GORONTALO – GP – Pembayaran tunjangan hari raya (THR) pagi para pegawai negeri sipil (PNS) termasuk untuk pejabat daerah sudah mulai dibayarkan. Untuk pegawai negeri di Pemprov Gorontalo, sudah disiapkan anggaran untuk membayar THR sebanyak 5.535 PNS, jumlahnya mencapai Rp 24 miliar.
Seperti diketahui THR PNS merupakan sekali gaji beserta tunjangan, kecuali tunjangan kinerja. “Tadi (kemarin,red) saya perintahkan pada pak Kaban Keuangan untuk segera mencairkan THR. Kurang lebih jumlahnya ada Rp24 miliyar, termasuk teman-teman di DPRD,” kata Rusli usai menyerahkan bantuan kepada sopir dan pengusaha angkutan darat, Selasa (5/4), di Rudis Gubernur.
Hal tersebut langsung disanggupi oleh Kepala Badan Keuangan Provinsi Gorontalo, Daniel Ibrahim. Daniel mengungkapkan untuk pembayaran THR memang sudah ditandatangani oleh Gubernur Rusli Habibie, sejak kemarin juga sudah mulai direalisasikan. “Anggaranya sudah disiapkan dan akan langsung ditransfer ke rekening istri, sesuai kebijakan pak gubernur,”ungkap Daniel. Menurutnya, jika kemarin, THR sudah masuk rekening, maka Pemprov Gorontalo termasuk yang tecepat dalam proses pencairan THR.
“Jika kita lihat sepertinya memang provinsi Gorontalo yang pertama kalau ditingkat provinsi. Untuk tingkat Kabupaten/Kota pun yang ada di provinsi Gorontalo juga saya belum dengar jika sudah ada pembayaran,” tandasnya. Di Kota Gorontalo, penyaluran THR PNS juga sudah mulai dilakukan sejak kemarin, hal ini sesuai instruksi Walikota Gorontalo, Marten Taha. “THR untuk seluruh ASN Pemerintah Kota Gorontalo sudah mulai dicairkan hari ini (kemarin,red), pukul 15.45,” tulis marten dalam pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp.
Marten mengingatkan, agar PNS penerima THR tidak lupa menyisihkan 2,5 persen untuk zakat. Sementara itu, di Boalemo, pencairan THR juga segera dilakukan. Plt Bupati Anas Jusuf mengatakan, pada 7 Mei THR PNS sudah masuk rekening penerima. Pemda Boalemo kata Plt Bupati, juga mencairkan sertifikasi guru, tambahan penghasilan pegawai, dan pembayaran gaji honorer. Sebelumnya, Pemda Bone Bolango merupakan yang tercepat merealisasikan THR bagi PNS daerah, yakni pada Selasa (4/5).
“Kami Pemda Bone Bolango juga sudah mengeluarkan edaran mengimbau kepada seluruh ASN Bone Bolango penerima THR dan gaji 13, hendaknya menunaikan zakat, infaq, dan sedekahnya melalui Basarnas,”ujar Bupati Bone Bolango, Hamim Pou. Pemda Bonbol harus mergoh kantong daerah sebesar Rp 16,6 miliar untuk membayar THR 3.858 PNS, termasuk Bupati dan Wakil Bupati, serta 25 anggota DPRD Bone Bolango. (tro)











Discussion about this post