logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Pesanan Vaksin

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Wednesday, 9 December 2020
in Disway
0
Pesanan Vaksin
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Satpam MBG

Anak Telur

Sakit Jantung

Dua Menit

Oleh:
DahlanIskan

MENGAPA kita membeli vaksin Sinovac, Tiongkok? Kok bukan Pfizer-nya Amerika Serikat?

Saya cenderung mensyukuri saja keputusan tersebut. Sambil terus mengkritisi perkembangan berikutnya. Terutama soal efektivitasnya.

Kalau pun waktu itu kita memutuskan membeli Pfizer saya tidak bisa membayangkan betapa rumit penanganan logistiknya.

Terutama karena vaksin Covid produksi Pfizer –dan juga Moderna– itu harus disimpan dalam suhu minus-70 derajat Celsius. Biofarma di Bandung tentu memiliki fasilitas itu. Tapi bagaimana mendistribusikannya ke daerah-daerah? Lalu bagaimana menyimpannya di puskesmas-puskesmas atau RSUD?

Tentu fasilitas itu bisa diadakan. Tapi menjadi ribet pengadaan kotak atau lemari bersuhu minus70 derajat itu. Jangan-jangan hanya spec-nya yang minus 70 tapi isinya hanya mie tanpa merek.

Memang vaksin itu masih bisa bertahan setelah dikeluarkan dari penyimpan minus 70 derajat. Tapi maksimal hanya lima hari. Setelah itu tidak bisa dipakai lagi.

Sedang vaksin Covid dari  Sinovac bisa disimpan di dalam kulkas bersuhu minus 8 derajat. Bahkan masih bisa di suhu minus 2 derajat.

Fasilitas penyimpanan seperti itu banyak dimiliki siapa saja. Di mana-mana. Tinggal bagaimana jajaran tim vaksinasi bisa disiplin. Jangan sampai ada satu mata rantai distribusi yang teledor atau menganggap enteng.

Itulah yang terjadi di Korea Selatan dua bulan lalu. Ketika penduduk di sana dianjurkan menjalani vaksinasi antiflu. Untuk menghadapi musim dingin sekarang ini.

Hebohnya Anda sudah tahu: beberapa orang meninggal dunia. Hoakspun banyak beredar: mereka itu meninggal akibat menjalani vaksinasi Covid. Padahal itu vaksinasi antiflu.

Penelitian pun dilakukan. Ternyata ditemukan ada yang menaruh kardus berisi vaksin  antiflu di luar pendingin. Dianggap masih ada toleransi. Toh udara di luar sudah mulai masuk musim dingin.

Bayangkan kalau kita mendatangkan vaksin Pfizer. Bayangkan juga kebiasaan sembrono kita-kita ini. Maka dari sudut handling di lapangan, saya merasa vaksin Sinovac lebih cocok dengan ”budaya” sembrono kita.

Tentu kita masih harus menunggu pemberitahuan resmi: berapa persen efektivitas vaksin Sinovac itu. Ekspektasi kita pun tidak setinggi vaksin Pfizer yang rata-rata bisa 95 persen. Atau 90 persen untuk golongan umur di atas 60 tahun.

Kalau pun vaksin Sinovac bisa 85 persen baiknya tetap kita terima. Artinya, dari 100 orang yang menjalani vaksinasi ada 15 orang yang tidak muncul imunitasnya.

Kita sudah berharap banyak vaksinasi lah jalan keluar dari pandemi ini.

Boleh dikata, sekarang ini dunia sedang berebut vaksin. Antar negara kaya pun berebut barang yang sama.

Karena itu Inggris melangkah lebih dulu: menyetujui penggunaan vaksin Pfizer. Langkah kuda Inggris inipun bikin sewot Amerika: kok bisa-bisanya Inggris mengeluarkan persetujuan lebih cepat dari Amerika.

Itu sampai membuat Presiden Donald Trump marah-marah: bagaimana Amerika bisa kalah cepat.

Ternyata prosedur persetujuan di Inggris memang lebih cepat. Di sana tidak perlu tahap ”uji publik”. Sedang di Amerika tahap uji publik itu mutlak.

Uji publik di Amerika itu baru dilakukan tadi malam. Waktu Jakarta. Lewat satu forum yang dilaksanakan secara online. Belum tahu hasilnya seperti apa.

Meski namanya uji publik yang diundang tetap saja terbatas. Yakni Hanya para ahli vaksin. Dari berbagai lembaga dan universitas. Jumlah mereka 15 orang pilihan. Penyelenggaranya: FDA –badan otoritas makanan dan obat-obatan Amerika. Setelah uji publik itulah FDA baru bersikap: apakah vaksin Pfizer dan Moderna diizinkan disuntikkan. Itu pun dengan status penggunaan darurat.

