logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Biomasa
Home Headline

Cerita Pasien 01 Gorontalo Berhasil ‘Taklukkan’ Covid-19 : Cukup Patuh Protkes dan Ikuti Anjuran Nakes

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Saturday, 21 November 2020
in Headline
0
Cerita Pasien 01 Gorontalo Berhasil ‘Taklukkan’ Covid-19 :  Cukup Patuh Protkes dan Ikuti Anjuran Nakes
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Pemerintah Beri Jaminan, BBM Subsidi Tak Naik Sampai Lebaran

Malam Qunut, Tradisi Unik Berburu Kacang dan Pisang

Pabrik Gula Gorontalo Jual Gula Murah Stabilkan Harga Pasar

Adhan Kumpul Para Politisi, Tak Ada Sekat, Idah Serukan Harmonisasi



Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menarik nafas panjang, di belakangnya berdiri Wakil Gubernur Idris Rahim dan sejumlah kepala daerah di Gorontalo. Hari itu, kamis 9 April 2020 malam, Rusli mengumumkan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pertama di Gorontalo.

Rendi Wardani Fathan – Gorontalo

KABAR Kurang baik itu diumumkan setelah rumah sakit Aloe Saboe merawat seorang pasien yang sedari awal memang dicurigai Covid-19. Pasien 01 itu berinisial DD, ia warga Desa Tumbihe, Kecamatan Kabila, Bone Bolango. “Hari ini kami mendapat kabar kurang baik, bahwa hasil tes laboratorium yang dilakukan di Makassar itu menyatakan bahwa pasien dalam pengawasan di Rumah Sakit Aloei Saboe dinyatakan positif tertular virus corona,” kata Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie.

Begitu pasien 01 diumumkan, kondisi masyarakat Gorontalo seketika khawatir, keluarga pasien 01 itu, bahkan dikucilkan lantaran dituding sebagai pembawa virus ke Gorontalo. Secara nasional, Gorontalo memang menjadi provinsi yang terakhir terpapar Covid-19. Selain tekanan psikologi bagi keluarga pasien 01, turut pula berdampak pada perekonomian mereka, tempat usaha yang menjadi sumber penghasilan keluarga terpaksa ditutup. Mereka juga dengan sendirinya melakukan karantina mandiri di rumah, bahkan sebagian anggota keluarga dilakukan isolasi di tempat yang telah disiapkan pemerintah, karena menunjukan reaktif Covid-19. Pasien 01 DD, diduga terpapat awal virus itu saat pertemuan akbar kelompok jamaah tabliq di Gowa, Sulawesi Selatan.

Ia menceritakan, pertama kali dinyatakan positif, dirinya sangat terpukul. Sebab, saat itu ia harus menjalani isolasi. Artinya, dia tak boleh lagi berinteraksi dengan keluarga dan teman dekatnya. Selama menjalani isolasi, dirinya juga rela untuk tidur sendirian di ruangan khusus pasien Covid-19 yang ada di RS Aloe Saboe (RSAS) Kota Gorontalo. RSAS merupakan rumah sakit rujukan Covid-19 di Provinsi Gorontalo. Menurutnya, sebelum diketahui ia menderita Covid-19, ia hanya mengeluh kurang enak badan. “Tidak bisa menelan makanan. Saya lalu ke Aloei Saboe (Rumah sakit),”ujarnya.

Saat di rumah sakit, gejalanya menurut medis, ternyata menyerupai ciri-ciri Covid-19, ia kemudian dilakukan rapid test dan reaktif. Perawat kemudian melakuka tes usap (swab). Spesimennya dikirim ke laboratorium kesehatan di Makassar, tiga hari berikut hasilnya keluar, dan positif. “Saat itu saya cukup terpukul. Karena mereka bilang saya harus menjalani isolasi,”carita DD.

Selama menjalani isolasi di rumah sakit, ia patuh terhadap instruksi medis. Hanya saja, beberapa hari diisolasi, ada pasien lainya juga terkonfirmasi positif yang dirawat. Pasien ini ternyata kabur dari rumah sakit, mungkin karena tidak tahan harus diisolasi. Kondisi itu, membuat petugas medis memperketat isolasi. Ia dikurung di dalam ruangan perawatan, pintu dikunci mati, jendela pun dipaku dan dipalang. Ia benar-benar berasa di dalam penjara, sangat sepi.  “Pernah ruangannya di kunci mati. Jendela di paku mati. Soalnya ada pasien yang kabur waktu itu. Karena kelakuan itu pasien, torang (kami) kena imbas,” ucap DD.

Isolasi super ketat itu berlangsung selama beberapa hari, setelah itu ia dan beberapa pasien lainya, sudah bisa menikmati udara bebas. Setiap pagi mereka olahraga, dan berjemur dibawah terik matahari setiap pukul 10.00 wita. Kemudian pukul 11.00 Wita masuk lagi ke ruang isolasi untuk mengkonsumsi makanan dan obat yang telah disediakan.

Singkat cerita, ia pun dinyatakan sembuh, setelah dua kali dilakukan swab tes hasilnya negatif. Kendati begitu, oleh perawat, dirinya belum bisa kembali ke rumah, karena harus menunggu hasil swab yang ke tiga. Empat hari kemudian hasil swab ke tiga pun tiba, hasilnya ia kembali positif. Kabar buruk itu, membuat DD harus lebih lama berada di ruang isolasi RSAS.

