logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Bencana Sapura

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 12 May 2022
in Disway
0
Bencana Sapura

DISWAY

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Yossi Cohen

Tulung Agung

Bertahan Menyerang

Cari Muka

“Jadi debat?”

“Jadi,” jawab Datuk Anwar Ibrahim.

Anda sudah tahu: saya bertemu beliau dua hari lalu. Ngobrol hampir satu jam. Di kantor pribadinya di PJ –nama beken untuk Petaling Jaya.

Kantor itu berupa rumah tinggal. Rumah besar. Dua lantai. Ada ruang terbuka bundar di lantai bawah. Dengan sofa sekelilingnya. Ada lagi ruang terbuka besar. Dengan 20 kursi ”kantor”.

Ada tangga besar naik ke lantai atas. Tangga melengkung yang gagah.

Saya tiba di rumah itu 30 menit lebih awal. Saya menunggu di sofa setengah lingkaran itu. Ada dua kursi utama di tengahnya. Satu untuk beliau, satu lagi untuk saya. Saya pikir saya akan diterima di situ.

Ternyata beliau mengajak saya pindah ke bagian depan. Ke kursi yang lebih sederhana.

Penampilan Anwar masih seperti dulu: sangat sederhana. Dengan kemeja lama. Lengan panjang. Bagian bawahnya tidak dimasukkan ke celana.

Geraknya masih gesit. Di umurnya yang 74 tahun. Badannya tetap langsing. Bicaranya masih tetap bersemangat. Dengan gerak tangannya yang hidup.

Raut wajahnya pun segar. Seperti tidak ada beban. Dari wajah itu saya menilai Datuk Anwar terlihat lebih muda dari lima tahun lalu. Juga lebih muda dari umur sebenarnya.

Tentu saya bertanya bagaimana bisa terlihat lebih muda seperti itu. Basa-basi. Jawabnya pun terlihat seperti bercanda. “Gingseng… Hahaha,” katanya.

“Rumah ini besar sekali…,” kata saya sambil memutar mata ke sekeliling.

“Ini rumah teman. Saya hanya diminta menempati. Rumah saya sendiri 20 menit dari sini,” katanya.

Lokasi rumah ini di dalam sebuah kompleks real estate kelas menengah. Hanya posisinya lebih baik. Di ujung perumahan. Di bagian yang lebih tinggi. Ujung perumahan ini memang sebuah bukit kecil –ukuran 28.

Debat nanti malam itu akan berlangsung dua jam. Terbuka. Disiarkan langsung oleh TV. Juga live streaming.

Lawan debatnya adalah mantan Perdana Menteri Najib Razak. Yang kini berstatus tahanan luar –dengan jaminan uang. Ia sudah dijatuhi hukuman 12 tahun. Dalam skandal korupsi terbesar di dunia.

Perkara itu sudah diputus oleh pengadilan pertama. Najib naik banding. Putusan pengadilan tinggi pun sama. Lalu Najib kasasi ke Mahkamah Agung. Kini masih menunggu putusan pengadilan tertinggi di negara itu.

“Tema debatnya tunggal? Soal Sapura saja?” tanya saya.

“Ada dua. Satunya soal masa depan Malaysia,” jawab Anwar.

Pemicu debat ini adalah Najib. Dua minggu lalu Najib mengeluarkan usul kontroversial. Yakni agar pemerintah menyuntikkan dana ke Sapura Energy Bhd.

Sapura adalah perusahaan minyak dan gas terbesar di Malaysia. Di lingkungan swasta. Kini keuangan  Sapura dalam keadaan seperti komorbid kena Covid. Parah. Pun kenaikan harga minyak dunia yang begitu drastis. Tidak juga mampu membantunya.

Harga minyak sekarang, di mata Sapura, ibarat es krim di depan mulut. Tidak bisa menghilangkan haus. Sapura tetap saja kehausan likuiditas.

Najib ingin populis. Alasannya: di  Sapura bekerja 10.000 karyawan. Umumnya pribumi. Harus diselamatkan.

Anwar tidak setuju usulan itu. Tidak selayaknya uang negara untuk menyelamatkan perusahaan swasta. Yang belum tentu bisa selamat.

Sejak muda Anwar tidak setuju dengan prinsip seperti Najib itu. Ketika menjabat wakil perdana menteri –merangkap menteri keuangan– Anwar bersikap sama. Ia menolak keinginan mirip itu dari  bosnya, Mahathir Mohamad.

Kasus penolakan itulah yang membuat Mahathir berseberangan dengan calon penggantinya itu. Di tambah soal IMF. “Soal IMF memang jadi penyebab, tapi bukan yang utama,” kata Anwar.

Waktu itu Mahathir ingin menyelamatkan perusahaan swasta pribumi. Milik anaknya. Anwar menolak. Jumlahnya sangat besar.

