logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Monas Lokal

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 20 May 2022
in Disway
0
Monas Lokal

Disway

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Satpam MBG

Anak Telur

Sakit Jantung

Dua Menit

SAYA lewat jalan tol Samarinda-Balikpapan lagi. Kemarin. Tidak mampir IKN –ibu kota negara yang baru di Sepaku, Penajam Paser Utara.

Saya kasihan dengan kabupaten Penajam ini. Ketika namanya meroket, roket itu meletus di udara: bupatinya ditangkap KPK. Di Plaza Senayan, Jakarta. Bersama lebih 10 orang. Termasuk seorang gadis matang yang sering mendampinginya.

Sang bupati, Abdul Gafur Mas’ud, pernah mengatakan, dia itu masih ada hubungan keluarga. Dia adalah Balqis. Meski umurnyi baru 23 tahun jabatannyi sudah bendahara partai tingkat kabupaten: Partai Demokrat.

Gafur dan Balqis termasuk yang segera dibawa ke pengadilan. Media di sini sudah menyebut: di Pengadilan Negeri Samarinda. Ada pengadilan tipikor di Samarinda.

Di pengadilan lah Gafur dan Balqis bisa membersihkan nama mereka. Atau tidak. Demikian juga empat terdakwa lainnya.

Di Plaza Senayan itulah uang Rp 1 miliar menjadi alasan penangkapan. Asalnya dari kontraktor yang membangun proyek di Penajam: rumah dinas bupati. Sang kontraktor juga banyak membangun proyek lainnya.

Kini yang susah bukan hanya Gafur, Si cantik dan empat tersangka lainnya. Pun Korpri.

Organisasi pegawai negeri itu kehilangan uang Rp 1 miliar. Tidak mudah bisa kembali. Padahal itulah uang yang dikumpulkan dari potongan gaji pegawai negeri. Termasuk dari zakat pegawai.

Harian Disway Kaltim mengungkapkan: sang bupati perlu uang Rp 1 miliar. Tentu sang kontraktor yang harus menyediakan. Tapi ia lagi tidak punya uang. Saat itu. Harus saat itu.

Maka dicarikan jalan tikus: sang kontraktor disuruh pinjam uang Korpri Penajam.

Kini harus cari akal: bagaimana uang itu bisa masuk kas lagi. Mungkin pembaca Disway tahu caranya. Masalahnya, yang meminjam sudah ditangkap. Ia juga hanya disuruh untuk meminjam. Yang menyuruh juga sudah ditangkap. Termasuk sekretaris kabupaten yang di mana-mana jadi pembina utama Korpri setempat.

Mungkin tidak harus Elon Musk yang bisa mencarikan jalan keluar. Atau Kiai Imam Jazuli dari Cirebon itu.

Sulit.

Penajam juga akan meledak karena yang lain: banyak utang yang jatuh tempo. Harus dibayar segera: Rp 400 miliar. Proyek-proyek sudah dibangun. Tagihan sudah dimasukkan. Tapi yang harus memproses tagihan itu ada di tahanan semua.

Sebenarnya Bupati Gafur punya cita-cita mengalahkan Jakarta. Ibu kota lama punya Monas, Penajam akan punya Menara IKN. Harus mengalahkan Monas.

Akan ditaruh emas lebih banyak di puncaknya?

Bukan. Mengalahkan tingginya saja: 150 meter.

Menara itu akan ditempatkan di tengah Islamic Center di tengah Kota Penajam. Bukan di IKN. Desainnya sudah jadi. Gafur sudah setuju. Ada diorama di bawahnya. Pengunjung bisa naik ke atas tower: bisa melihat Teluk Balikpapan yang indah.

Biayanya Rp 450 miliar. Desain itu karya arsitek Balikpapan yang terkenal: PT Eksakta Profesitama.

Juga belum dibayar.

Di swasta, kontraktor yang sulit menagih proyek swasta masih banyak jalan: dibayar benda. Kalau proyeknya apartemen, dibayar kamar apartemen. Kalau proyeknya perumahan dibayar tanah kapling. Kadang kontraktor membongkar benda-benda berharga di proyek itu. Dibawa pulang. Termasuk kusen dan pintu. Jendela dan toilet.

Tapi, ini proyek pemerintah. Urusannya bisa panjang.

Bukan hanya itu saja.

Yang ikut susah juga ini: guru honorer, tenaga kesehatan, serta ketua-ketua RT dan RW. Sejak terjadi penangkapan itu honor guru tak terbayar. Insentif tenaga kesehatan macet. Honor ketua-ketua RT dan RW tidak cair.

IKN mungkin memang banyak uang. Setidaknya banyak sumber uangnya. Tapi tidak mungkin membantu keuangan Penajam seperti itu.

Bupati baru Penajam, Hamdam Pongrewa, belum banyak tahu. Ia memang wakil bupati Penajam. Selama tiga tahun terakhir. Tapi tidak banyak tahu urusan internal kabupaten. Hamdam senasib dengan wakil bupati Bojonegoro: tidak difungsikan. Bedanya, Budi Irawanto, bikin heboh-heboh. Hamdam tidak. Bedanya lagi, Budi Irawanto tetap tidak difungsikan. Pun setelah ribut-ribut. Hamdam kini menjabat bupati –dengan tanggungan ratusan miliar rupiah.

