logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Investasi Paguat

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Wednesday, 15 December 2021
in Disway, Headline
0
Investasi Paguat
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh
Dahlan Iskan

——————-

SESEKALI Anda perlu menyebut nama daerah ini: Paguat. Itulah kecamatan di Kabupaten Pohuwato. Letaknya di bibir Teluk Tomini, 3 jam dari Gorontalo.

Yang membuat Paguat terkenal adalah Kapolsek di situ: Iptu Yunus Miraji. Ia merangkap menjadi admin investasi lewat komputer itu. Belakangan investasi itu bermasalah: ribuan orang jadi korban. Mereka mendatangi Polsek Paguat: ramai-ramai minta pengembalian investasi. Tepatnya, mereka mendatangi rumah admin investasi tersebut. Yang di perumahan dinas Polsek. Hanya berbatas tembok dengan Mapolsek.

Related Post

Gubernur Gusnar Ismail Evaluasi Program Prioritas Presiden di Gorontalo, Realisasi Capai 93,09 Persen, Serapan Anggaran Rp 670,74 Miliar

Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Lolos dari Gorontalo, Polda Metro Jaya Amankan 54 Ton Batu Hitam, Lima Orang Ditangkap

Gubernur Gusnar Ismail Temui Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan

Nama lembaga investasi itu: FX Family. Pemiliknya juga seorang anggota Polri: Ariyanto K. Yusuf. Ia orang Gorontalo asli. Pangkatnya: Aipda.

Pemilik investasi itu, Aipda Ariyanto, kini dinyatakan buron. Masuk DPO kepolisian. Polisi jadi buron polisi. Sejak Jumat (10/12) lalu.

FX Family terkenal di seluruh Gorontalo. Tidak hanya di Paguat. FX punya admin di beberapa kabupaten di provinsi itu. Bahkan, yang di kota Gorontalo, lebih dari satu admin.

Pemilik dan para admin yang anggota Polri itulah yang membuat FX lebih dipercaya. Juga karena FX memberikan bunga investasi yang fantastis. Antara 27 pCt sampai 30 pCt sebulan. Jadi, setiap investasi Rp 100 juta, dapat Rp 25 juta/bulan selama 1 tahun.

Itu memang luar biasa –asal-asalannya. Tapi itu pula yang jadi daya tarik. Sampai ada yang jual rumah. Dengan harapan tahun depan bisa beli rumah yang lebih besar.

Ada juga yang ambil kredit kecil. Dengan harapan bisa bayar bunga/cicilan dari pemutaran uang di FX. Masih pula ada penghasilan tambahan.

Tidak hanya itu yang ajaib. Lihatlah pangkat mereka: juragan di FX berpangkat Aipda. Admin FX berpangkat lebih tinggi: Iptu. Sang admin adalah Kapolsek. Sang juragan: anak buahnya di kedinasan.

Investasi seperti itu ternyata sudah merata. Pun sampai Paguat –nama yang begitu asing di banyak telinga orang Indonesia.

Maka Paguat kini terkait dengan dua hal yang ilegal: investasi ilegal dan tambang emas ilegal. Hasil tambang emas ilegal itu banyak juga yang masuk ke investasi ilegal.

Selebihnya Paguat adalah kota kecil yang damai. Dengan pohon-pohon kelapa di sepanjang pantainya. Dengan ikan-ikan tuna besar tangkapan nelayannya.

Berita susulan: yang dinyatakan buron itu, konon kemarin, sudah menyerah di Jakarta.

Bagi sekitar 2.000 orang korban FX masih harus berjuang. Investasi FX Family ini dimulai sejak 2020. Tapi menjadi top sejak Februari tahun ini. Yakni ketika mereka mulai benar-benar mendapat 27 persen sebulan itu.

Mereka mulai panik ketika Polda Gorontalo mengeluarkan seruan: waspada investasi yang menjanjikan bunga terlalu tinggi.

Sebagian dari mereka berharap agar pemilik FX tidak dipenjara. Yang lebih penting uang mereka kembali.

Aneka investasi sekarang ini memang luar biasa. Banyak namanya. Banyak jenisnya. Banyak caranya.

Ada crypto, ada currency, ada robot, ada robot forex, ada best profit. Terlalu panjang menyebutnya di sini.

Ketika saya di Jakarta pekan lalu pun sejumlah pengusaha muda merasa menjadi korban sejenis itu. Mereka menemui saya. Sekitar 30 orang. Sampai resto Yongdaeri penuh. Terutama penuh keluh kesah: uang investasi mereka tidak kembali. Ada yang sampai Rp 2,5 miliar.

