logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Kab Gorontalo

Intervensi Pemprov, Target 109 Ha Kawasan Kumuh Tuntas

Lukman Husain by Lukman Husain
Tuesday, 22 March 2022
in Kab Gorontalo
0
Intervensi Pemprov, Target 109 Ha Kawasan Kumuh Tuntas

Pelaksanaan penyadaran publik tumbuh dan berkembangnya permukiman kumuh Provinsi Gorontalo, berlangsung di Desa Dulohupa, Telaga, Kabupaten Gorontalo, baru-baru ini. (foto : dok-prkp)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Pak Bupati, Kapan Jembatan Bulota Diperbaiki ?

PENAS KTNA XVII, Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat, Ribuan Peserta Bakal Serbu Kabgor

Kunjungi Warga Tranmigrasi di Pulubala, Gubernur Gusnar Terima Keluhan Harga Jagung

Semarak Malam Puncak Festival Qunut: Upaya Melestarikan Budaya dan Mendongkrak Ekonomi Lokal

Gorontalopost.id – Penyadaran publik tumbuh dan berkembangnya permukiman kumuh Provinsi Gorontalo tahun 2022, kali ini berlangsung di desa Dulohupa, Telaga, Kabupaten Gorontalo. Desa Dulohupa, merupakan salah satu desa yang masuk dalam target RPJMD Pemprov Gorontalo 2018-2022 tentang penanganan kawasan kumuh 10-15 hektare.

Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) menargetkan tuntas RPJMD terkait penanganan kawasan kumuh di Gorontalo.

Terdapat 109 hektare (Ha) kawasan kumuh yang ditangani dan diberikan intervensi program, tersebar di dua lokasi di Kota Gorontalo, lima lokasi di Kabupaten Gorontalo, dan dua lokasi di Kabupaten Boalemo.

Kepala Dinas PRKP Provinsi Gorontalo, Aries Ardianto, mengatakan, pada tahun 2021 dinas PRKP telah melakukan intervensi program, seperti pekerjaan penataan kawasan dan perbaikan rumah tidak layak huni dalam kawasan kumuh.

Menurutnya, dengan intervensi program yang ada, ditambah dengan program KOTAKU, maka kawasan kumuh di Desa Dulohupa dapat tertangani.

Ia berharap, melalui acara penyadaran publik, masyarakat memahami pentingnya menjaga kawasan permukiman agar tidak kumuh. Saat membuka acara yang berlangsung di kantor desa Dulohupa itu, Aries mengatakan, terdapat tujuh indikator parameter kumuh berdasarkan peraturan menteri PUPR, yakni terkait penataan bangunan gedung, jalan lingkungan, penyediaan air minum, drainase lingkungan, pengelolaan air limbah, pengelolaan persampahan dan pengamanan kebakaran. “Ditambah lagi satu parameter, yakni ruang terbuka hijau,”katanya.

Team leader KOTAKU Gorontalo, bidang perumahan dan kawasan permukiman, menyampaikan, dalam peningkatan kualitas perumahan kumuh dan permukiman kumuh, terdapat pola-pola penanganan, seperti pemugaran, peremajaan dan pembangunan kembali.

Pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh dan permukiman kumuh merupakan kewajiban pemerintah pusat, pemerintah daerah dan setiap warga. “Penanganan permukiman kumuh bersifat multi sektor, sehingga perlu kolaborasi antar stakeholder pemerintah, swasta, dan masyarakat.

Penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman dilaksanakan untuk mewujudkan permukiman yang layak huni dan berkelanjutan baik secara lingkungan, sosial, budaya dan ekonomi,”ujarnya.

Sementara itu, dari Dinas perumahan dan kawasan permukiman, Kabupaten Gorontalo, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan terus mendukung program yang dilaksanakan Pemprov Gorontalo, termasuk terkait perumahan dan kawasan permukiman.

Untuk Desa dulohupa, beragam infrastruktur yang dibangun dalam rangka penanganan kawasan kumuh, baik oleh pemerintah pusat melalui program KOTAKU, Pemprov Gorontalo, dan Pemkab Gorontalo. “Harapanya infrastruktur ini dijaga, dipelihara,.”katanya.

Dalam kesempatan itu, masyarakat juga imbau untuk menjaga stabilitas keamanan desa, meningkatkan protokol kesehatan dan vaksinasi Covid-19. Termasuk dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, menyampaikan persoalan stunting di kawasan pemukiman kumuh.

Dimana, terdapat tiga komponen penanggulangan stunting antara lain pola asuh, pola makan dan air bersih sanitasi. Strategi nasional sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) adalah pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan dengan metode pemicuan.

Acara penyadaran publik tumbuh dan berkembangnya permukiman kumuh turut dihadiri Kepala Desa Dulohupa, Babinsa, dan masyarakat. (tro*)

Tags: kotakuPRKPPUPRRPJMD

Related Posts

Pak Bupati, Kapan Jembatan Bulota Diperbaiki ?

Pak Bupati, Kapan Jembatan Bulota Diperbaiki ?

Tuesday, 26 May 2026
FOSE. Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dan tin Danantara foto bersama di auditorium menara keagungan setelah melihat kondisi menara

PENAS KTNA XVII, Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat, Ribuan Peserta Bakal Serbu Kabgor

Monday, 20 April 2026
Kunjungi Warga Tranmigrasi di Pulubala, Gubernur Gusnar Terima Keluhan Harga Jagung

Kunjungi Warga Tranmigrasi di Pulubala, Gubernur Gusnar Terima Keluhan Harga Jagung

Thursday, 9 April 2026
Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Tinjau Aset Lahan di Desa Hulawa, Dorong Pemanfaatan Fasilitas Umum

Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Tinjau Aset Lahan di Desa Hulawa, Dorong Pemanfaatan Fasilitas Umum

Wednesday, 8 April 2026
Semarak Malam Puncak Festival Qunut: Upaya Melestarikan Budaya dan Mendongkrak Ekonomi Lokal

Semarak Malam Puncak Festival Qunut: Upaya Melestarikan Budaya dan Mendongkrak Ekonomi Lokal

Sunday, 29 March 2026
BPOM Gorontalo Pastikan Takjil di Limboto Bebas Bahan Berbahaya

BPOM Gorontalo Pastikan Takjil di Limboto Bebas Bahan Berbahaya

Sunday, 29 March 2026
Next Post
Takmir Masjid, Rutin Puasa Senin-Kamis

Takmir Masjid, Rutin Puasa Senin-Kamis

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

Monday, 8 June 2026
Gubernur Gusnar Ismail pada peresmian Gorontalo menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan. (foto: dok-pemprov)

PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

Monday, 8 June 2026
Polsek Wonosari bergerak cepat menangani peristiwa meninggalnya seorang masyarakat yang diakibatkan tersengat aliran listrik.

Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

Monday, 8 June 2026
Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026

Pos Populer

  • Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail semeja bersama para gubernur se sulawesi, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dalam kegiatan apresiasi Pemerintah Daerah di Kendari, Sulawesi Tenggara, baru-baru ini. (Foto : Istimewa)

    Gusnar Temui YSK Bahas Kredit ASN Pemkot, Pemotongan Gaji ASN Tetap Melalui Debit Otomatis

    54 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.