logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Biomasa
Home Headline

Sabu 5 Kg Diganti Tawas, Terancam Hukuman Mati

Lukman Husain by Lukman Husain
Saturday, 15 October 2022
in Headline
0
Sabu 5 Kg Diganti Tawas, Terancam Hukuman Mati

Teddy Minahasa

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Pemerintah Beri Jaminan, BBM Subsidi Tak Naik Sampai Lebaran

Malam Qunut, Tradisi Unik Berburu Kacang dan Pisang

Pabrik Gula Gorontalo Jual Gula Murah Stabilkan Harga Pasar

Adhan Kumpul Para Politisi, Tak Ada Sekat, Idah Serukan Harmonisasi

Gorontalopost.id – Satu lagi jenderal polisi yang terlibat pelanggaran berat, dan terancam dipecat, yakni Irjen Pol Teddy Minahasa Putra. Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) yang baru saja dimutasi sebagai Kapolda Jawa Timur (Jatim) ini, ditangkap Propam Polri, lantaran menjadi otak perdagangan narkoba. Jumlahnya tak main-main, mencapai 5 Kg sabu-sabu. Lebih miris lagi, barang haram tersebut, ternyata merupakan barang bukti (babuk) narkoba, yang sengaja ‘diamankan’ untuk dijual.

Aksi jenderal bintang dua itu, mencengangkan banyak pihak. Polda Metro Jaya yang menagani kasus ini, menerapkan pasal maksimal, yakni ancaman hukuman mati. “Pasal 114 Ayat 2 Sub Pasal 112 Ayat 2 Juncto Pasal 132 Ayat 1 Juncto Pasal 55 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman maksimal hukuman mati atau minimal 20 tahun penjara,” ucap Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mukti Juharsa, di Jakarta, Jumat (14/10).

Modus yang dilakukan perwira tingga Polri itu, adalah dengan memerintahkan anak buahnya untuk menyisihkan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu hasil pengungkapan kasus yang dilakukan Polres Bukittinggi, Sumatera Barat, bulan Mei 2022 yang lalu. Polres Bukittinggi ketika itu mengungkap peredaran 41 Kg nerkoba. 5 Kg kemudian diambil untuk dijual. Agar tetap 41 Kg, isi bungkusan narkoba itu kemudian diganti tawas. “Dari keterangan itu adalah perintah dari bapak TM,” kata Kombes Mukti, kemarin.
Kombes Mukti membenarkan, narkoba jenis sabu sabu tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus narkotika yang hendak dimusnahkan.

“Diduga hasil barang bukti pengungkapan kasus narkotika oleh Polres Bukit Tinggi,” ujar Mukti. Informasi yang diperoleh, dari 5 Kg sabu yang diambil, sebanyak 1,7 kilogram sabu telah berhasil diedarkan sedangkan 3,3 kilogram sisanya berhasil disita oleh petugas.

Sebelumnya, kemarin, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyebut, Irjen Teddy Minahasa sudah dilakukan penempatan khusus (patsus) di Divisi Propam Polri. Dia diamankan karena terlibat kasus peredaran narkoba. “Tadi pagi sudah dilaksanakan gelar untuk sekarang dinyatakan terduga pelanggar dan sudah dipatsus,” kata Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (14/10)

Sigit menuturkan, kasus yang menjerat mantan kapolda Sumbar itu bermula dari pengungkapan kasus narkoba oleh Polda Metro Jaya. Awalnya ditangkap tiga orang warga sipil. Lalu dikembangkan dan diduga melibatkan oknum polisi berpangkat Bripka dan Kompol yang menjabat Kapolsek. Setelah dikembangkan lagi, ditemukan keterlibatan perwira berpangkat AKBP, yakni mantan Kapolres Bukittinggi. Hingga akhirnya bermuara kepada Teddy. “Atas dasar itu kemarin saya minta Kadiv Propam untuk menjemput dan memeriksa Irjen TM,” jelas Sigit.

