logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Nasional

Kurnia Heremba, Wisudawan UNG yang Ibunya Wafat Jelang Prosesi Wisuda, Datang dari Fakfak, Buka Ijazah di Depan Jenazah

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 29 September 2022
in Nasional
0
Kurnia Heremba, Wisudawan UNG yang Ibunya Wafat Jelang Prosesi Wisuda, Datang dari Fakfak, Buka Ijazah di Depan Jenazah

BERUSAHA TEGAR : Kurnia Heremba, wisudawan fakultas kesehatan UNG asal Kabupaten Fakfak, Rabu (28/9), menjalani prosesi wisuda ditengah duka karena ibunya yang wafat di hari yang sama. (foto : humas/ung)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id – Kurnia Rahma Sari Imo Heremba, mampu menyelesaikan studinya di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) tepat waktu. Jauh-jauh hari, ia sudah sampaikan kabar gembira kelulusanya itu kepada orang tuanya yang ada di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Empat hari yang lalu, Erni Heremba, ibunya sudah tiba di Gorontalo untuk menghadiri prosesi wisuda. Namun enam jam sebelum upacara sakral akademik itu berlangsung, Erni Heremba menghembuskan nafasnya yang terakhir di RS Bunda Gorontalo.

Bangku wisudawan nomor urut 384 ditempati Kurnia Heremba, Rabu (28/9) pagi di auditorium UNG. Ia hadir bersama 745 wisudawan sesi pertama. Harusnya, ia masuk ke ruang auditorium bersama Erni Heremba, ibunya, sebagai pendamping, sama seperti ratusan wisudawan lainya. Wisudawan peraih indeks prestasi kumultif (IPK) 3,36 ini hanya datang sendiri. Kurnia bahkan tampil apa adanya, tanpa make-up, apalagi kebaya. Ia hanya mengenakan pakaian motif kotak-kotak dibalut toga.

Matanya tampak lembab, ia terlihat terus mengusap buliran air mata yang tumpah di pipinya. Kurnia masih tak percaya, di deretan kursi yang ditempati orang tua wisudawan, tak ada sosok ibunya, yang empat hari lalu jauh-jauh dari Fakfak datang ke Gorontalo. Prosesi wisuda penuh suka cita itu, justeru membuat Kurnia tampak gelisah. Ia memikirkan ibunya, yang ternyata terbujur kaku di asrama Mahasiswa Fakfak, Jl Kenangan, Kota Gorontalo, tempat disemayamkan sementara.

Enam jam sebelum acara wisuda dimulai, atau sekira pukul 01.00 wita, dini hari kemarin, Erni Heremba wafat setelah sempat mendapatkan perawatan intensif RS Bunda Kota Gorontalo. Erni harus dilarikan ke rumah sakit, lantaran penyakit yang dideritanya kambuh.

Related Post

Ridwan Monoarfa: Dakwah Harus Bikin Umat Mandiri

Kongres SI ke-42 Digelar, Gorontalo Ditantang Wujudkan Dakwah Ekonomi

SERUNI Bangun Rumah Keluarga Rentan di Kabupaten Gorontalo

Pecahkan Rekor! BULOG Serap 4,11 Juta Ton Beras

Di tengah riuh prosesi wisuda yang dimulai pukul 07.30 itu, Kurnia berusaha tegar. Ia berusaha menyelesaikan momen itu kendati sedang didera duka. Rupanya, senat dan rektorat UNG memahami apa yang dirasakan Kurnia. Usai pemberian ijazah untuk 10 wisudawan terbaik, nama Kurnia yang berada di urutan 384 langsung dipanggil untuk menuju podium. Paduan suara mengiri langkah Kurnia menuju podium dengan lagu Bunda yang dipopulerkan Melly Goeslow. Susana nampak haru, air mata Kurnia makin tak terbendung. Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Prof. Dr. Herlina Jusuf langsung memeluknya, menyalaminya dan berusaha menguatkan.

Begitu pun rektor UNG, Dr. Eduart Wolok, yang memindahkan kucir. Eduart memegang kedua pundak Kurnia, juga memberikan penguatan agar tetap tegar, dan tabah dengan apa yang sedang dialaminya. Sesekali tampak Kurnia menunduk usai mendengar pesan dari rektor. Kesedihan Kurnia ternyata dirasakan oleh seluruh orang yang hadir pada prosesi wisuda itu, Rektor Eduart usai memindahkan tali kucirnya, pun tak kuasa meneteskan air mata. Saat hendak meninggalkan podium, Kurnia dipeluk lagi oleh wakil rektor IV Prof. Dr.Karmila Machmud, sangat erat, hingga suasana auditorium benar-benar haru.

