logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Nahas, Karyawan Pabrik Kelapa Tangan Kiri Digiling Mesin

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Friday, 19 November 2021
in Headline
0
Nahas, Karyawan Pabrik Kelapa Tangan Kiri Digiling Mesin

Keluarga korban saat menunggu pasien yang mendapatkan perawatan diruang ICU RS MM Dunda Limboto, pasca menjalani operasi selama 4 jam, tadi malam.(F:Deice/Gorontalo Post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Gusnar: Dapur MBG Jangan Beli Bahan dari Luar

Gubernur Gusnar Ismail – Wagub Idah Syahidah, Hadiri Silaturahmi Bersama BRMP Provinsi Gorontalo

Wagub Idah Syahidah Apresiasi Peran Perempuan di Hari Kartini, Gerakan Perempuan Berdonor Bukti Nyata Perempuan Berdaya

Sekda Boalemo, Prof. Nurdin Gantikan Sherman

LIMBOTO -GP- Nahas dialami salah seorang karyawan pabrik tepung kelapa PT Tri Jaya Tangguh yang berada di Kabupaten Gorontalo. Karyawan bernama Saiful Mayang (33), mengalami kecelakaan kerja yang cukup serius. Tangan kirinya tergiling mesin pengupas tempurung saat dia baru akan mulai bekerja pada Rabu (17/11) pagi. Insiden itu mengakibatkan sekujur tangan kirinya mengalami patah tulang. Dari lengan atas hingga lengan bawah. Berdasarkan penuturan adik korban, Safrudin Mayang, yang juga bekerja di pabrik tepung kelapa itu, kecelakaan kerja itu berawal saat para karyawan baru akan memulai aktifitas kerja pada pagi hari sekitar pukul 07.30 Wita.

Ketika itu, kakaknya bekerja di bagian pengupas tempurung kelapa, akan mengambil martil yang berada di bawah mesin. Tapi nahas, kaus tangan kakaknya tersangkut di mesin pengupas tempurung kelapa yang sedang hidup. “Saat tersangkut, kakak saya berniat menarik kaus tangannya. Tapi justru tangan kirinya tertarik dan langsung tergiling mesin sampai lengan atas,” ujarnya.

Safrudin mengaku mengetahui detil kejadian itu dari cerita karyawan lain yang melihat peristiwa itu. Karena saat kejadian, dia berada di tempat terpisah. Safrudin mengaku, mengetahui ada kecelakaan kerja saat ada sejumlah karyawan yang berteriak meminta pertolongan. “Awalnya saya berpikir ini hanya teriakan biasa. Karena di dalam pabrik karyawan yang berteriak sudah hal biasa,” ujarnya.

Namun beberapa saat, Safrudin mulai merasakan firasat buruk. Ada kejadian buruk yang terjadi. Karena seketika karyawan langsung berkumpul di lokasi kejadian.
“Saat saya mendekat ternyata kakak saya yang jadi korban kecelakaan kerja,” ungkapnya. Mengeluarkan tangan kiri korban dari mesin membutuhkan waktu lama. Sekitar satu jam. Setelah berhasil, korban langsung dilarikan ke klinik Yulia untuk mendapatkan penanganan darurat. “Setelah itu langsung dirujuk ke RS MM Dunda Limboto,” tambahnya.

Sarifudin memastikan, pihak perusahaan siap bertanggungjawab terhadap insiden ini. Perusahaan akan membiayai pengobatan kakaknya di rumah sakit. “Kakak saya juga adalah peserta BPJS ketenagakerjaan,” urainya. Saat di rumah sakit MM Dunda, korban menjalani operasi selama empat jam setengah. Dari pukul 16.00-20.30 wita. Hingga operasi selesai, korban masih dalam kondisi belum sadar. Dokter spesialis bedah, dr Irawan Huntoyungo yang menangani operasi terhadap korban menjelaskan bahwa, korban mengalami patah tulang di lengan atas dan lengah bawah. Selain ada jaringan syaraf yang putus. “Makanya operasinya lama. Tapi tidak semua luka dijahit. Karena kami menggunakan metode perawatan terbuka,” jelas Irawan.

Setelah menjalani operasi korban menjalani perawatan di ruang ICCU. Sementara itu, istri korban, Fatrawati Yusuf Huruji mengaku, mengetahui insiden yang menimpa suaminya sekitar pukul 08.00 Wita. Fatrawati diberitahu oleh adik korban melalui telepon.“Di telepon disampaikan suami saya kecelakaan di pabrik dan akan dirujuk ke RS MM Dunda,” ujar Fatrawati. Mendengar kabar itu, dia langsung bergegas ke rumah sakit. Hingga awak media ini mewawancarai Fatrawati di rumah sakit tadi malam, dia mengaku belum melihat langsung luka serius yang dialami suaminya. Dia hanya melihat hasil foto rontgen. “Saya belum lihat langsung. Saya juga takut luka dan darah,” ungkap Fatrawati warga Desa Paris itu. (wie)

Tags: kabupaten gorontalokecelakaan kerjatri jaya tangguh

Related Posts

Gusnar: Dapur MBG Jangan Beli Bahan dari Luar

Thursday, 23 April 2026
Gubernur Gusnar Ismail bersama Wagub Idah Syahidah RH menghadiri pertemuan silaturahim bersama BRMP Provinsi Gorontalo, Rabu (22/4). (foto: dok-pemprov)

Gubernur Gusnar Ismail – Wagub Idah Syahidah, Hadiri Silaturahmi Bersama BRMP Provinsi Gorontalo

Thursday, 23 April 2026
Wagub Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie melihat langsung giat donor darah dalam rangka Hari Kartini 2026, Selasa (21/4). (Foto : Nova/Diskominfotik)

Wagub Idah Syahidah Apresiasi Peran Perempuan di Hari Kartini, Gerakan Perempuan Berdonor Bukti Nyata Perempuan Berdaya

Wednesday, 22 April 2026
Prof. Dr. Ir. Nurdin, S.P., M.Si diambil sumpah dalam pelantikan sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo. (Foto/Diskominfo)

Sekda Boalemo, Prof. Nurdin Gantikan Sherman

Wednesday, 22 April 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyerahkan bantuan benih jagung kepada petani di Kelurahan Bulota, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Jumat (17/4). (Foto : Haris/diskominfotik)

Gubernur Gusnar Ismail Serahkan Bantuan Banih Jagung untuk Petani di Kabupaten Gorontalo

Tuesday, 21 April 2026
Wardoyo Pongoliu

Izin Tambang, IPR Dengilo Tunggu Persetujuan Pemkab

Tuesday, 21 April 2026
Next Post
Jenderal Andika Fokus Delapan Tugas

Jenderal Andika Fokus Delapan Tugas

Discussion about this post

Rekomendasi

AKBP H. Busroni

Pidana Menanti Polisi Terlibat PETI, Janji Kapolres Pohuwato, Termasuk Sanksi Internal

Wednesday, 22 April 2026
Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

Monday, 20 April 2026
Basri Amin

Batas-Batas Pengobatan

Monday, 20 April 2026
Wardoyo Pongoliu

Izin Tambang, IPR Dengilo Tunggu Persetujuan Pemkab

Tuesday, 21 April 2026

Pos Populer

  • Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

    Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

    185 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • Batas-Batas Pengobatan

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.