logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Di Pohuwato, Ada Wilayah Korban Investasi Bodong

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 25 February 2022
in Headline
0
Di Pohuwato, Ada Wilayah Korban Investasi Bodong

Sejumlah warga Kecamatan Dengilo saat memasang sejumlah spanduk di ruas jalan Desa Popaya, Rabu (23/2))kemarin.

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id – Suasana di Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato, nampak berbeda dari biasanya. Rabu (23/2) kemarin, di salah satu desa, terlihat sejumlah baliho dan spanduk bertuliskan “Anda Memasuki Wilayah Korban Investasi Bodong” menghiasi beberapa gapura serta ruas jalan menuju Desa Karya Baru.

Usut punya usut, baliho ‘Investasi bodong’ yang berseliweran di sejumlah tempat di Kecamatan Dengilo tersebut, merupakan bentuk kekesalan warga yang menuntut kejelasan proses hukum bagi para pengelola investasi bodong termasuk para owner investasi berkedok trading online tersebut.

Dimana di wilayah Kecamatan Dengilo sendiri, disebutkan 80 persen warganya yang menjadi korban investasi bodong tersebut. Tak hanya memberitahukan Kecamatan Dengilo sebagai wilayah korban investasi bodong, dalam spanduk tersebut juga menyebutkan beberapa tuntutan dan keluhan warga sebagai korban.

Diantaranya mendesak pemerintah daerah segera mencarikan solusi terhadap masyarakat yang menjadi korban investasi bodong, mendesak pihak penegak hukum untuk segera menangkap para owner investasi bodong yang masih berkeliaran serta memproses para owner yang sudah dilakukan penahanan, dimana untuk kelanjutan proses hukum atas persoalan investasi bodong masih dipertanyakan.

Related Post

11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

11 WNA dan Dua Awak Kapal Hilang di Teluk Tomini, Tim SAR Sisir Jalur Pelayanan

Febrie Ditahan Tanpa Diborgol dan Rompi Tahanan, Kejagung: Sudah Malam

Pemprov Hormati Proses Hukum

Tak hanya itu, dalam spanduk tersebut, warga menyampaikan keluhannya atas dampak investasi bodong yang kini harus di hadapi masyarakat, mulai dari kehilangan harta benda agar bisa bertahan hidup, kehilangan aset dan harta benda, bahkan dikejar debt collector.

Sebagai korban, Rizal Ladiku, menyebutkan, baliho tersebut adalah bentuk kekecewaan warga yang merasa dirugikan dengan proses hukum yang hingga saat ini belum menemukan titik terang.

Bahkan tak hanya itu, dirinya bersama ribuan masyarakat korban investasi bodong akan menggelar aksi demonstrasi pada senin pekan depan.

“Kurang lebih 2500 massa di Kabupaten Pohuwato akan ikut bersama kami dalam demo senin besok. Keluhan kami terhadap pemerintah daerah maupun pihak dari Polda dan seluruh instansi yang mengurusi persoalan Investasi bodong ini kalau bisa lebih terbuka dengan proses hukum investasi bodong yang sampai hari ini masih berjalan.

Kita minta para owner yang masih bebas berkeliaran diluar untuk diamankan. misalnya untuk owner IBF Rahmat Ambo, Smart Trader Syamsul Rizal, mereka tidak ada kejelasan hukum. Juga untuk GK inves yang notabene merupakan anggota Polri juga tidak diproses hukum, dipecat atau tidak seperti yang dialami owner FX Family yang langsung ditangkap.

Kami melihat ada kejanggalan-kejanggalan yang terjadi. Dan kami sebenarnya butuh informasi itu,” jelas Rizal saat dihubungi, Kamis (24/2) kemarin.

Tak hanya para owner, Rizal juga meminta agar seluruh Admin dari para trader bisa diproses secara hukum, mengingat para member menjalin komunikasi terkait investasi tersebut melalui peran admin, bahkan di salah satu desa di Kecamatan Dengilo, 98 persen warganya terbuai janji investasi karena bujuk rayu Admin yang tak lain adalah anggota Polri.

“Juga admin-admin yang sampai hari ini juga tidak jelas prosesnya bagaimana. Apa sikap polisi terhadap pada Admin, apakah nanti Admin ini dikenakan pasal 55 karena turut serta atau Admin diposisikan sebagai orang yang juga terkena dampak. Apakah diberikan punishment atau tidak itu juga tidak jelas prosesnya.

Sementara hari ini, ada instruksi dari Kepolisian bahwa member yang mendatangi Admin itu akan di proses hukum. Kami melihat semacam ada upaya melindungi para Admin ini. Salah satu Admin contohnya, dia istri salah satu anggota Polri, tapi saat di datangi member justru dicegat oleh Polisi, bahkan diancam akan diproses hukum. Ini kan juga keliru,” tegasnya.