Kalau dijumlah, dari yang curhat hari itu saja: Rp 40 miliar lebih. Mereka memang pengusaha muda: yang cowok ganteng-ganteng. Yang cewek cantik-cantik. Tapi mereka sama: merasa teperdaya.

Awalnya mereka menjadi murid seorang motivator muda yang ngetop. Sang motivator membuat kelas bisnis. Menarik. Setahun tiga atau empat kali.

Satu kelas isinya 40 orang. Bayarnya Rp 40 juta/orang –untuk satu seri pertemuan. Di akhir seri mereka tur bersama ke luar negeri.

Saat jadi murid itulah sang motivator mengajak investasi crypto. Dengan imbal margin yang menggiurkan. Agar dapat harga murah mereka harus membeli paket yang Rp 15 miliar. Mereka bisa membeli bersama: satu paket Rp 15 miliar. Siapa investasi membayar berapa. Dari mereka terkumpul Rp 15 miliar.

Dibelilah paket itu. Atas nama sang motivator. Memang ketika kirim uang, mereka mengirimkannya ke nama pribadi motivator. Mereka hanya mendapat tanda terima lewat handphone.

Lalu ada tawaran lagi investasi serupa. Dengan objek baru: beli kapal. Paketnya lebih besar lagi.

Mereka tertarik dua hal: yang menawari investasi itu adalah guru mereka. Kedua, janji hasilnya sangat menggiurkan.

Janji itu tidak terwujud. Mereka merasa teperdaya. Ada yang mengadu ke polisi. Ada yang diam saja.

Mengapa mereka curhat ke saya?

Itu karena nama saya ikut dipakai promosi. Demikian juga nama-nama tokoh lain, seperti Sandiaga Uno.

Saya memang pernah bertemu sang motivator: di sebuah seminar mahasiswa. Ia jadi pembicara pertama. Saya terpana dengan kemampuan bicarannya hari itu. Pinter sekali memberi motivasi.

Lalu ia ke rumah saya. Bersama sejumlah pengusaha muda. Rupanya itu sebagian dari murid kelasnya. Tentu kami foto-foto di rumah saya. Foto itulah, yang menjadi salah satu bahan promosinya. Juga foto beberapa tokoh lain.

Saya masih ingat nama motivator itu: Reiner. (Dahlan Iskan)

Anda bisa menanggapi tulisan Dahlan Iskan dengan berkomentar http://disway.id/. Setiap hari Dahlan Iskan akan memilih langsung komentar terbaik untuk ditampilkan di Disway.

Tags: Catatan DahlanDahlan IskanDiswayforexFX FamilyInvestasi Paguatpaguat

Related Posts

Gubernur Gusnar Ismail Evaluasi Program Prioritas Presiden di Gorontalo, Realisasi Capai 93,09 Persen, Serapan Anggaran Rp 670,74 Miliar

Gubernur Gusnar Ismail Evaluasi Program Prioritas Presiden di Gorontalo, Realisasi Capai 93,09 Persen, Serapan Anggaran Rp 670,74 Miliar

Tuesday, 27 October 2026
Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Tuesday, 27 October 2026
Lolos dari Gorontalo, Polda Metro Jaya Amankan 54 Ton Batu Hitam, Lima Orang Ditangkap

Lolos dari Gorontalo, Polda Metro Jaya Amankan 54 Ton Batu Hitam, Lima Orang Ditangkap

Saturday, 24 October 2026
Ya Tidak

Ya Tidak

Thursday, 22 October 2026
Gubernur Gusnar Ismail Temui Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan

Gubernur Gusnar Ismail Temui Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan

Thursday, 22 October 2026
Gedung PN Suwawa Ludes Terbakar

Gedung PN Suwawa Ludes Terbakar

Thursday, 22 October 2026
Next Post
Buntut Isu Pecah Kongsi, Ketua Fraksi Golkar Kabgor Terancam Dipecat 

Buntut Isu Pecah Kongsi, Ketua Fraksi Golkar Kabgor Terancam Dipecat 

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi (Bukan) Kewajiban Negara

Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

Tuesday, 27 October 2026
Basri Amin

Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

Monday, 26 October 2026
Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Tuesday, 27 October 2026
Ops Patuh Otanaha 2026, 14 Hari Kepolisian Perketat Pengawasan di Jalan

Ops Patuh Otanaha 2026, 14 Hari Kepolisian Perketat Pengawasan di Jalan

Tuesday, 27 October 2026

Pos Populer

  • Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Lolos dari Gorontalo, Polda Metro Jaya Amankan 54 Ton Batu Hitam, Lima Orang Ditangkap

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Demo Jilid II Membayangi Polda, Wakapolda Pasang Kuda-Kuda, Ingatkan Personel Tetap Humanis

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.