logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Home Disway

10.58

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 25 July 2022
in Disway
0
Bencana Sapura

DISWAY

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh

DahlanIskan

INI perkara kriminal biasa. Sederhana. Lokasi kejadian jelas. Korban tewas jelas. Penembaknya jelas.

Ini perkara tidak biasa. Rumit. Sudah hari ke-16 belum ketahuan siapa tersangkanya.

Ini perkara mudah sekali. Polisi berpangkat kapten pun bisa menanganinya. Dengan cepat.

Ini perkara rumit. Kapolri sampai turun tangan langsung. Menko Polhukam pun ambil perhatian. Bahkan seorang Presiden Republik Indonesia –Ketua Negara-negara besar G20 tahun ini– sampai bersikap. Dua kali pula.

Related Post

Amang Waron

Reflek Radjimin

Gagal Sukses

Jane Moses

Lalu berpuluh juta orang tertawa. Geli.

Ada yang tertawa keras di dalam hati. Ada yang tertawa diam lewat meme. Dan bermunculanlahsingle image.

Tapi ada kemajuan.

Otopsi ulang dilakukan. Segera. Meski masih Rabu lusa. Kuburan Brigadir Yosua yang tewas ditembak 5 peluru itu sudah dijaga polisi. Sejak kemarin.

Sebelum itu pihak keluarga yang menjaganya: khawatir jenazah Yosua hilang.

“Saya yang meminta kuburan itu dijaga. Dipasangi lampu,” ujar Johnson Panjaitan, pengacara keluarga. Memang ada 8 pengacara yang akan mendampingi mereka.

Johnson sendiri tadi malam sudah siap-siap untuk agenda otopsi itu. Ia akan ikut datang ke Jambi. “Semoga mayatnya masih baik. Saya berdoa terus,” ujar Johnson yang juga wakil ketua umum Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) Pusat. Doa itu dimaksudkan agar otopsi bisa dilakukan di kuburan. “Demi transparansi. Agar banyak orang bisa ikut melihat,” katanya. “Sayang sekali kalau harus dilakukan di rumah sakit,” tambahnya.

Johnson lahir di Jakarta. Sekolah di SMAN 14. Lalu kuliah di fakultas hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta. Kampung halaman Bataknya masih jauh dari Balige.

Johnson sangat berpengalaman menangani perkara besar. Termasuk yang terkait dengan politik tinggi. Johnson adalah pembela Xanana Gusmao –yang setelah Timor Leste merdeka menjadi presiden negara itu. Ia juga membela para terdakwa Republik Maluku Selatan (RMS) yang mendemo presiden SBY di Belanda dulu.

Mengapa makam itu perlu dijaga? “Menjaga kemungkinan ada yang merusak mayat Yosua,” ujar Johnson.

Johnson tidak setuju kalau pengacara dinilai offside. “Yang disampaikan Pak Kamaruddin itu bagian dari strategi pembelaan,” ujar Johnson –bapak dari dua putra dan satu putri.

Kamaruddin sendiri masih keluarga korban. “Yosua memanggil Kamaruddin tulang,” ujar Johnson.

Kamaruddinlah yang mendampingi keluarga di Jambi. Yakni saat seluruh keluarga diperiksa di Polda Jambi.

Pemeriksaan terhadap keluarga korban itu sudah selesai. Ayah. Ibu. Bibi. Kakak. Adik. Pacar. Juga perawat yang menambah dosis formalin ke mayat. Pun seorang guru wanita yang memvideo jenazah Yosua: terlihat banyak sekali ditemukan luka janggal di tubuhnya.

Video itu kini beredar luas di medsos. Mayat itu pakai baju dinas lengkap. Paling luar jas tutup. Berkancing lima. Ketika kancing-kancing itu dibuka terlihat baju dinas warna cokelat. Dengan dasi terpasang rapi.

Pihak keluarga terlihat sulit membuka dasi itu. Lalu membuka baju dinas dari bawah. Terlihat jahitan sangat panjang. Mulai dari leher sampai jauh di bawah pusat. Itu adalah jahitan setelah bagian depan mayat dibedah untuk kepentingan otopsi di RS Polri Jakarta.

“Tapi lihat lehernya,” kata Johnson. “Ada bekas jeratan. Dan ada lubang,” ujar Johnson kepada Disway tadi malam. “Lihat juga posisi rahangnya sudah berpindah,” tambahnya.

Makam itu di Sungai Bahar, sekitar 2 km dari desa Suka Makmur, rumah orang tua Yosua. Sungai Bahar adalah nama kecamatan di pedalaman Jambi.

Pemeriksaan atas keluarga korban itu sendiri dilakukan di lantai 2 gedung Polda Jambi. Total yang diperiksa sembilan orang. Selama 9 jam. Sampai pukul 21.30. Pemeriksanya datang dari Mabes Polri. “Saya tiga hari praktis tidak tidur,” ujar Kamaruddin kepada wartawan yang mencegatnya di lantai bawah gedung Polda Jambi.

Sehari sebelumnya para pengacara memang ke Mabes Polri. Sampai jam 02.00 dini hari. Di pertemuan itulah Mabes Polri menerima tiga pengaduan pengacara: pembunuhan berencana, pencurian tiga HP milik korban dan peretasan.

Dua hari kemudian pengacara diperingatkan Mabes Polri. Kemarin. Agar fokus pada pokok perkara. Jangan melebar ke mana-mana.

Saya pun menduga-duga: di menit keberapa Kamaruddin dianggap offside. Rupanya ini: simaklah salah satu dari dua pernyataan barunya.