Usai menjalani prosesi wisuda tersebut, tak ada sesi foto bersama, tak foto keluarga dengan properti wisuda, tak ada selfie. Kurnia buru-buru kembali ke Asrama Fak-Fak Papua Barat, di Jln Kenangan, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo. Di Asrama itu, ibunya disemayamkan sementara.

Saat tiba di asrama, tangis Kurnia pecah. Ia masih tak percaya, di ruang tengah asrama ada jenazah ibunya. Kurnia terus menangis, di depan jenazah ibunya, ia membuka map berisi ijazah yang baru saja diraihnya. Seakan Kurnia ingin, agar ibunya turut berbahagia dengan prestasi yang ia capai.

Dekan FOK UNG, Prof. Dr. Herlina Jusuf, M.Kes menyampaikan jika ibunda Kurnia tiba di Gorontalo pada Sabtu 24 September 2022. Dia datang bersama dengan tiga orang keluarganya, kebetulan juga keluarga ada keluarganya yang wisuda, kemarin. “Jadi mereka itu ada empat orang yang datang ke Gorontalo dari Fakfak, dengan sepupunya juga ada diwisuda di Jurusan Farmasi. Mereka sampai di Gorontalo empat hari yang lalu, atau hari Sabtu. Ayahnya tidak ikut,”ujar Prof. Herlina. Catatan akademik Kurnia, kata Prof Herlina termasuk baik, ia juga dikenal sebagai mahasiswa yang rajin. Prestasi akademik itu dibuktikan dengan capaian IPK 3,36. “Saya termasuk pembimbingnya,”kata Prof. Herlina.

Dari informasi yang diterima, lanjut Prof Herlina, saat tiba di Gorontalo, ibunda Kurnia, bersama keluarganya itu, sudah sempat jalan-jalan menikmati Gorontalo.

“Mereka itu sempat foto-foto dengan latar belakang menara limboto. Namun memang sejak kemarin (Selasa,red) ibunya itu sudah merasa sakit, dan dibawa ke RS Bunda, tapi akhirnya dikabarkan meninggal dunia pukul 01.00 dinihari. Saya dapat info pukul 05.00 itu meresa sangat sedih,” kata Prof. Herlina.

Ia juga menambahkan, ada beberapa staf dosen dan teman-temannya yang menemani dari rumah sakit sampai di asrama Fakfak, mereka juga memberikan santunan Kurnia. “Informasi yang saya terima, jenazah akan diberangkatkan dari Gorontalo pukul 11.00 siang ke Makassar (kemarin,red). Dan nanti pukul 05.00 subuh (hari ini) akan diberangkatkan ke Fakfak, Papua Barat. Mereka tinggal di pusat kotanya,”kata Prof. Herlina.

Sementara itu, rektor UNG, Dr. Eduart Wolok, MT menyampaikan turut berduka cita yang dalam atas meninggalnya ibunda dari Kurnia Heremba, seharusnya moment wisudawan ini menjadi moment kebanggan dari setiap orang tua, tapi itu tidak dirasakan oleh Kurnia. “Saya juga perlu sampaikan bahwa, sedianya wisuda ini dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 29 September 2022, akan tetapi karena sesuatu dan lain halnya, maka saya majukan tanggal 28 September 2022.

Dan ternyata, ini memang ada hikmahnya. Jika tetap saya laksanakan tanggal 29, maka adik kita tadi Kurnia mungkin tidak akan bersama-sama dengan kita saat ini, karena akan langsung mengantarkan jenazah ibunya kembali ke Fak-Fak. Insya Allah adik Kurnia tetap diberikan ketabahan dan dalam menghadapi musibah ini. Atas nama rektor dan seluruh civitas akademika UNG saya menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya,” ujar rektor UNG, Dr. Eduart Wolok, MT. (wan)

– Pelaksanaan wisuda Universitas Negeri Gorontalo, Rabu (28/9) menjadi sebuah momen bahagia untuk 1398 wisudawan yang berhasil meraih gelar akademik doktor, magister, profesi, sarjana dan diploma. Namun wisuda kali ini justu menjadi momen penuh air mata bagi Kurnia Rahma Sari Imo Heremba S.K.M, wisudawati program studi S1 kesehatan masyarakat.

