logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Bom Katedral Makassar, Kepala Pelaku ‘Talempar’ di Atap

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Monday, 29 March 2021
in Headline
0
Bom Katedral Makassar, Kepala Pelaku ‘Talempar’ di Atap

Penggalan rekaman video ledakan di Gereja Katedral Makssar, Jl Kajaolalido, Kota Makassar, Sulsel, Ahad (28/3) pagi. Ledakan itu diduga perbuatan teroris dengan bom bunuh diri. (foto : istimewa)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Polda Gorontalo Limpahkan Kasus Pelanggaran Hak Cipta ke Kejaksaan, Ka Kuhu Diangkut Mobil Tahanan

Semarak HBP ke-62, PIPAS LPP Gorontalo Ikut Donor Darah

Dari Pelaksanaan Musrenbang Pemerintah Kota Gorontalo, Target Ekonomi Tumbuh 5,8 Persen, Kemiskinan Menyusut 5,22 Persen

Layanan BPJS Kesehatan, Gorontalo Didominasi Pasien Hipertensi

MAKASSAR – GP – Ledakan super dahsyat terdengar hingga radius beberapa kilomter dari Gereja Katedral, Makassar di Jalan Kajaolalido, Kota Makassar, Sulsel, Ahad (28/3) pagi. Ledakan itu bersumber dari bom high explosive yang sengaja diledakan teroris di lokasi itu. Bom bunuh diri ini membuat seisi gereja yang sedang melangsungkan ibadah misa minggu palma berhamburan, beberapa diantaranya dilaporkan terluka.

Polisi memastikan, pelaku bom bunuh diri meninggal dunia, tubuhnya berhamburan ketika bom berhasil diledakkan. Bahkan, kepala pelaku talempar (terlempar,red)  hingga ke atap sebuah gedung di samping gereja.  Dari foto yang diperoleh wartawan, tampak rambut bomber dalam potongan kepala itu berjenis kelamin laki-laki atau berambut pendek.

Ada darah yang mengering keluar dari hidung serta mulut dari salah satu pelaku bomber Gereja Katedral Makassar ini. Namun untuk pelaku satu lagi, belum ditemukan polisi. “Iya (ditemukan potongan kepala pelaku bomber) itu memang hasil olah TKP (tempat kejadian perkara) demikian ya,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes E Zulpan, dikutip Fajar.co.id, Ahad (28/3).
Kombes Zulpan mengatakan potongan kepala milik terduga bomber tersebut ditemukan di atap sebuah bangunan yang lokasinya tepat di samping Gereja Katedral Makassar. “Itu memang ditemukan di atap bangunan di samping gereja. Jadi di samping gereja ada bangunan,” jelas Zulpan.

Ditambahkanya, ledakan tersebut dianggap sangat mematikan karena memiliki daya ledak tinggi. “Bom yang dipakai berskala besar. Sehingga dua terduga pelaku melakukan bom bunuh diri hingga beberapa bagian tubuhnya berserakan. 19 orang juga terluka atas peristiwa ini,” jelasnya,kemarin.

Atas kejadian itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pun langsung bertolak ke Makassar dan melihat kondisi gereja tersebut. Setelah Jenderal Listyo mengumpulkan keterangan dari jajarannya yang melakukan penyelidikan, disimpulkan bahwa bom yang dipakai terduga pelaku berjenis kelamin laki-laki dan perempuan itu menggunakan bom berdaya ledak tinggi.

“Tadi adalah ledakan dengan menggunakan bom jenis panci,” tambah Kapolri. Sebelumnya, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, pelaku bom diduga berjumlah dua orang. Dia mengatakan, keduanya berboncengan menggunakan sepeda motor matic dengan nomor polisi DD 5984 MD. Saat ini, aparat sedang melakukan identifikasi dari pecahan kendaraan dan potongan tubuh pelaku.

Awalnya, dia mengatakan, pelaku yang diduga menggunakan roda dua ini akan memasuki pelataran atau pintu gerbang gereja. “Tentunya dari dua orang yang mau masuk dicegah oleh security daripada gereja tersebut dan kemudian terjadilah ledakan itu,” katanya.

Pastor Wilhelmus Tulak dari Gereja Katedral Makassar, mengatakan, ledakan terjadi persis ketika pergantian ibadah misa kedua. Saat itu umat yang mengikuti ibadah misa kedua telah pulang. Sedangkan umat yang lain mulai memasuki lokasi gereja. “Jadi ketika umat pulang dan yang lain masuk, datanglah pelaku bom bunh diri itu naik motor mau masuk ke lokasi gereja tapi sudah diamati petugas keamanan kami dan dia menahan di pintu itu dan di situlah terjadi ledakan,” kata Pastor Wilhelmus Tulak. Adapun menurut keterangan saksi, suara ledakan terdengar dari jarak cukup jauh hingga radius satu kilometer.