Tak hanya itu, dirinya juga menyoroti respon Pemerintah dan DPRD Provinsi hingga daerah yang terkesan acuh dengan persoalan yang dihadapi masyarakat. Bahkan dirinya menyentil janji DPRD Provinsi Gorontalo yang hingga saat ini tak juga ditepati.

“katanya DPRD akan memberikan diskresi sebagai solusi atas persoalan ini, namun sampai hari ini mereka DPRD sulit untuk dihubungi.

Saya datangi alasannya dinas luar. Sementara masyarakat diperhadapkan dengan cicilan hutang. Janji diskresi yang akan digunakan untuk membantu masyarakat mana. Sementara rumah maupun tanah yang menjadi agunan pinjaman para korban akan disita,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Desa Hutamoputi, Iskandar Monoarfa yang turut hadir mengamankan masyarakat korban, mengungkapkan, hadirnya pemerintah Desa ditengah polemik investasi bodong khususnya di wilayah Kecamatan Dengilo, tidak lain untuk menetralisir situasi kerumunan masyarakat, yang dikhawatirkannya akan menggangu stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Dengilo.

“Artinya, meskipun masyarakat merasa dirugikan dengan adanya investasi bodong ini tapi tidak harus juga kami pemerintah membiarkan situasi masyarakat yang tidak kondusif. Jangan sampai ketika kami pemerintah Desa biarkan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Dijelaskannya pula, untuk Desa Hutamoputi sendiri, terdapat ratusan Kepala Keluarga yang menjadi korban investasi bodong.

Dimana sumber dana yang diinvestasikan masyarakatnya dari penjualan tanah hingga rumah. Bahkan banyak diantaranya dengan menggadaikan sertifikat tanah maupun kendaraan pribadi.

“Di desa saya ada kurang lebih 75 persen yang ikut dari total 400 lebih KK. Mulai dari masyarakat kecil, pedagang juga ikut di investasi bodong itu.

Sumber dananya lebih banyak yang menjual harta bahkan banyak yang hutang di bank. Saya sebagai pemerintah Desa hanya bisa ke pemerintah daerah untuk memberikan solusi atas persoalan ini agar terjaga kestabilan daerah,” harap Iskandar. (ryn)

Tags: dengiloforexFX Familyinvestasi bodongpohuwatoRagumu-rugimu

Related Posts

11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

Saturday, 25 July 2026
11 WNA dan Dua Awak Kapal Hilang di Teluk Tomini, Tim SAR Sisir Jalur Pelayanan

11 WNA dan Dua Awak Kapal Hilang di Teluk Tomini, Tim SAR Sisir Jalur Pelayanan

Saturday, 25 July 2026
Febrie Ditahan Tanpa Diborgol dan Rompi Tahanan, Kejagung: Sudah Malam

Febrie Ditahan Tanpa Diborgol dan Rompi Tahanan, Kejagung: Sudah Malam

Saturday, 25 July 2026
Pemprov Hormati Proses Hukum

Pemprov Hormati Proses Hukum

Friday, 24 July 2026
Skandal Command Center, Dua ASN Pemprov Masuk Bui

Skandal Command Center, Dua ASN Pemprov Masuk Bui

Friday, 24 July 2026
Wagub Gorontalo Idah Syahidah RH Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional

Wagub Gorontalo Idah Syahidah RH Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional

Thursday, 23 July 2026
Next Post
Kemenpora RI : Deklarasi PON Aceh-Sumut, Menpora Tekankan 5 Sukses

Kemenpora RI : Deklarasi PON Aceh-Sumut, Menpora Tekankan 5 Sukses

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 22 Juli 2026

Rekomendasi

11 WNA dan Dua Awak Kapal Hilang di Teluk Tomini, Tim SAR Sisir Jalur Pelayanan

11 WNA dan Dua Awak Kapal Hilang di Teluk Tomini, Tim SAR Sisir Jalur Pelayanan

Saturday, 25 July 2026
Febrie Ditahan Tanpa Diborgol dan Rompi Tahanan, Kejagung: Sudah Malam

Febrie Ditahan Tanpa Diborgol dan Rompi Tahanan, Kejagung: Sudah Malam

Saturday, 25 July 2026
11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

Saturday, 25 July 2026
Sakit Jantung

Sakit Jantung

Saturday, 25 July 2026

Pos Populer

  • AHM Technical Skill Contest 2026, PT DAW Utus Dua Wakil Terbaik

    AHM Technical Skill Contest 2026, PT DAW Utus Dua Wakil Terbaik

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Gorontalo Siaga Kemarau, Gubernur Terbitkan Edaran, Waspada Krisis Air Bersih

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Wagub Gorontalo Idah Syahidah Hadiri Bahagia QRIS Fest 2026 di Limboto

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Spanyol, Bola, dan Islam

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.