Trump rupanya serba tidak sabar.

Sehari sebelum uji publik FDA  itu Presiden Trump mengadakan acara khusus di Gedung Putih: KTT Vaksin. Semua pabrik obat diundang. Demikian juga lembaga terkait. Trump kelihatannya ingin menumpahkan kejengkelannya di KTT itu. Terutama mengapa vaksin itu tidak bisa tersedia tepat waktu. ”Tepat waktu” yang dimaksud Trump tentunya adalah sebelum Pilpres.

Karena itu Pfizer dan Moderna menyatakan secara terbuka: tidak mau menghadiri KTT di Gedung Putih itu. Betapa beraninya. Daripada ditekan-tekan.

Pfizer juga berani mengumumkan ini: tidak bisa memenuhi permintaan tambahan dari pemerintah Amerika.

Jatah untuk Amerika adalah 100 juta. Itulah angka yang sudah dialokasikan. Sesuai dengan kontrak pembelian yang dilakukan Trump.

Tentu 100 juta itu tidak cukup. Amerika perlu sekitar 300 juta –dua kali suntik. Mungkin soal ini pula yang membuat Pfizer menolak diundang ke Gedung Putih.

Padahal Trump-lah yang menetapkan program Operation Warp Speed. Yang bisa mempercepat penemuan dan produksi vaksin Covid. Yakni dengan cara memberi dana triliunan kepada pabrik obat. Sebagai ”uang pemesanan di muka” sebanyak 100 juta unit.

Dalam target Operation Warp Speed itu Pfizer mampu memproduksi 200 juta. Maka Trump menyangka 200 juta itu untuk Amerika sendiri.

Ternyata tidak. Pfizer melihat bukti pemesanan: Amerika ”hanya” pesan 100 juta. Maka selebihnya ia jual ke negara-negara lain. Termasuk Inggris. Uangnya pun sudah diterima. Barang harus dikirim.

“Maka untuk pemesanan tambahan dari Amerika itu baru bisa dikirim Juni atau Juli 2021,” ujar eksekutif Pfizer seperti secara luas diberitakan di media Amerika.

Jangan-jangan kita juga punya persoalan mengenai ”pemesanan di muka” itu. Kok berita kedatangan vaksin Sinovac kemarin hanya menyebut jumlah 1,5 juta unit. Padahal penegasan pemerintah tempo hari menyebut: di bulan November bisa dikirim 10 juta. Setelah itu setiap bulan 10 juta.

Saya masih sedikit berharap angka di berita kedatangan itulah yang tidak benar.(*)

Tags: Dahlan IskanDiswayPesanan Vaksin

Related Posts

Sakit Jantung

Sakit Jantung

Saturday, 25 July 2026
Anak Telur

Anak Telur

Saturday, 25 July 2026
Satpam MBG

Satpam MBG

Saturday, 25 July 2026

Dua Menit

Wednesday, 22 July 2026
Burger Tempe

Burger Tempe

Tuesday, 21 July 2026
Paket Roaming

Paket Roaming

Sunday, 19 July 2026
Next Post
Serba-Serbi Pilkada : Ada TPS Hello Kitty, KPPS Patungan untuk Dekorasi

Serba-Serbi Pilkada : Ada TPS Hello Kitty, KPPS Patungan untuk Dekorasi

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 22 Juli 2026

Rekomendasi

11 WNA dan Dua Awak Kapal Hilang di Teluk Tomini, Tim SAR Sisir Jalur Pelayanan

11 WNA dan Dua Awak Kapal Hilang di Teluk Tomini, Tim SAR Sisir Jalur Pelayanan

Saturday, 25 July 2026
Febrie Ditahan Tanpa Diborgol dan Rompi Tahanan, Kejagung: Sudah Malam

Febrie Ditahan Tanpa Diborgol dan Rompi Tahanan, Kejagung: Sudah Malam

Saturday, 25 July 2026
11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

Saturday, 25 July 2026
Sakit Jantung

Sakit Jantung

Saturday, 25 July 2026

Pos Populer

  • AHM Technical Skill Contest 2026, PT DAW Utus Dua Wakil Terbaik

    AHM Technical Skill Contest 2026, PT DAW Utus Dua Wakil Terbaik

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Gorontalo Siaga Kemarau, Gubernur Terbitkan Edaran, Waspada Krisis Air Bersih

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Wagub Gorontalo Idah Syahidah Hadiri Bahagia QRIS Fest 2026 di Limboto

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Spanyol, Bola, dan Islam

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.