logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Lahan Islamic Center, 20 Hektar Siap di Danau Limboto

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 21 July 2022
in Headline
0
Lahan Islamic Center, 20 Hektar Siap di Danau Limboto

Penjagub Hamka Hendra Noer menerima kunjungan pengurus yayasan Gema Masjid Raya, kemarin (20/7). (Istimewa)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Sempat Disegel Warga, Kantor Desa Toto Utara Sudah Buka Kembali

Wagub Idah Syahidah Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Perubahan 2026 ke DPRD

Kades Toto Utara, Tolak Keinginan Bupati, Dicopot

11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

Gorontalopost.id – Harapan agar Penjabat Gubernur (Penjagub) Hamka Hendra Noer bisa merealisasikan pembangunan Islamic Center terus bermunculan dari berbagai pihak. Termasuk dari para penggagas pembangunan masjid raya yang belakang berkembang menjadi Islamic Center.

Harapan itu disampaikan pengurus yayasan gerakan membangun (Gema) Masjid Raya, saat bertemu Penjagub Hamka Hendra Noer di Rudis Wagub, tadi malam (20/7).

Sekretaris Yayasan Gema Masjid Raya, Chamdi Mayang menjelaskan, kunjungan pengurus yayasan Gema Masjid raya ke Penjagub untuk menyampaikan kegelisahan dan keresahan sehubungan belum terbangunnya masjid raya dan Islamic Center. Padahal masyarakat sangat antusias menyambut wacana itu saat pertama kali bergulir di era Penjagub Zudan Arif Fakrulloh pada 2017 silam. Tingginya antusias masyarakat Gorontalo terhadap pembangunan fasilitas keagamaan itu ditandai dengan sumbangan dana masyarakat dan PNS yang mencapai Rp 2 miliar lebih.

“Dana masyarakat yang didonasikan melalui Yayasan gema itu ada sekitar Rp 60-an juta. Sementara dana hasil sumbangan para ASN Pemprov itu ada Rp 2 miliar lebih,” ungkapnya.

Chamdi mengatakan, pihaknya merasa gelisah karena saat dana masyarakat sudah terkumpul, masjid raya atau Islamic Center tak kunjung terbangun. Disisi lain sumbangan itu tak bisa dikembalikan lagi ke penyumbang.

“Kalau ini tidak terwujud, kami tidak tahu dana masyarakat akan dikembalikan ke siapa. Sementara penyumbang mungkin sudah meniatkan ingin beramal jariyah,” ungkapnya.

“Begitupun dengan sumbangan para ASN Pemprov. Diantara penyumbang itu mungkin banyak yang sudah pensiun. Makanya pertemuan kami dengan Pak Penjagub bertujuan untuk mensinkronkan semangat pembangunan masjid raya atau Islamic Center,” tambah Chamdi. Hal kedua yang juga ingin disinkronkan soal lokasi Islamic Center.

Menurut Chamdi, tanpa bermaksud untuk mengintervensi Penjagub, pihaknya hanya menyampaikan bahwa banyak sekali masukan dari masyarakat yang ingin Islamic Center atau Masjid Raya bisa dibangun di Danau Limboto. Karena kehadirannya akan saling memperkuat ikon Gorontalo.

“Karena salah satu ikon Gorontalo adalah Danau Limboto. Sehingga tak heran banyak masyarakat yang menginginkan agar lokasinya di sana,” urai Chamdi.

Aspirasi masyarakat ini telah ditindaklanjuti oleh pengurus yayasan Gema Masjid Raya. Menurut Chamdi, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) II Gorontalo terkait rencana pembangunan masjid raya dan Islamic Center di Danau Limboto.

“Rupanya Balai Sungai sangat merespon keinginan ini. Mereka pastikan keberadaan Islamic Center tidak akan mengganggu ekosistem di Danau Limboto,” tambahnya.

Bahkan menurut Chamdi, Balai Sungai memastikan tersedia lahan sekitar 20 hektar untuk mendukung pembangunan Islamic Center di Danau Limboto. Itu semuanya bisa di atas danau atau sebagian di danau dan sebagian lagi di daratan.

“Tersedia beberapa opsi. Bisa 10 hektar di danau sisanya di daratan, atau 5 hektar di daratan lalu 10 hektar di atas danau,” tambahnya.

Chamdi memastikan, bila Islamic Center di bangun di Danau Limboto maka sudah tidak diperlukan lagi biaya untuk pembebasan lahan. Karena lahan di kawasan danau Limboto merupakan tanah negara.

“Jadi Pemprov tidak perlu lagi keluar dana untuk pembebasan lahan,” ujar Chamdi Mayang yang saat menjadi Anggota Deprov pernah menjadi Ketua Pansus Perda terkait pemetaan ruang Danau Limboto itu.

Hal terakhir yang dibahas bersama Penjagub kata Chamdi soal anggaran pembangunan islamic center. Menurut Chamdi dari sisi efisiensi, lokasi di Danau Limboto akan lebih hemat. Karena anggaran untuk pembebasan lahan sudah bisa dikonversi untuk anggaran pembangunan.

