logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Home Disway

Aipda Kenari

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Friday, 17 December 2021
in Disway, Headline
0
Oknum Polisi DPO Diamankan di Jawa Barat

DIAMANKAN - Oknum polisi yang juga bos investasi online FX Family, Aipda AY saat menjalani pemeriksaan Propam di Jawa Barat. (foto : istimewa)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh
Dahlan Iskan

—————————-

 

Boentoelio. Embodo. Doelamajo. Tembito. Bombaa. Tilamuta. Marisa.

Related Post

Wakil Gubernur Idah Syahidah Ikuti Diskusi Terpumpun Terkait Transpormasi Sulampua

Rambo Batman

Pemprov Gorontalo Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Gubernur Gusnar Ismail Canangkan Gerakan ASN Pemprov Mengaji

Kantor Wali Kota Baru, Adhan Targetkan Rampung Sebelum 2029

Itu bukan nama-nama kota di Italia. Semua kota itu ada di Gorontalo. Di sekitar Paguat, yang Kapolsek dan stafnya menjadi orang terkenal belakangan ini: berbisnis investasi, FX Family. Yang menghebohkan itu. Seorang ibu sampai sakit: uangnya nyangkut sampai Rp 3 miliar. Sang ibu tidak sendirian.

Masih ada beberapa lagi yang di kelas Rp 3 miliar. Pun di Gorontalo, ternyata begitu banyak orang yang punya uang nganggur miliaran rupiah.

Saya salah: Paguat ternyata bukan ibu kota Kabupaten Pohuwato (Disway 15 Desember). Paguat hanya kota kecamatan. Kecil sekali. Nun di pedalaman Gorontalo yang jauh.

Sudah banyak daerah di Gorontalo yang saya kunjungi, tapi belum pernah menjelajah ke kawasan itu. Saya masih agak sulit membayangkan Paguat –kecuali membayangkan Bumbulan, yang di dekat Paguat. Di situlah konglomerat Ciputra dilahirkan. Hanya sepelemparan batu dari Paguat. Lebih dekat ke laut Teluk Tomini.

Paguat terletak di jalur jalan Trans Sulawesi. Itulah jalur utama yang menghubungkan kota Gorontalo dengan Palu, lewat Teluk Tomini. Ibukota Kabupaten Pohuwato sendiri ternyata di kota Marisa –juga di jalur jalan yang sama, lebih ke pinggir pantai.

Tentu saya harus minta tolong wartawan yang ada di Paguat untuk bahan tulisan hari ini –dan juga tulisan yang lalu. Namanya: Riyan Lagili. Dari Harian Gorontalo Post yang satu grup dengan Disway.

Anda sudah tahu: bos FX Family itu seorang polisi berpangkat lumayan: Aipda. Setingkat pembantu letnan dua di TNI. Ia anggota biasa di Polsek Paguat. Umurnya 37 tahun. Asli Gorontalo: dari Desa Tilamuta, Boalemo.

Namanya: Ariyanto Yusuf. Anaknya dua orang, masih kecil-kecil. Ia lulusan Bintara Polri 2002.

Yang hebat, atasannya langsung,

Iptu Yunus Miradji, Kapolsek Paguat, justru menjadi anak buahnya di FX Family. Nama Kapolsek itu: Yunus Miradji. Pangkatnya: Iptu, setingkat letnan satu. Lulusan Bintara Polri tahun 2000. Ia juga asli Gorontalo. Tamatan SMK3.

Sang atasan tidak sungkan hanya menjadi salah satu dari banyak admin FX Family.

Menurut sumber tepercaya Disway, Ariyanto sudah ditangkap. Di Bandung. Di sebuah villa. Lalu dibawa ke Polda Jabar. Di situlah Ariyanto diperiksa awal. Lalu diterbangkan ke Gorontalo, dua hari lalu.

Kini Ariyanto lagi diperiksa Provos Gorontalo.

Pemeriksaan oleh Provos itu hanyalah yang menyangkut pelanggaran disiplin Polri. Yakni Ariyanto itu tidak pernah masuk kantor. Setidaknya sudah selama enam bulan terakhir. Dalam istilah kemiliteran itu dianggap melakukan desersi.

Provos akan menyerahkan hasil pemeriksaan itu ke pimpinan Polri. Pimpinanlah yang akan menjatuhkan sanksi. Misalnya: dipecat dari kepolisian.

Setelah itu, untuk urusan investasinya, mengikuti aturan hukum sipil. Bukan wewenang Provos lagi. Itu pun kalau ada yang mengadukannya secara pidana.

Para korban biasanya pilih tidak mengadu, asal uang bisa kembali.

Kapolseknya sendiri juga sudah diperiksa Provos di Gorontalo. Dugaan kesalahannya: membiarkan anak buah tidak masuk kantor. Juga tidak melaporkannya ke atasan –bahwa ada anak buah yang melanggar disiplin seperti itu.

Para korban sendiri masih bingung. Tidak ada keterangan apa pun yang bisa mereka dapat. Yang beredar justru foto-foto rumah bagus. Dari berbagai kota. Termasuk foto rumah artis Jennifer Dunn di Jakarta. Menurut yang beredar di medsos itu rumah-rumah tersebut dibeli Ariyanto –dari dana investasi masyarakat.

FX Family mulai beroperasi tahun lalu. Dikendalikan dari kota kecamatan yang begitu terpencil nun di pedalaman Gorontalo. Lalu FX Family ngetop sekali awal tahun ini. Lantas bikin geger bulan lalu: ketika pembayaran bunga mulai tersendat. Memang gila. Tingkat bunga yang ditawarkan FX Family 27 sampai 30 persen setiap bulan.