Debat nanti malam akan berlangsung dua jam. Awalnya anak buah Anwar yang menantang Najib berdebat terbuka. Tapi Najib menolak. Alasannya: tidak level. Maka Anwar yang turun tangan.

Sapura adalah kebanggaan Malaysia. Dulu. Nama Sapura sendiri berasal dari gabungan antara keharuman, idaman dan kecantikan. Ada juga nama bunga Sapura –dalam bahasa India. Yang bentuknya mirip Sakura di Jepang.

Bencana Sapura sendiri berasal dari kontrak-kontrak internasional yang bermasalah.

Sebelum sebesar sekarang, Sapura  bisa mendapat kontrak dari Petronas. Dalam nilai yang fantastis. Di masa lalu. Yakni ketika seorang perdana menteri masih bisa menekan sana-sini.

Tahun lalu Sapura rugi sekitar Rp 30 triliun. Dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Padahal pendapatannya setahun hanya sekitar Rp 15 triliun.

Harga sahamnya pun anjlok terus. Saat saya di Kuala Lumpur kemarin, masih belum berhenti turun. Tinggal 3 sen ringgit. Maka total nilai perusahaan Sapura tinggal Rp 10 triliun –anjlok dari sekitar Rp 100 triliun dua tahun lalu.

Sapura punya usaha di 20 negara. Produksi minyak dan gasnya setara dengan 5 juta barel/hari. Hampir 8 kali lipat lebih besar dari kemampuan produksi Pertamina.

Pendiri perusahaan ini adalah Abdul Kadir Shamsuddin. Kini berumur sekitar 90 tahun. Anaknya lah yang kini mengendalikan perusahaan: Tan Sri Datuk Seri Shahril Shamsuddin. Bapak-anak ini sama-sama alumni Massachusetts Institute Technology (MIT) di Harvard, Amerika.

Di zaman Mahathir jilid 1 namanya belum Sapura. Ketika didirikan di tahun 1975 karyawannya hanya 6 orang. Bergerak di bidang layanan kabel telepon. Lalu berkembang pesat. Ke industri. Ke otomotif. Ke minyak dan gas.

Pandemi memang sudah berakhir di Malaysia. Kelihatannya. Tapi long Covid-nya menjalar sampai ke raksasa niaga. (Dahlan Iskan)

Anda bisa menanggapi tulisan Dahlan Iskan dengan berkomentar http://disway.id/. Setiap hari Dahlan Iskan akan memilih langsung komentar terbaik untuk ditampilkan di Disway.

Tags: Dahlan IskanDisway

Related Posts

Salah seorang jurnalis asing mengabadikan gambar sebuah kerusakan akibat serangan udara AS yang menyasar sebuah perkampungan di wilayah Fardis, Barat kota Tehran, Iran.-Vahid Salemi-Association Press

Yossi Cohen

Friday, 17 April 2026
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring OTT KPK, dengan total kekayaan tercatat Rp20,3 miliar.--Instagram gatutsunu

Tulung Agung

Thursday, 16 April 2026
--

Bertahan Menyerang

Wednesday, 15 April 2026

Cari Muka

Tuesday, 14 April 2026
Jubir Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei menyatakan perundingan Islamabad gagal, tapi jalur diplomatik tetap terbuka -Tasnim News Agency-

Jalan Baru

Monday, 13 April 2026
Drum Mesiu

Drum Mesiu

Saturday, 11 April 2026
Next Post
Peran Lurah dan Camat Sangat Penting

Peran Lurah dan Camat Sangat Penting

Discussion about this post

Rekomendasi

Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

Thursday, 16 April 2026
Oknum Kades di Pohuwato saat diperiksa sebagai tersangka, dan dilakukan penahanan terkait dengan dugaan aktivitas PETI. (foto: istimewa)

Jadi Bos PETI Oknum Kades Dibui, Kerahkan Eskavator Keruk Material Tambang di Sungai Alamutu

Wednesday, 15 April 2026
Imran Rahman

Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

Thursday, 16 April 2026
Tersangka dugaan penganiayaan ibu kadung diborgol polisi.

Miris, Anak Sayat Ibu Kandung Hingga Berdarah

Friday, 17 April 2026

Pos Populer

  • Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

    Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    157 shares
    Share 63 Tweet 39
  • Profesi-Profesi Hebat

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
  • Putra Gorontalo Calon Wali Kota Jaksel

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Jadi Bos PETI Oknum Kades Dibui, Kerahkan Eskavator Keruk Material Tambang di Sungai Alamutu

    61 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Oknum Pegawai BSG Bobol Brankas, Kerugian Rp 13,1 Miliar, Termasuk Kuras Rekening Dormant

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.