“Anggaran pembebasan lahan Rp 15 miliar yang tidak terealisasi sudah bisa untuk menambah anggaran untuk konstruksi bangunan,” ungkapnya.

Sementara itu, Penjagub Hamka Hendra Noer memastikan akan merespon harapan masyarakat Gorontalo terkait pembangunan Islamic Center. Dia akan berupaya agar di masa pemerintahannya, Islamic Center pembangunannya sudah bisa dimulai.

“Saya akan berupaya minimal November mendatang sudah akan ada Groundbreaking,” ujarnya.
Namun soal lokasi Islamic Center, Hamka mengatakan, pihaknya masih akan melakukan kajian. Karena Pemprov sebelumnya sudah berencana membangun di Moodu Kota Gorontalo. Selain itu, rencana pembangunan di Moodu sudah memiliki dokumen Amdal.

“Kami akan melakukan kajian secara matang soal ini,” ungkapnya.
Diketahui, wacana pembangunan Islamic Center bermula pada era Penjagub Gorontalo Zudan Arif Fakrulloh pada 2017 lalu. Saat itu, ia melempar gagasan perlunya Gorontalo memiliki masjid raya untuk memperkuat julukan Gorontalo sebagai daerah serambi Madinah. Gagasan ini ditindaklanjuti oleh beberapa anggota Deprov Gorontalo ketika itu. Yakni, Chamdi Mayang dari Demokrat, Rusliyanto Monoarfa dan Alfian Pomalingo dari PPP, Hendra Nurdin dari PAN, serta Sunaryo Dulanimo dari PDIP.

Saat malam pergantian tahun dari 2017-2018, para politisi muda itu menginisiasi penggalangan dana masyarakat untuk membangun Masjid Raya. Acara penggalangan dana itu berlangsung di Bundaran HI. Pada acara itu, Penjagub Zudan Arif bahkan turun langsung membawa kardus menghimpun dana masyarakat yang melintasi bundaran HI.

Aksi penggalangan dana itu juga berlanjut untuk para ASN Pemprov. Penggalangan dana ASN itu berlangsung pada era Penjagub Zudan Arif hingga Gubernur-Wagub Rusli Habibie-Idris Rahim di periode kedua. (rmb)

Tags: Hamka Hendra NoerIslamic CenterPenjagub

Related Posts

Wagub Idah Syahidah Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Perubahan 2026 ke DPRD

Wagub Idah Syahidah Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Perubahan 2026 ke DPRD

Tuesday, 28 July 2026
Sempat Disegel Warga, Kantor Desa Toto Utara Sudah Buka Kembali

Sempat Disegel Warga, Kantor Desa Toto Utara Sudah Buka Kembali

Tuesday, 28 July 2026
Kades Toto Utara, Tolak Keinginan Bupati, Dicopot

Kades Toto Utara, Tolak Keinginan Bupati, Dicopot

Monday, 27 July 2026
11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

Saturday, 25 July 2026
11 WNA dan Dua Awak Kapal Hilang di Teluk Tomini, Tim SAR Sisir Jalur Pelayanan

11 WNA dan Dua Awak Kapal Hilang di Teluk Tomini, Tim SAR Sisir Jalur Pelayanan

Saturday, 25 July 2026
Febrie Ditahan Tanpa Diborgol dan Rompi Tahanan, Kejagung: Sudah Malam

Febrie Ditahan Tanpa Diborgol dan Rompi Tahanan, Kejagung: Sudah Malam

Saturday, 25 July 2026
Next Post
Resmi, NIK Berfungsi NPWP, Desember 2023 NPWP ‘Lama’ Tak Berlaku

Resmi, NIK Berfungsi NPWP, Desember 2023 NPWP 'Lama' Tak Berlaku

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 27 Juli 2026

Rekomendasi

Independensi Habibie

Independensi Habibie

Tuesday, 28 July 2026
Pelaku Pencurian di Rumah Kos Dibekuk

Pelaku Pencurian di Rumah Kos Dibekuk

Tuesday, 28 July 2026
Penanganan Konflik Tambang Batu Gergaji Disorot

Penanganan Konflik Tambang Batu Gergaji Disorot

Tuesday, 28 July 2026
Polusi Pabrik Tahu Makan Korban, Seorang Bocah Dilarikan ke RSAS Akibat Sesak Napas

Polusi Pabrik Tahu Makan Korban, Seorang Bocah Dilarikan ke RSAS Akibat Sesak Napas

Tuesday, 28 July 2026

Pos Populer

  • Wujudkan Kebiasaan Sadar Lalu Lintas Usia Dini, BPTD Kelas II Gorontalo Gandeng Guru TK/PAUD

    Wujudkan Kebiasaan Sadar Lalu Lintas Usia Dini, BPTD Kelas II Gorontalo Gandeng Guru TK/PAUD

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Independensi Habibie

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Kota yang Terluka

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • AHM Technical Skill Contest 2026, PT DAW Utus Dua Wakil Terbaik

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.