“Saya kembali divonis positif Covid-19. Tapi, dengan pengalaman saat pertama saya positif saya bisa melewati fase itu. Seminggu kemudian, saya akhirnya dinyatakan sembuh. Saya sangat bersyukur. Karena bisa kembali ke rumah setelah dinyatakan negatif,” tutup DD.

Menurutnya, untuk sembuh dari Covid-19 sebetulnya mudah, jika bagi pasien yang tanpa penyakit bawaan. Cukup dengan patuh seluruh intruksi tenaga kesehatan (Nakes), prose penyembuhan akan semakin cepat, dan Covid-19 bisa ditaklukkan. “Saya juga dua kali positif Covid-19. Tapi bagi saya, mudah sebenarnya untuk sembuh dari ini Corona. Patuh dengan perintah tenaga kesehatan dan rajin salat, kita bisa sembuh,” ungkap DD saat berbincang dengan Gorontalo Post, Kamis (19/11). Yang paling penting kata DD, bukan bagaimana sembuh dari perawatan Covid-19, namun bagaimana mengatasinya.

Sebab, lanjut DD mencegah ternyata lebih mudah daripada mengobati. Mencegah, cukup dengan 3 M, yakni mencuci tangan dengan sabun dengan air mengalir, memakai masker, dan selalu menjaga jarak. “Mudah dilakukan, saya harapkan jangan sampai mengabaikan protokol kesehatan,”tandasnya. (**)

Tags: bone bolangpoCovid-19gorontalogubernurisolasi mandirikabilapasien 01 gorontalorusli habibietumbihe

Related Posts

Lapak pasar murah milik PT PG Gorontalo diserbu warga dengan penjualan gula murah Rp 16.000/kg. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Pabrik Gula Gorontalo Jual Gula Murah Stabilkan Harga Pasar

Friday, 6 March 2026
DISTRIBUSI ENERGI: Pimpinan Pertamina Patra Niaga Sulawesi mengecek langsung dan memastikan kelancaran distribusi BBM di Gorontalo (foto: dok-pertamina patra niaga sulawesi)

Pemerintah Beri Jaminan, BBM Subsidi Tak Naik Sampai Lebaran

Friday, 6 March 2026
15 RAMADAN: Lapangan Batudaa, Kabupaten Gorontalo dipadati ribuan warga untuk berburu kacang dan pisang pada tradisi malam qunut, Kamis (5/3). Masyarakat setempat mengemasnya dalam bentuk festival. (foto: Aviva Dinanti Lambalano/ gorontalo post)

Malam Qunut, Tradisi Unik Berburu Kacang dan Pisang

Friday, 6 March 2026
UNTUK GORONTALO - Pertemuan para politisi Gorontalo yang digagas Wali Kota Adhan Dambea berlangsung penuh kekeluargaan dan harmonis, Kamis (5/3) di Hotel Grand Q Kota Gorontalo. (foto: istimewa)

Adhan Kumpul Para Politisi, Tak Ada Sekat, Idah Serukan Harmonisasi

Friday, 6 March 2026
Gubernur Gusnar Ismail bersama Rektor UNG Eduart Wolok membunyikan alat musik tradisional Polo Palo tanda diluncurnya program studi pendidikan dokter spesial spesialis anestesiologi dan terapi intensif di Fakultas Kedokteran UNG di Ballroom UTC Damhil Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Selasa (3/3). (Foto : Bahrian/Pemprov)

Gubernur Gusnar Ismail Hadiri Peluncuran Prodi Dokter Spesialis dan Subspesialis di UNG

Thursday, 5 March 2026
Airlangga Hartarto

Cek Rekening THR so Cair, ASN/TNI/Polri Mulai Dibayarkan, Ojol Juga Dapat

Wednesday, 4 March 2026
Next Post
Guru, Insan Cendekia  dan Panggilan Pengabdian

Criminal Minds dan Pengendaliannya

Discussion about this post

Rekomendasi

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Maruly Pardede, saat memberikan keterangan pers. Rabu (04/02), di Mapolda Gorontalo.(Foto: Natharahman/ Gorontalo Post)

Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

Thursday, 5 March 2026
Prof. Eduart Wolok

Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

Wednesday, 4 March 2026
Lapak pasar murah milik PT PG Gorontalo diserbu warga dengan penjualan gula murah Rp 16.000/kg. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Pabrik Gula Gorontalo Jual Gula Murah Stabilkan Harga Pasar

Friday, 6 March 2026
15 RAMADAN: Lapangan Batudaa, Kabupaten Gorontalo dipadati ribuan warga untuk berburu kacang dan pisang pada tradisi malam qunut, Kamis (5/3). Masyarakat setempat mengemasnya dalam bentuk festival. (foto: Aviva Dinanti Lambalano/ gorontalo post)

Malam Qunut, Tradisi Unik Berburu Kacang dan Pisang

Friday, 6 March 2026

Pos Populer

  • Prof. Eduart Wolok

    Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • 10 Karyawan Perusahaan di Pohuwato Positif Narkoba

    60 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Audiensi Strategis: Investor Jepang Gali Informasi Legalitas dan Dampak Sosial PT BJA

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Menjembatani Visi-Misi Kepala Daerah dan Kerja Birokrasi

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.