logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Persepsi

Dokter A. Saboe dan Doktor H.B. Jassin

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Monday, 31 October 2022
in Persepsi
0
Anakmu Bukan Milikmu

Basri Amin

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Batas-Batas Pengobatan

Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

Dana Abadi Rakyat Gorontalo: Menghidupkan Kembali Semangat Serambi Madinah Melalui Wakaf Produktif

Profesi-Profesi Hebat

Oleh :
Basri Amin

 

Kedua nama besar ini adalah pahlawan nasional yang diusulkan dari Gorontalo. Hari-hari ini kita menunggu keputusan Presiden Jokowi. Keduanya adalah tokoh istimewa dalam sejarah kebangsaan kita. Pengabdiannya untuk Republik sudah tercatat abadi. Tak ada yang meragukannya!

Dokter Saboe dan Jassin adalah tokoh Gorontalo yang besar di medan juangnya masing-masing. Keduanya, kendati hanya bertemu-fisik beberapa kali pada tahun 1939 (di Semarang dan di Gorontalo), tapi keduanya terbukti konsisten mengabdi sepanjang hidupnya. Keduanya adalah Pahlawan yang Mencerdasakan Bangsa!

Hari ini, marilah kita segarkan sejenak kedua figur fenomenal ini. Tanggal 31 Januari 1940. Itulah tanggal di mana H.B. Jassin kembali menginjakkan kakinya di Batavia, setelah sekian bulan bekerja di kantor Asisten Residen Gorontalo (atas kehendak ayahnya, Bague Mantu Jassin). Pada pertengahan tahun 1939, setelah menamatkan pendidikan HBS-nya di Medan, H.B. Jassin diminta ayahnya untuk pulang ke Gorontalo. Dalam perjalanan (pulang) itulah Jassin singgah di Batavia, Bandung, Semarang, Surabaya, hingga sampai di Gorontalo. Di Semarang, H.B. Jassin singgah dan menginap sejenak di rumah Dokter Saboe, dan terterima dengan sangat “ramah”. Di Semarang, H.B. Jassin menulis singkat tentang kota ini.

Pada 11 Oktober 1939, Dokter Saboe mulai bekerja di Gorontalo dan langsung  membuat sejumlah pertemuan tentang “Penyakit Kusta”. Pada pertemuan 11 Oktober 1939 di HIS Muhammadiyah tersebut, H.B. Jassin hadir dan menyimak dengan tuntas. Uniknya, hasil pertemuan itu dilaporkan dan diulas panjang lebar oleh H.B. Jassin di majalah (edisi Oktober 1939). Luar biasa, bukan?

Gorontalo patut berbangga dan semua pihak sudah bergerak menggalang dukungan seluas-luasnya agar beliau berdua “dipilih” Presiden R.I sebagai Pahlawan Nasional tahun 2022. Publik sudah tahu bahwa sejak tahun lalu, Dokter Saboe sudah diajukan oleh provinsi dan masyarakat Gorontalo kepada pemerintah. Beliau memenuhi semua syarat lengkap.

Karakter perjuangan Dokter Saboe sangat unik: melintasi Sulawesi dan Jawa, nasionalis yang berjuang dengan otak dan bertaruh dengan pengorbanan fisik/materi, menjadi Guru dan pembela hak-hak kesehatan dan kesejahteraan masyarakat (buruh). Pioner di bidang penyakit Kusta dan pembaharu di bidang pendidikan kesehatan di Jawa Barat. Beliau adalah pemikir dan penulis produktif. Anda bisa bayangkan, salah satu karya Dokter Saboe yang terkenal adalah bukunya Pendekatan Ilmiah Tentang Eksistensi Tuhan dan Makhluk Ciptaan-Nya. Diterbitkan di Bandung, Pustaka Salman ITB, tahun 1983, 76 halaman. Selanjutnya di–review oleh koran terpandang, Kompas, pada 15 Mei 1983.

Bagaimana dengan H.B. Jassin, mengapa beliau pun sangat layak menjadi Pahlawan Nasional? Jawaban untuk hal ini terlalu luas. Hampir semua orang yang pernah sekolah sejak 1950an mengenal baik “pengaruh Jassin” dalam riwayat pendidikannya. Anda tak mungkin mengenali Bahasa Indonesia, Sastra Melayu, penulis-penulis dari daerah, penulis perempuan, timbangan roman, puisi dan cerpen, buku-buku, jika tak membaca ulasan-ulasan dan buku-buku H.B. Jassin. Beliau tak perlu diperkenalkan lagi!. Seluas negeri ini telah “mengendapkan” pengaruhnya sejak 1940an dalam imajinasi, pengalaman, dan otak manusia Indonesia. Terlalu banyak respek dan kekaguman kepadanya. Tapi, tak sedikit pula jejak kontroversi dan polemik dengan ketokohan dan pencapaian seorang Jassin.

