka seseorang dapat berperilaku seperti malaikat yang terpelihara dari sifat-sifat tercela.

Untuk itulah, guna membimbinng dirinya menjadi insan sempurna, maka tugas utama manusia adalah mengelola unsur-unsur ini agar kompetisi jangan sampai dimenangi oleh jiwa hewani. Tetapi hal ini tidak mudah. Daya tarik jiwa hewani begitu kuat. Makan, minum, merokok, atau hubungan seksual menawarkan kenikmatan tiada tara. Sehingganya, pada banyak orang, jiwa hewani ini yang menang. Banyak orang yang gagal mengendalikan kuasa nafsu makan, ataupun seksual.

Karena itu, Tuhan yang Maha Pemurah lalu memberikan fasilitas kepada manusia agar dapat mengelola konflik ini dengan baik. Salah satu tool atau fasilitas itu adalah puasa. Bila dianalisis lebih dalam, maka inti rangkaian ibadah puasa adalah bagaimana mengendalikan jiwa hewani. Larangan makan, minum, dan bercampur dengan istri di siang hari adalah cara Tuhan untuk melatih manusia agar mampu mengatasi jiwa hewani. Mendengarkan ceramah atau mengkaji kandungan Qur’an dimaksudkan untuk memberikan penguatan terhadap kemampuan nalar manusia (jiwa insani).

Sementara sholat, dan ibadah lain dimaksudkan sebagai bagian dari upaya mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah atau mengaktualkan sifat ruhani pada manusia (jiwa rabbani). Istimewanya, Tuhan menyempurnakan Ramadhan dengan malam lailatul qadr. Jika manusia bersungguh-sungguh mendekati Tuhan, ruh Tuhan pun turun untuk mendekati mereka pada malam seribu bulan itu.

Semua fasilitas istimewa di bulan Ramadhan ini diberikan Tuhan agar manusia bisa selalu mengatasi jiwa hewani. Jiwa insani, dan lebih-lebih jiwa ruhani diharapkan selalu bisa menang ketika menghadapi rayuan jiwa hewani. Inilah hakekat kemenangan yang diidam-idamkan setiap muslim di akhir Ramadhan. Berbeda dengan kompetisi Piala Dunia yang hanya menghasilkan satu keseblasan juara, maka kompetisi jiwa bisa dimenangkan oleh semua orang. Semoga kita termasuk salah satu diantaranya. Wallahu a’lam bis shawab.(*)

Tags: Anang S Otoluwakadis kesehatanKemenangan

Related Posts

Muhammad Makmun Rasyid

Politik Rangkul Ulama

Tuesday, 3 March 2026
Dedy S. Palyama, SE. M.Si

Menjembatani Visi-Misi Kepala Daerah dan Kerja Birokrasi

Tuesday, 3 March 2026
Ridwan Monoarfa

Perang, Damai, dan Arsitektur Hegemoni Amerika

Tuesday, 3 March 2026
Husin Ali

Ketika Bandara Mengajar: Make Up School dan Cara Torang Bekeng Bae Kota Gorontalo

Monday, 2 March 2026
Basri Amin

Jejak “Islam Gorontalo” di Nusantara

Monday, 2 March 2026
Ridwan Monoarfa

Bullshit Jobs, Ilusi Pembangunan, dan Jalan Birokrasi Entrepreneur di Gorontalo

Thursday, 26 February 2026
Next Post
GrabFood buat gebrakan baru, dengan menyulap pramusaji Karen's Diner untuk menjadi kalem--Instagram/@bengkelburger

Wow! Selama Puasa Pramusaji Karen's Diner Ganti Konsep Kalem, Begini Tanggapan Warganet

Discussion about this post

Rekomendasi

Prof. Eduart Wolok

Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

Wednesday, 4 March 2026
Buyer Jepang Tinjau Langsung Operasional PT Biomasa Jaya Abadi di Pohuwato

Audiensi Strategis: Investor Jepang Gali Informasi Legalitas dan Dampak Sosial PT BJA

Wednesday, 4 March 2026
BNNK Pohuwato saat melakukan test urine terhadap pimpinan dan karyawan PT LIL dan PT STN Pohuwato.

10 Karyawan Perusahaan di Pohuwato Positif Narkoba

Tuesday, 3 March 2026
Airlangga Hartarto

Cek Rekening THR so Cair, ASN/TNI/Polri Mulai Dibayarkan, Ojol Juga Dapat

Wednesday, 4 March 2026

Pos Populer

  • BNNK Pohuwato saat melakukan test urine terhadap pimpinan dan karyawan PT LIL dan PT STN Pohuwato.

    10 Karyawan Perusahaan di Pohuwato Positif Narkoba

    56 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Menjembatani Visi-Misi Kepala Daerah dan Kerja Birokrasi

    54 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Audiensi Strategis: Investor Jepang Gali Informasi Legalitas dan Dampak Sosial PT BJA

    41 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Petir Ngambek

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.