Pertama, soal ”ini pembunuhan berencana”. Kedua, soal belum tentu korban ditembak di rumah KadivPropamIrjenpolFerdySambo di Duren Tiga Jakarta. Bisa saja disiksa dan ditembak di Magelang. Atau di perjalanan dari Magelang ke Jakarta. Bisa juga di Duren Tiga.

“Sebenarnya ada satu barang bukti lagi yang harus diamankan. Yakni mobil yang dikemudikan Yosua dari Magelang menuju Jakarta itu,” ujar Johnson.

Kamaruddin menemukan bukti baru: pembicaraan telepon Yosua dengan keluarga. Yang dimaksud keluarga mungkin sang adik, yang juga anggota Polri. Asumsinya: Sang adik sampai dimintakan pindah dari tempat tugasnya di Mabes Polri. Kemungkinan lain: telepon itu ke ibunya. Yosua sangat dekat dengan sang ibu. “Begitu berat ancaman yang diterima Yosua sampai Yosua dalam telepon itu menangis,” ujar Kamaruddin.

Seorang polisi sampai menangis. Betapa berat ancaman itu. Menurut catatan pengacara, ancaman itu datang sejak bulan Juni. Sampai berhari-hari. Pun sampai sehari sebelum kematiannya.

Yosuaterus curhat mengenai ancaman itu ke ibunya. Baik lewat telepon maupun WA. Sampai sehari sebelum kematiannya Yosua masih menelepon Sang ibu.

Bahkan jam 10.58 tanggal 8 Juli itu Yosua masih menelepon ibunya dari Magelang. Di telepon terakhir itu Yosua mengatakan segera berangkat. Dari Magelang ke Jakarta. Jangan dihubungi. Kalau sang ibu mau menghubungi setelah tujuh jam kemudian saja.

Pagi itu Yosua juga bicara dengan ibunya soal rencana kepergian Irjen Pol FerdySambo ke Balige. “Saya akan minta izin bapak untuk bisa ikut ke Balige,” ujar Yosuaseperti ditirukan pengacara.

Waktu ditelepon Yosua itu Sang ibu lagi ada di Balige. Bersama suami dan dua putrinyi. Yakni ke makam kakek-nenek Yosua dari pihak ibu.

Dari Balige mereka menuju Padang Sidempuan. Perjalanan 6 jam. Ke makam kakek-nenek Yosua dari pihak ayah.

Di Padang Sidempuanlah mereka menerima kabar Yosua tewas.

Begitu berat ancaman yang diterima Yosua. Maka tidak mungkin seorang yang dalam keadaan tertekan dan terancam seperti itu masih berani melecehkan wanita istri atasannya. Dari sini hampir pasti video single image di Disway Jumat lalu hanya mengada-ada. Mana mungkin. Sopir istri jenderal itu berpangkat rendah. Kok sampai mau disandari dadanya oleh istri atasan yang lagi menangis saking kecewanyi pada sang suami yang punya pacar.

Awalnya orang berpikir: bisa saja. Yosuakan laki-laki normal. Bisa saja terpeleset. Tapi, dengan keterangan Kamaruddin soal adanya ancaman yang berat tadi skenario single image itu berantakan.

Satu lagi pernyataan Kamaruddin yang mungkin dianggap offside: Yosua dibunuh oleh seorang psikopat. Buktinya, kuku Yosua sampai dicopot.

Maka drama ini masih agak panjang. Ceritanya seperti sengaja diulur. Agar klimaksnya mengejutkan. Kini fokus masyarakat mulai tertuju pada satu: pengumuman siapa saja tersangkanya. (*)

Tags: Dahlan IskanDisway

Related Posts

--

Amang Waron

Tuesday, 13 January 2026
Ilustrasi kondisi seseorang vegetatif.--

Reflek Radjimin

Monday, 12 January 2026
Zohran Mamdani ke Bronx, menandatangani kebijakan di jalanan Sedgwick Avenue didampingi Tascha Van Auken.-crainsnewyork-

Gagal Sukses

Tuesday, 6 January 2026
Ilustrasi Robert Moses dan Jane Jacobs--Savingplaces

Jane Moses

Monday, 5 January 2026
Jumaane Williams (kiri) Zohran Mamdani dan Mark D. Levine.--

Tiga Serangkai

Sunday, 4 January 2026
--

Bintang 2025

Wednesday, 31 December 2025
Next Post
Showroom Mobil Bekas Tumbuh Subur, Pelaku Usaha Yakin Bisa Kembali Berjalan Normal

Showroom Mobil Bekas Tumbuh Subur, Pelaku Usaha Yakin Bisa Kembali Berjalan Normal

Discussion about this post

Rekomendasi

Tiga pelaku kekerasan seksual di amankan Polres Bone Bolango, Kamis (15/1/2026) Foto: Natharahman/ Gorontalo Post.

Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

Friday, 16 January 2026
Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Sunday, 18 January 2026
Irjen Pol Widodo

Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

Thursday, 15 January 2026
Lodrik Dantene Kepala Desa Londoun, Kecamatan Popayato Timur, Kabupaten Pohuwato. Saat di wawancarai

Ekonomi Masyarakat Desa Londoun Meningkat, Tenaga Kerja Banyak Diserap PT BJA

Wednesday, 21 February 2024

Pos Populer

  • Ketua Yayasan Kumala Vaza Grup, Siti Fatimah Thaib, bersama pemilik dapur dan Kepala SPPG Pentadio Barat secara simbolis menyerahkan CSR kepada pihak SMP 1 Telaga Biru, Rabu (14/1/2026). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

    Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • BREAKING NEWS: Gusnar Lantik 25 Pejabat Pemprov, Berikut Nama-namanya

    590 shares
    Share 236 Tweet 148
  • Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

    188 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.