POLISI GERAK CEPAT

Pasca terjadinya bom bunuh diri yang dilakukan dua terduga pelaku di Gereja Katedral, Makassar, membuat polisi langsung bergerak cepat. Meski dua terduga pelaku itu telah tewas dengan kondisi tubuh yang berserakan di halaman gereja itu, polisi langsung mengamankan empat orang yang diduga punya kaitan dengan dua terduga pelaku yang tewas itu. “Inisial pelaku sudah kami amankan dan sementara mencari kelompok lain. Hari ini kita sudah mengamankan empat orang. Tentu kan kita amankan berkaitan dengan kelompok teror,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit kepada wartawan, Ahad malam, (28/3).

Empat orang yang diduga punya hubungan dengan dua terduga pelaku yang tewas tadi, masih dalam proses pemeriksaan polisi dan akan terus didalami oleh Densus 88 Antiteror. “Diharapkan masyarakat untuk tenang dan jangan panik. Karena ini kepolisian dan TNI sedang telusuri dan sudah perintahkan Densus 88,” jelas Listyo.

Ia menambahkan, dua terduga pelaku ini diduga pernah terlibat operasi di Filipina, tahun 2012 lalu. “Kelompok ini pernah melaksanakan operasi di Dolo, Filipina tahun 2012. Untuk inisial pelaku yang kita dapat sementara kita dalami, terkait dengan hal ini dan bisa dipertanggungjawabkan,” katanya saat berkunjung ke Gereja Katedral Makassar. Selain itu, terduga pelaku ini memilki keterkaitan dengan penangkapan 19 terduga teroris di Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan di Kabupaten Enrekang, pada Januari 2021 lalu. (fajar)

Tags: Berita MakassarBOMBom Katedralgorontalogorontalo postkabar gorontaloKabar MakassarMakassarpoldapolriTerorteroris

Related Posts

Polda Gorontalo Limpahkan Kasus Pelanggaran Hak Cipta ke Kejaksaan, Ka Kuhu Diangkut Mobil Tahanan

Polda Gorontalo Limpahkan Kasus Pelanggaran Hak Cipta ke Kejaksaan, Ka Kuhu Diangkut Mobil Tahanan

Thursday, 16 April 2026
PIPAS LPP Gorontalo saat mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 di Kanwil Ditjenpas Gorontalo, Kamis (16/4/2026). (F. Istimewa)

Semarak HBP ke-62, PIPAS LPP Gorontalo Ikut Donor Darah

Thursday, 16 April 2026
Pelaksanaan Musrenbang Kota Gorontalo yang berlangsung di halaman kantor Wali Kota Gorontalo, Rabu (15/4) malam. (foto: vanni ashari/mg/gorontalo post)

Dari Pelaksanaan Musrenbang Pemerintah Kota Gorontalo, Target Ekonomi Tumbuh 5,8 Persen, Kemiskinan Menyusut 5,22 Persen

Thursday, 16 April 2026
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo Tri Mayudin(Foto : Lidya/Gorontalo Post)

Layanan BPJS Kesehatan, Gorontalo Didominasi Pasien Hipertensi

Thursday, 16 April 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi melantik Syafrin Liputo sebagai Wali Kota Jakarta Selatan pada Rabu (15/4). (Diskominfotik DKI Jakarta)

Syafrin Liputo Resmi Wali Kota Jaksel

Thursday, 16 April 2026
Syafrin Liputo

Putra Gorontalo Calon Wali Kota Jaksel

Wednesday, 15 April 2026
Next Post
CEGAH COVID-19: Seluruh Karyawan ASTON Gorontalo Divaksin

CEGAH COVID-19: Seluruh Karyawan ASTON Gorontalo Divaksin

Discussion about this post

Rekomendasi

Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

Thursday, 16 April 2026
Oknum Kades di Pohuwato saat diperiksa sebagai tersangka, dan dilakukan penahanan terkait dengan dugaan aktivitas PETI. (foto: istimewa)

Jadi Bos PETI Oknum Kades Dibui, Kerahkan Eskavator Keruk Material Tambang di Sungai Alamutu

Wednesday, 15 April 2026
Polda Gorontalo Limpahkan Kasus Pelanggaran Hak Cipta ke Kejaksaan, Ka Kuhu Diangkut Mobil Tahanan

Polda Gorontalo Limpahkan Kasus Pelanggaran Hak Cipta ke Kejaksaan, Ka Kuhu Diangkut Mobil Tahanan

Thursday, 16 April 2026
Penahanan Oknum Kepala Desa di salah satu desa di Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato berinisial KR.

Oknum Kades di Pohuwato Dibui, Diduga Jadi Pemodal PETI Buntulia

Thursday, 16 April 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Profesi-Profesi Hebat

    120 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Putra Gorontalo Calon Wali Kota Jaksel

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Edan! di Halte Kampus UNG, Pria Ini Pamerkan ‘Anunya’ di Hadapan Mahasiswi

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Oknum Pegawai BSG Bobol Brankas, Kerugian Rp 13,1 Miliar, Termasuk Kuras Rekening Dormant

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.