Karakter lain yang menyamakan Dokter Saboe dan Jassin adalah ternyata keduanya menyukai korespondensi dan dokumentasi. Kendati Pak Jassin jauh lebih berpengaruh dan melambung tinggi di bidang ini -–dan tentu saja wajar karena memang bidang utama beliau— tetapi Dokter Saboe menjalani korespondensinya dengan “memperkaya” sejarah perjuangan bangsa (di) daerah, sebut saja tentang Gerakan tentang Merah Putih Patriotik di Gorontalo, perjuangan Kemerdekaan, dan peran Rumah Sakit Toto (Kabila) di masa pergolakan Permesta (1957-1958). Itu sekadar contoh yang terang. Surat-surat Dokter Saboe menembus meja Presiden, Menteri dan markas ABRI/TNI, serta sejumlah tokoh nasional, dan media.

Jika demikian, tradisi menyerap aspirasi dari tokoh-tokoh besar (Indonesia) di/dari Gorontalo harus bisa dirumuskan resolusinya. Ini bukan soal mereka yang “sudah mati” tapi justru soalnya adalah tentang “kita” yang hidup di masa kini. Kepada para beliaulah wajah negeri ini dan cita-citanya bisa kita temukan. Dan kepada diri kitalah, pertanyaan dan gugatan mereka terarah: siapa kita? Dengan apa kita merasa pantas “menjadi” Indonesia di pentas dunia.

Masyarakat Gorontalo di awal abad ke-20 menggumuli tema-tema pendidikan, perjumpaan lintas daerah, kesadaran kebangsaan dan kesukubangsaan, kemampuan baca-tulis, berorganisasi dan berkomunikasi tulisan melalui media cetak. Sejak 1930an, gejala itu berkembang begitu pesat. Inilah fondasi (kebangkitan) elite moderen di daerah ini, sebagaimana dipelajari mendalam oleh Prof. Van Niel (1960 [1984], Univ of Hawaii).

Putra-putri (terdidik) Gorontalo sebagiannya berada di tengah-tengah pergolakan zaman. Sejak 1940, H.B. Jassin di Jakarta, Dokter Saboe di Gorontalo dan Bandung, Jawab Barat. Beberapa orang lainnya berjuang di sektor intelektual dan pencerdasan. Sementara di beberapa kota lain, sebagaimana diwakil oleh orang-orang sepertti Siti Fatimah Usoeloe di Jogjakarta, atau seorang tokoh nasionalis Gorontalo hebat lainnya di Makassar, yakni A.N Hadjarati, berjuang di medan organisasi kebangsaan (Parindra).

Di masa itu, H.B. Jassin adalah “jembatan” penting dalam mensirkulasi terbitan-terbitan kebangsaan yang memuat pemikiran-pemikiran tokoh nasional, terutama ketika konsolidasi kebangsaan tengah memuncak.Sebagaimana kita bisa membaca dalam Mimbar Indonesia, mingguan nasional berpengaruh di mana H.B. Jassin berperan sebagai tokoh penting di dalamnya, bersama-sama tokoh-tokoh besar lain dari Gorontalo: J.A. Dungga (musik), Gani Katili (olah raga, dst.)

Hal ini perlu kita cermati karena jangan sampai kita lupa bahwa kebangsaan atau keindonesiaan tumbuh dan mengakar bukan semata karena ada represi kolonialisme, melainkan hal tersebut dibentuk oleh “kesadaran” dan “pengalaman bersama” yang ditempa melalui organisasi kebangsaan dan disirkulasi melalui “perjumpaan pemikiran” –melalui tulisan-tulisan dan pertemuan-pertemuan kalangan terdidik dan para pejuang. Di sanalah letaknya mengapa kalangan muda, kelompok perempuan, cerdik-pandai, pesantren, kalangan sastrawan dan wartawan berperan penting. Begitulah Gorontalo yang sebenarnya. ***

Penulis adalah parner di Voice-of-HaleHepu;
Surel: basriamin@gmail.com

Tags: Aloei saboebasri aminH.B JassinPahlawan Nasionalspektrum sosial

Related Posts

Basri Amin

Batas-Batas Pengobatan

Monday, 20 April 2026
Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural   

Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

Monday, 20 April 2026
Ridwan Monoarfa

Dana Abadi Rakyat Gorontalo: Menghidupkan Kembali Semangat Serambi Madinah Melalui Wakaf Produktif

Friday, 17 April 2026
Basri Amin

Profesi-Profesi Hebat

Monday, 13 April 2026
Ridwan Monoarfa

Dari Desa Andaleh ke Gorontalo: Mengakhiri Ilusi Peternakan Berbasis Bantuan

Saturday, 11 April 2026
Basri Amin

Kota Gorontalo, ‘298’ Tahun? (Catatan Terbuka kepada Wali Kota)  

Monday, 6 April 2026
Next Post
Bencana Sapura

Fracking Sunak

Discussion about this post

Rekomendasi

AKBP H. Busroni

Pidana Menanti Polisi Terlibat PETI, Janji Kapolres Pohuwato, Termasuk Sanksi Internal

Wednesday, 22 April 2026
Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

Monday, 20 April 2026
Wardoyo Pongoliu

Izin Tambang, IPR Dengilo Tunggu Persetujuan Pemkab

Tuesday, 21 April 2026
Basri Amin

Batas-Batas Pengobatan

Monday, 20 April 2026

Pos Populer

  • Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

    Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    178 shares
    Share 71 Tweet 45
  • Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

    171 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Batas-Batas Pengobatan

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.