logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

DBD Mengancam, Fogging Bukan Solusi Utama

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Wednesday, 4 January 2023
in Headline
0
DBD Mengancam, Fogging Bukan Solusi Utama
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

GORONTALO – GP – Masyarakat Gorontalo patut waspada dengan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang mulai mengancam. Di Kabupaten Gorontalo awal tahun ini terungkap delapan kasus DBD yang telah ditangani Dinas Kesehatan setempat. Delapan kasus penyakit yang diakibatkan gigitan nyamuk aedes aegypti itu terjadi di Kecamatan Limboto.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Andi K. Naue, Selasa (3/1) menjelaskan penanganan kasus DBD yang terjadi di Kelurahan Hunggaluwa, Kecamatan Limboto, sudah ditangani Puskesmas Limboto dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo. “Setiap penanganan kejadian ini sebenarnya sudah tersistem dengan baik. Hal ini terlihat dari upaya promotif dan preventif yang telah dilakukan oleh Puskesmas seperti melakukan edukasi, surveilans dan Pemberantasan Sarang Nyamuk atau PSN yang sudah dilaksanakan hingga melakukan fogging yang telah dilakukan sebanyak dua kali,” jelas Andi.

Andi menegaskan bahwa upaya penanggulangan DBD harus dilakukan melalui upaya promotif dan preventif, dan bukan dengan tindakan fogging (pengasapan). “Solusi utama dalam penanggulangan DBD bukan fogging karena fogging itu hanya membunuh nyamuk dewasa dan bukan telur dan jentik nyamuk, sehingga jika hanya mengandalkan fogging telur dan jentik nyamuk yang tidak mati akan berkembang menjadi nyamuk dan dikhawatirkan nyamuk akan resisten dan ini akan menjadi masalah baru,” tegas Andi.

Koordinasi tim Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo terkait penanganan kasus DBD di kecamatan Limboto. Fogging lanjut Andi, hanya dapat dilakukan dalam radius 200 meter, sebanyak 2 kali dengan jeda waktu 1 minggu. Tujuannya adalah memberantas nyamuk dewasa yang baru melewati masa pertumbuhan. Fogging tidak dianjurkan karena selain memicu resistensi vektor, yaitu nyamuk yang menularkan penyakit akibat dari pengasapan. “Fogging yang terlalu fokus juga dianggap dapat mencemari lingkungan, dan berisiko menyebabkan keracunan insektisida pada penduduk sekitar,” imbuhnya.

Related Post

Unjuk Rasa ‘Cagar Budaya’ Memanas, Kepala Balai Dievakuasi, Terungkap Laporan ke Polisi untuk Pengamanan Objek Bukan Pidana

Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

Polemik Eks Rumah Jawatan, Adhan Ungkap Kejanggalan

Pemprov Gorontalo Bersama TP Posyandu Fokus Tangani Stunting

Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo telah berkoordinasi dengan dengan Camat, Lurah dan lintas sektor terkait untuk memperkuat upaya promotif dan preventif selain melakukan penanganan masyarakat yang terkena DBD. “Saat ini pasien DBD telah ditangani dan dirawat di Rumah Sakit dan Alhamdulillah tidak ada yang meninggal dunia. Kami berharap penanganan DBD maupun Kejadian Luar Biasa (KLB) atau gangguan kesehatan pada masyarakat dapat dilakukan bersama-sama. Disamping itu, gerakan Pramuka Saka Bakti Husada Kabupaten Gorontalo melalui kegiatan Gema Paraleptik dapat membantu dalam pelaksanaan PSN,” ucap Andi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Yana Yanti Suleman, menginstruksikan kembali kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota untuk melakukan upaya promotif dan preventif dengan memaksimalkan 3 M plus dalam penanganan kasus DBD, yaitu menguras/membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampungan air lemari es dan lain-lain, kedua menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya serta memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk yang menularkan demam berdarah agar nyamuk tidak akan bertelur dan tidak akan berkembang menjadi nyamuk dewasa. “Melakukan upaya 3 M Plus bagi masyarakat sehingga tidak memberikan ruang bagi nyamuk untuk berkembang,” tutup Yana. (tro)

Tags: DBDdemam berdarahDikes GorontaloDikes Provinsi GorontaloDinas Kesehatanfogging

Related Posts

Unjuk Rasa ‘Cagar Budaya’ Memanas, Kepala Balai Dievakuasi, Terungkap Laporan ke Polisi untuk Pengamanan Objek Bukan Pidana

Unjuk Rasa ‘Cagar Budaya’ Memanas, Kepala Balai Dievakuasi, Terungkap Laporan ke Polisi untuk Pengamanan Objek Bukan Pidana

Thursday, 10 September 2026
Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

Thursday, 10 September 2026
Polemik Eks Rumah Jawatan, Adhan Ungkap Kejanggalan

Polemik Eks Rumah Jawatan, Adhan Ungkap Kejanggalan

Wednesday, 9 September 2026
Pemprov Gorontalo Bersama TP Posyandu Fokus Tangani Stunting

Pemprov Gorontalo Bersama TP Posyandu Fokus Tangani Stunting

Tuesday, 8 September 2026
Bakal Laporkan ke Mabes Polri, Adhan Lawan Fadli Zon

Bakal Laporkan ke Mabes Polri, Adhan Lawan Fadli Zon

Monday, 7 September 2026
Garuda Indonesia – Lion Grup Batal Terbang, Penerbangan Gorontalo Ikut Terdampak

Garuda Indonesia – Lion Grup Batal Terbang, Penerbangan Gorontalo Ikut Terdampak

Monday, 7 September 2026
Next Post
Foto puluhan anggota PPK se Bonbol dilantik. (Foto Caisar/GP)

90 PPK Bonbol Resmi Dilantik

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

Thursday, 10 September 2026
Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

Thursday, 10 September 2026
Poltekkes Gorontalo dan Warga Tinelo Olah Sampah Plastik Menjadi Furnitur Ecobrick

Poltekkes Gorontalo dan Warga Tinelo Olah Sampah Plastik Menjadi Furnitur Ecobrick

Thursday, 10 September 2026
Berkendara Saat Hujan Abu dan Asap, Honda Bagi Tips Agar Tetap Nyaman

Berkendara Saat Hujan Abu dan Asap, Honda Bagi Tips Agar Tetap Nyaman

Wednesday, 9 September 2026

Pos Populer

  • Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

    Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • 86 SPBU di Sulawesi Kena Sanksi Pertamina

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Poltekkes Gorontalo dan Warga Tinelo Olah Sampah Plastik Menjadi Furnitur Ecobrick

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Berkendara Saat Hujan Abu dan Asap, Honda Bagi Tips Agar Tetap Nyaman

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.