Menurut penelusuran Riyan, Aipda Ariyanto sebenarnya mendapat rumah dinas di Paguat. Yakni di belakang rumah dinas Kapolsek –di sebelah pagar Mapolsek. Namun sejak tahun lalu Ariyanto sudah tidak pernah terlihat di rumah dinas itu. Ia juga jarang terlihat di tempat tugasnya. Sibuk dengan bisnis investasinya. Tanpa status cuti atau mengundurkan diri.

Mungkin mereka memang kurang pekerjaan. Paguat termasuk kecamatan yang aman. Jarang ada kasus kriminalitas di sana. Paling pencurian kayu hutan. Kalau toh sering ada pencurian kelapa, yang mencuri adalah kepiting. Tidak bisa ditangkap polisi.

Di sana ada jenis kepiting yang sangat berbeda: yakni kepiting yang makanan utamanya kelapa. Nama kepiting itu Anda sudah tahu: Kepiting Kenari. Yang di Surabaya/Jakarta harga satu ekornya di atas Rp 1 juta.

Satu restoran di Surabaya menjual satu porsi kepiting kenari dengan harga Rp 2,5 juta.

Kepitingnya besar. Kalau malam biasa memanjat pohon kelapa. Langsung menuju tandan buah kelapa. Sabut kelapa itu dikupas dengan supitnya. Tempurung yang begitu keras pun bisa dipecahkannya. Lalu kepiting itu makan daging kelapanya.

Di Amerika Serikat ada satu restoran khusus kepiting yang istimewa. Ke mana pun saya pergi sering ke restoran itu. Saya terkesan dengan menunya yang serba kepiting. Juga langsung hafal tiga kata yang tertulis di kaus pelayannya: Peace, Love & Crabs. Love dan Crabs dijadikan satu rangkaian. Itu karena make love tanpa gigitan crabs kurang peace. Ingat: crabs. Bukan satu crab.

Sekarang kepiting kenari kian langka. Harga yang tinggi membuat perburuan kepiting kenari gila-gilaan. Padahal mengirim kepiting kenari dari Gorontalo ke Jawa harus pakai kerangkeng besi. Kalau pakai kotak kayu pasti jebol. Maka jangan mengartikan crabs dalam kaitan dengan love tadi dengan kepiting kenari: tempurung saja bisa dipatahkan.

Kepiting kenari memang kian langka. Aipda Ariyanto menggantikannya. (Dahlan Iskan)

Anda bisa menanggapi tulisan Dahlan Iskan dengan berkomentar http://disway.id/. Setiap hari Dahlan Iskan akan memilih langsung komentar terbaik untuk ditampilkan di Disway.

Tags: Aipda KenariCatatan DahlanDahlan IskanDiswayDisway GorontaloFX Familygorontaloinvestasi online

Related Posts

Pelaksanaan Diskusi Terumpun terkait Transformasi Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) Menuju Global Logistics Hub yang digelar di Aula Lantai 6 Gedung Keuangan Negara (GKN) Manado, Senin (19/1/2025). (Foto – Fadly-Diskominfotik).

Wakil Gubernur Idah Syahidah Ikuti Diskusi Terpumpun Terkait Transpormasi Sulampua

Tuesday, 20 January 2026
Zohran Mamdani saat mengumumkan kebijakan barunya, kali ini soal ojek online di New York.--

Omon Kenyataan

Monday, 19 January 2026
--

Rambo Batman

Monday, 19 January 2026
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan pencanangan gerakan membaca Al-Qur’an di kalangan ASN oleh Gubernur Gusnar Ismail, bertempat di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (16/1/2025). (Foto : Dok-Pemprov/Valen)

Pemprov Gorontalo Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Gubernur Gusnar Ismail Canangkan Gerakan ASN Pemprov Mengaji

Monday, 19 January 2026
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea tengah melihat denah tanah Terminal 42 yang akan dijadikan kantor wali kota, Kamis (15/1/2026). (Foto: Pemkot Gorontalo)

Kantor Wali Kota Baru, Adhan Targetkan Rampung Sebelum 2029

Monday, 19 January 2026
Personel Brimob Polda Gorontalo dibantu oleh masyarakat sekitar, melakukan perbaikan jembatan yang putus di Dusun Mohulo, Desa Molalahu, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo.

Gerak Cepat, Brimob Perbaiki Jembatan Putus di Pulubala

Friday, 16 January 2026
Next Post
Investasi Paguat

Member Minta Bos FX Family Dibebaskan

Discussion about this post

Rekomendasi

Dari 21 wanita dan waria yang dilakukan pemeriksaan, dua diantaranya positif sifilis.

Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

Monday, 19 January 2026
Tiga tersangka kasus dugaan PETI Hutino, diserahkan kepada pihak Kejaksaan beserta barang buktinya atau tahap dua oleh pihak penyidik Reskrim Polres Pohuwato.

Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

Monday, 19 January 2026
Kajari Kota Gorontalo Bayu Pramesti, S.H., M.H., bersama jajarannya berpose di momen silaturahmi dengan rekan-rekan media/wartawan, jurnalis, aktivis, dan LSM, Rabu, (14/1/2026). (Foto: Istimewa)

Kejari Kota Tegas Perangi Korupsi, Gandeng Wartawan Dukung Informasi Penyimpangan Keuangan

Monday, 19 January 2026
Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Sunday, 18 January 2026

Pos Populer

  • Ketua Yayasan Kumala Vaza Grup, Siti Fatimah Thaib, bersama pemilik dapur dan Kepala SPPG Pentadio Barat secara simbolis menyerahkan CSR kepada pihak SMP 1 Telaga Biru, Rabu (14/1/2026). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

    Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

    54 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

    192 shares
    Share 77 Tweet 48
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.