Keinginan Kurnia untuk bisa mempersembahkan keberhasilannya meraih gelar sarjana kepada sang ibunda tidak bisa Ia lakukan. Ia tidak bisa didampingi Ibunda pada momen sakral wisuda ini dikarenakan Ibunda dari Kurnia yang datang jauh dari Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat, meninggal dunia Rabu (28/9) pukul 01.00 WITA saat dirawat di RS Bunda Kota Gorontalo.

Kesedihan dari Kurnia bahkan ikut dirasakan oleh seluruh orang yang hadir pada prosesi wisuda. Bahkan Rektor UNG Dr. Ir. Eduart Wolok, ST, MT, ikut meneteskas air mata, atas kesedihan yang dialami Kurnia saat melakukan pemindahan tali kuncir.

Secara khusus Rektor turut menyampaikan duka cita yang mendalam kepada Kurnia dan keluarga yang tengah dirundung duka. Menurutnya hadir dalam prosesi wisuda dalam keadaan duka tentunya sangat berat untuk dilalui, terlebih duka tersebut dari orang tua yang merupakan support utama wisudawan dalam menempuh pendidikan di Kampus.

“insya Allah Ibunda akan memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT. Tetap kuat dan sabat untuk Kurnia semoga kesuksean akan selalu menyertaimu,” ucap Rektor yang turut diamini seluruh orang yang hadir pada kegiatan wisuda. (**)

Tags: Wisudawan UNG

Related Posts

Ridwan Monoarfa: Dakwah Harus Bikin Umat Mandiri

Ridwan Monoarfa: Dakwah Harus Bikin Umat Mandiri

Monday, 19 October 2026
Kongres SI ke-42 Digelar, Gorontalo Ditantang Wujudkan Dakwah Ekonomi

Kongres SI ke-42 Digelar, Gorontalo Ditantang Wujudkan Dakwah Ekonomi

Sunday, 18 October 2026
SERUNI Bangun Rumah Keluarga Rentan di Kabupaten Gorontalo

SERUNI Bangun Rumah Keluarga Rentan di Kabupaten Gorontalo

Tuesday, 13 October 2026
Pecahkan Rekor! BULOG Serap 4,11 Juta Ton Beras

Pecahkan Rekor! BULOG Serap 4,11 Juta Ton Beras

Saturday, 10 October 2026
Pembebasan Indra Kenz Terancam Dicabut, Itjen Kemenimipas Temukan Fasilitas Mewah di Lapas

Pembebasan Indra Kenz Terancam Dicabut, Itjen Kemenimipas Temukan Fasilitas Mewah di Lapas

Monday, 5 October 2026
Perkemahan Pramuka Santri Nusantara, Menag: Santri Harus Jadi Generasi Proaktif

Perkemahan Pramuka Santri Nusantara, Menag: Santri Harus Jadi Generasi Proaktif

Friday, 2 October 2026
Next Post
Komisi B Tinjau Pasar Sentral, Alwi : Harus Dimanfaatkand dengan Baik

Komisi B Tinjau Pasar Sentral, Alwi : Harus Dimanfaatkand dengan Baik

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Penambang Ilegal Saripi Tebar Teror, Rusak Fasilitas Pabrik Gula, Karyawan Resah dan Ketakutan

Penambang Ilegal Saripi Tebar Teror, Rusak Fasilitas Pabrik Gula, Karyawan Resah dan Ketakutan

Thursday, 29 October 2026
PETI Makin Merajalela, Kerusakan Lingkungan di Saripi Kian Parah

PETI Makin Merajalela, Kerusakan Lingkungan di Saripi Kian Parah

Thursday, 29 October 2026
Basri Amin

Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

Monday, 26 October 2026
Kampus UNG

Senat UNG Dituding Illegal

Tuesday, 27 August 2024

Pos Populer

  • Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Lolos dari Gorontalo, Polda Metro Jaya Amankan 54 Ton Batu Hitam, Lima Orang Ditangkap

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Penambang Ilegal Saripi Tebar Teror, Rusak Fasilitas Pabrik Gula, Karyawan Resah dan Ketakutan

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.