Sementara itu, kronologis keterlibatan Irjen Teddy, disampaikan Kapolres Metro Jakpus Kombes Komaruddin. Ia mengatakan anggotanya menangkap pelaku berinisial AE pada 10 Oktober 2022. Saat itu diamankan sabu berat total 44 gram. Polisi mengembangkan dan menangkap AR yang mengaku mendapatkan dari AR. Setelah interogasi, mereka mengaku mendapatkan dari AD.

“Setelah didalami, baru diketahui AD adalah anggota Polri aktif satuan Polres Jakbar. Dari keterangan, barang yang dimiliki AD didapat dari seorang anggota Polri juga berpangkat kompol,” ujar dia.

Polres Jakpus lalu berkoordinasi dengan Kabid Propam Polda Metro Jaya dan Ditnarkoba Polda Metro Jaya. Polisi berpangkat kompol itu adalah KS, oknum Kapolsek Kalibaru, dan seorang polisi lainya Aiptu J. Setelah dikembangkan, KS mengaku mendapat dari L, dan kemudian diamankan di Kedoya pada 12 Oktober bersama A. Saat itu polisi menemukan barang bukti sabu seberat 1 Kg.
Dalam pengembangan, diketahui ada keterlibatan AKBP D yang merupakan mantan Kapolres Bukit Tinggi, yang kini menjabat Kabagada Rolog Sumbar. AKBP D merupakan Kapolres yang mengungkap 41 Kg sabu itu. Dia diamankan di Cimanggis dengan barang bukti 2 kg sabu. D mengaku menggunakanA sebagai perantara dengan L.

“Dari D dan L, menemukan adanya keterlibatan Irjen Pol TM selaku Kapolda Sumbar sebagai pengendali BB 5 kg sabu dari Sumbar,” ujarnya Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mukti Juharsa. “Di mana telah menjadi 3,3 kg sabu yang kita amankan dan 1,7 kg yang sudah dijual saudara DG yang telah diedarkan di Kampung Bahari,” sambungnya.

Saat ini, Teddy Minahasa telah ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan peredaran gelap narkoba. Penetapan tersangka tersebut sudah sesuai prosedur yang ada dan telah melalui tahapan gelar perkara.

Awalnya, Teddy diperiksa sebagai saksi, kemudian diadakan gelar perkara setelahnya. Adanya alat bukti yang cukup, TM ditetapkan menjadi tersangka. Kapolri menegaskan, Polri segera melakukan sidang etik, untuk memproses pelanggaran etik berat yang dilakukan Irjen Teddy bersama sejumlah anggota Polri yang terlibat itu.

Polisi Tajir Eks Ajudan JK

Irjen Teddy Minahasa Putra seharusnya dilantik sebagai Kapolda Jatim mingu depan. Propam lebih dulu menangkapnya lantaran kasus narkoba.

Perjalanan karir pria kelahiran 3 November 1971 di Minahasa, Sulawesi Utara, itu diawali saat lulus dari Akademi Polisi (Akpol) 1993. Dia dikabarkan memiliki segudang kemampuan di bidang lalu lintas (lantas).

Sejak 2011 lalu, Teddy dipercaya menjadi Kapolresta Malang. Dua tahun kemudian, yakni pada 2013, Teddy yang juga menjadi Ketua Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) itu dipindahkan menjadi Kasubbagjiansisops Bagjiansis Rojianstra Sops Polri.

Kemudian, pada tahun yang sama, jabatan Teddy naik menjadi Kaden C Ropaminal Divpropam Polri. Setahun kemudian, dia menjadi ajudan khusus untuk Wakil Presiden Jusuf Kalla (KJ). Dia lalu dipercayai menjadi staf ahli Jusuf Kalla pada 2017.

Di tahun yang sama, Teddy dipindahtugaskan menjadi Karopaminal Divpropam Polri. Setahun setelahnya, yakni pada 2018, Teddy menjabat 2 posisi. Yakni Kapolda Banten dan Wakapolda Lampung.

Tahun berikutnya, pada 2019, dia menjadi Sahlijemen atau Staf Ahli Bidang Manajemen Kapolri. Barulah pada 2021, Teddy menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat. Per hari ini, Teddy menjabat sebagai Kapolda Jatim menggantikan posisi Irjen Pol Nico Afinta yang dicopot Kapolri. Namun Kapolri membatalkan mutasi Kapolda Jatim itu. Kapolri kemudian menunjuk Irjen Toni Harmanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan menjadi Kapolda Jatim yang baru.

