logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Imaji Perusuh

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Monday, 9 January 2023
in Disway
0
Imaji Perusuh

KESERUAN para perusuh Disway saat berfoto bersama di Kampung Agrinek. (foto : Raka Denny for Disway)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

SALAH satu yang saya sesali bertemu dengan para “perusuh” Disway pekan lalu adalah: saya menjadi tahu nama asli mereka. Bahkan saya menjadi tahu lebih dalam lagi: ”apa-siapa” 21 orang yang berkemah di Agrinex, Cikeusik, Pandeglang, Banten Selatan itu.

Bahayanya: saya menjadi punya keterikatan emosional dengan mereka. Satu orang per satu orang. Terbayang terus wajah mereka, mimik mereka, gaya bicara mereka, kejenakaan mereka. Pun persoalan yang mereka hadapi.

Sebenarnya saya sudah mencoba menyembunyikan identitas mereka. Di tulisan yang lalu saya tidak menyebutkan nama mereka. Biarlah semua pembaca mengimajinasikan sosok perusuh itu sesuai dengan imaji yang diinginkan masing-masing. Bisa lebih asyik. Lebih liar.

Sebenarnya saya menginginkan hubungan imajinasi antar pembaca Disway itu seperti remaja yang lagi berpacaran lewat online.

Related Post

Ya Tidak

Jumat Keramat

Iris Istri

PLN Transisi

Kata-katanya lebih kuat dari gambaran wajah sebenarnya. Wajah bisa dibentuk oleh kata-kata. Bukan oleh penampakan sebenarnya. Atau biarlah penampakan itu diwakili oleh foto palsu. Atau nama palsu. Tapi yang palsu itu bisa lebih indah di imajinasi.

Misalnya perusuh yang memunculkan penampakan dengan nama Fiona itu. Saya menyesal sekali hahaha mengapa Fiona terpilih ke Agrinex. Nama Fiona itu, dikombinasikan dengan gaya komentarnya, telah menimbulkan ribuan imaji yang liar.

Tapi begitu muncul di Agrinex ternyata Fiona itu, Anda sudah tahu, bapaknyi. Maka seribu imajinasi berubah menjadi satu sosok.

Maka saya bersyukur Prof Pry tidak jadi muncul di Agrinex. Dengan demikian saya masih terus bisa punya ribuan imaji tentang sosok Pry itu.

Biarlah Leong tetap Putu. Biarlah mBediun tetap Aryo. Sutisna tetap Otong. Aena tetap Yea. Dan yang lainnya juga. Biarlah mereka tetap jadi Joker Disway. Menimbulkan teka-teki tapi melahirkan imajinasi.

Pasca Agrinex ini, setiap kali membaca komentar Fiona, saya tidak lagi punya imajinasi yang kaya. Yang saya ingat dari Fiona justru persoalan yang ia hadapi. Yang begitu rumit. Yang saya juga sulit membantunya.

Saya pun terus berpikir kapan bisa ikut membantu memecahkan persoalan yang dihadapi keluarganya. Saya terus membongkar catatan lama: adakah teman saya di Tiongkok yang bisa ikut menyelesaikannya.

Tidak mudah: buyutnya punya rumah besar di Xiamen. Sang Buyut sudah lama meninggal di Xiamen.

Kakeknya pun (anak sang buyut) sudah lama meninggal. Ayahnya yang masih hidup: di salah satu kota di Indonesia. Saudara ayahnya masih tiga yang hidup: semua tinggal di Indonesia.

Saudara ayahnya yang lain, sudah meninggal. Salah satunya meninggal di Hong Kong. Yang di Hong Kong itulah yang memegang sertifikat rumah di Xiamen itu. Sebelum meninggal ia menyerahkan sertifikat itu ke putrinya. Sang putri juga tinggal di Hong Kong. Sendirian. Sudah tua. Sekitar 70 tahun.

Masalah timbul dua tahun lalu: pemerintah Tiongkok ingin menggunakan rumah itu untuk museum. Yakni museum yang terkait dengan hubungan Tiongkok dan Indonesia.

Kota Xiamen bukan ibu kota provinsi Fujian, tapi kota terbesar di provinsi itu. Juga kota pelabuhan yang indah. Modern. Dari pelabuhan Xiamen ini, duluuuuu, banyak penduduk Fujian merantau ke Asia Tenggara. Termasuk ke Indonesia.

Pemerintah Tiongkok ingin membayar ganti rugi rumah tersebut. Senilai sekitar Rp 100 miliar. Tentu pemerintah Tiongkok menyerahkan uang itu ke pemegang sertifikat yang tinggal di Hong Kong.

Masalahnya, bukan hanya yang di Hong Kong itu ahli waris Sang Buyut. Ahli waris lain kirim surat ke pemerintah Tiongkok. Agar pembayaran dilakukan ke semua ahli waris.

Pemerintah Tiongkok ternyata merespons surat ahli waris itu. Pemerintah memberi waktu agar semua ahli waris bersepakat. Kalau tidak ada kesepakatan, uang akan tetap dibayarkan ke pemegang sertifikat.

Setiap kali membaca komentar Fiona, persoalan itulah yang akan terus hidup di benak saya. Imaji yang luas menyempit menjadi satu persoalan warisan.

Tentu saya tidak mau menanggung itu sendirian. Mulai hari ini Anda pun harus ikut memikirkannya.(*)

Tags: Catatan DahlanDahlan IskanDiswaygorontaloupdateImaji Perusuh

Related Posts

Ya Tidak

Ya Tidak

Thursday, 22 October 2026
Jumat Keramat

Jumat Keramat

Monday, 19 October 2026
Iris Istri

Iris Istri

Saturday, 17 October 2026
PLN Transisi

PLN Transisi

Saturday, 17 October 2026
Camino Nakasendo

Camino Nakasendo

Friday, 16 October 2026
Hati Ngadirejo

Hati Ngadirejo

Wednesday, 14 October 2026
Next Post
Penggalan videp seorang perempuan dihukum cambuk sebanyak 24 kali. Dalam video dilabeli perempuan ini sebagai pelakor. (Foto tangkapan layar)

Viral, Pelakor di Aceh, Dicambuk 24 Kali di Hadapan Warga

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Basri Amin

Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

Monday, 26 October 2026
Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi (Bukan) Kewajiban Negara

Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

Tuesday, 27 October 2026
Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Tuesday, 27 October 2026
Ops Patuh Otanaha 2026, 14 Hari Kepolisian Perketat Pengawasan di Jalan

Ops Patuh Otanaha 2026, 14 Hari Kepolisian Perketat Pengawasan di Jalan

Tuesday, 27 October 2026

Pos Populer

  • Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Lolos dari Gorontalo, Polda Metro Jaya Amankan 54 Ton Batu Hitam, Lima Orang Ditangkap

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Demo Jilid II Membayangi Polda, Wakapolda Pasang Kuda-Kuda, Ingatkan Personel Tetap Humanis

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.