Hamdam beda partai: ia dari PAN. Gafur dari Demokrat. Anak Hamdam jadi anggota DPRD Penajam. dari Demokrat. Hamdam tidak musuhan dengan Gafur. Tapi anak Hamdam berantem dengan Sang Bupati.

Gafur sendiri ketua Partai Demokrat kota Balikpapan. Letak Penajam memang hanya di seberang laut sempit Teluk Balikpapan. Elit politik dan bisnis Penajam dan Balikpapan hampir sulit dibedakan. Sama-sama didominasi keturunan pendatang dari Sulawesi.

Kakak Gafur sendiri adalah wali kota Balikpapan: Rahmad Mas’ud. Rahmad adalah ketua Golkar Balikpapan. Ia jadi wali kota diusung semua partai, kecuali Nasdem.

Kakak satunya lagi, jadi Ketua Golkar provinsi Kaltim: Rudy Mas’ud. Ia juga menjadi anggota DPR RI dari Golkar. Sebentar lagi Rudy akan jadi Gubernur Kaltim. Kalau terpilih. Kalau Isran Noor tidak maju lagi.

Rudy sendiri sudah mendeklarasikan diri sebagai calon gubernur dari Golkar. Ia tidak peduli dianggap terlalu dini. Curi start. Itu haknya.

Bahkan, sebagai ketua Golkar Kaltim, Rudy sudah mengumumkan secara terbuka: siapa saja yang akan jadi calon bupati/wali kota di seluruh Kaltim.

Rasanya belum ada ketua partai yang seberani Rudy. Tentu akan jadi bahan kajian. Apakah cara dini seperti itu lebih berhasil.

Kakak Gafur yang lain lagi, Hasanuddin Mas’ud, juga pemimpin politik lokal. Ia ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kutai Kartanegara. Yang sebagian wilayah Kutai ini juga masuk IKN. Hasanuddin juga anggota DPRD Kaltim.

Tidak hanya itu.

Hasanuddin ngebet ingin jadi Ketua DPRD Kaltim –yang memang jatah Golkar. Proses internal Golkar sudah selesai. Ketua Golkar provinsi sudah setuju: sang kakak tadi. Ketua Umum DPP Golkar pun sudah Alhamdulillah. Segala macam surat sudah diterbitkan. Termasuk surat penarikan Haji Makmur sebagai Ketua DPRD yang sekarang. Makmur adalah Bupati Berau dua periode yang sukses. Juga sangat rendah hati.

Makmur juga tidak keberatan. Tidak melawan. Itu bukan wataknya.

Maka jalan bagi Hasanuddin sangat mulus. Jabatan ketua DPRD Kaltim sudah di ujung sendok. Sudah lama.

Sendoknya bengkok.

Sang sendok dibengkokkan oleh kekuatan batin Raja Naga Kaltim: Gubernur Isran Noor. Isran tidak kunjung menyetujui dan melantik Hasanuddin.

Tidak ada yang berani bertanya: mengapa.

Ya sudah.

Satu dari Pandawa Lima Kaltim itu kini lagi kena perkara. Mungkin perlu Semar untuk meruwatnya. (Dahlan Iskan)

Anda bisa menanggapi tulisan Dahlan Iskan dengan berkomentar http://disway.id/. Setiap hari Dahlan Iskan akan memilih langsung komentar terbaik untuk ditampilkan di Disway.

 

Tags: Dahlan IskanDisway

Related Posts

Sakit Jantung

Sakit Jantung

Saturday, 25 July 2026
Anak Telur

Anak Telur

Saturday, 25 July 2026
Satpam MBG

Satpam MBG

Saturday, 25 July 2026

Dua Menit

Wednesday, 22 July 2026
Burger Tempe

Burger Tempe

Tuesday, 21 July 2026
Paket Roaming

Paket Roaming

Sunday, 19 July 2026
Next Post
WTP Pacu Kinerja Lebih Baik

WTP Pacu Kinerja Lebih Baik

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 22 Juli 2026

Rekomendasi

11 WNA dan Dua Awak Kapal Hilang di Teluk Tomini, Tim SAR Sisir Jalur Pelayanan

11 WNA dan Dua Awak Kapal Hilang di Teluk Tomini, Tim SAR Sisir Jalur Pelayanan

Saturday, 25 July 2026
Febrie Ditahan Tanpa Diborgol dan Rompi Tahanan, Kejagung: Sudah Malam

Febrie Ditahan Tanpa Diborgol dan Rompi Tahanan, Kejagung: Sudah Malam

Saturday, 25 July 2026
11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

Saturday, 25 July 2026
Sakit Jantung

Sakit Jantung

Saturday, 25 July 2026

Pos Populer

  • AHM Technical Skill Contest 2026, PT DAW Utus Dua Wakil Terbaik

    AHM Technical Skill Contest 2026, PT DAW Utus Dua Wakil Terbaik

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Gorontalo Siaga Kemarau, Gubernur Terbitkan Edaran, Waspada Krisis Air Bersih

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Wagub Gorontalo Idah Syahidah Hadiri Bahagia QRIS Fest 2026 di Limboto

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Spanyol, Bola, dan Islam

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.