Dari catatan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), Irjen Teddy merupakan polisi tajir, ia mamiliki harta yang nilainya mencapai Rp 29.974.417.203, atau sekitar Rp 29,97 miliar. (tro/jp)

Tags: narkoba

Related Posts

Lapak pasar murah milik PT PG Gorontalo diserbu warga dengan penjualan gula murah Rp 16.000/kg. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Pabrik Gula Gorontalo Jual Gula Murah Stabilkan Harga Pasar

Friday, 6 March 2026
DISTRIBUSI ENERGI: Pimpinan Pertamina Patra Niaga Sulawesi mengecek langsung dan memastikan kelancaran distribusi BBM di Gorontalo (foto: dok-pertamina patra niaga sulawesi)

Pemerintah Beri Jaminan, BBM Subsidi Tak Naik Sampai Lebaran

Friday, 6 March 2026
15 RAMADAN: Lapangan Batudaa, Kabupaten Gorontalo dipadati ribuan warga untuk berburu kacang dan pisang pada tradisi malam qunut, Kamis (5/3). Masyarakat setempat mengemasnya dalam bentuk festival. (foto: Aviva Dinanti Lambalano/ gorontalo post)

Malam Qunut, Tradisi Unik Berburu Kacang dan Pisang

Friday, 6 March 2026
UNTUK GORONTALO - Pertemuan para politisi Gorontalo yang digagas Wali Kota Adhan Dambea berlangsung penuh kekeluargaan dan harmonis, Kamis (5/3) di Hotel Grand Q Kota Gorontalo. (foto: istimewa)

Adhan Kumpul Para Politisi, Tak Ada Sekat, Idah Serukan Harmonisasi

Friday, 6 March 2026
Gubernur Gusnar Ismail bersama Rektor UNG Eduart Wolok membunyikan alat musik tradisional Polo Palo tanda diluncurnya program studi pendidikan dokter spesial spesialis anestesiologi dan terapi intensif di Fakultas Kedokteran UNG di Ballroom UTC Damhil Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Selasa (3/3). (Foto : Bahrian/Pemprov)

Gubernur Gusnar Ismail Hadiri Peluncuran Prodi Dokter Spesialis dan Subspesialis di UNG

Thursday, 5 March 2026
Airlangga Hartarto

Cek Rekening THR so Cair, ASN/TNI/Polri Mulai Dibayarkan, Ojol Juga Dapat

Wednesday, 4 March 2026
Next Post
KPK Sayangkan Ada Aksi Walkout, Golkar Cs Ngotot APBD-P Kabgor Cacat Hukum

KPK Sayangkan Ada Aksi Walkout, Golkar Cs Ngotot APBD-P Kabgor Cacat Hukum

Discussion about this post

Rekomendasi

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Maruly Pardede, saat memberikan keterangan pers. Rabu (04/02), di Mapolda Gorontalo.(Foto: Natharahman/ Gorontalo Post)

Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

Thursday, 5 March 2026
Prof. Eduart Wolok

Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

Wednesday, 4 March 2026
Lapak pasar murah milik PT PG Gorontalo diserbu warga dengan penjualan gula murah Rp 16.000/kg. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Pabrik Gula Gorontalo Jual Gula Murah Stabilkan Harga Pasar

Friday, 6 March 2026
Pihak BRI Gorontalo saat melakukan pendaftaran perkara gugatan sederhana, di Kejari Kota Gorontalo. (F. Istimewa)

Ratusan ASN Kredit Macet, BRI Gandeng Kejaksaan Tempuh Jalur Hukum

Friday, 22 August 2025

Pos Populer

  • Prof. Eduart Wolok

    Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • 10 Karyawan Perusahaan di Pohuwato Positif Narkoba

    61 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

    64 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Audiensi Strategis: Investor Jepang Gali Informasi Legalitas dan Dampak Sosial PT BJA

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Menjembatani Visi-Misi Kepala Daerah dan Kerja Birokrasi

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.