logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Cerita Pasien 01 Gorontalo Berhasil ‘Taklukkan’ Covid-19 : Cukup Patuh Protkes dan Ikuti Anjuran Nakes

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Saturday, 21 November 2020
in Headline
0
Cerita Pasien 01 Gorontalo Berhasil ‘Taklukkan’ Covid-19 :  Cukup Patuh Protkes dan Ikuti Anjuran Nakes
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

Pertamina Kirim 400 Liter BBM Biosolar untuk Penanganan Bencana Banjir Gorut

Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen



Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menarik nafas panjang, di belakangnya berdiri Wakil Gubernur Idris Rahim dan sejumlah kepala daerah di Gorontalo. Hari itu, kamis 9 April 2020 malam, Rusli mengumumkan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pertama di Gorontalo.

Rendi Wardani Fathan – Gorontalo

KABAR Kurang baik itu diumumkan setelah rumah sakit Aloe Saboe merawat seorang pasien yang sedari awal memang dicurigai Covid-19. Pasien 01 itu berinisial DD, ia warga Desa Tumbihe, Kecamatan Kabila, Bone Bolango. “Hari ini kami mendapat kabar kurang baik, bahwa hasil tes laboratorium yang dilakukan di Makassar itu menyatakan bahwa pasien dalam pengawasan di Rumah Sakit Aloei Saboe dinyatakan positif tertular virus corona,” kata Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie.

Begitu pasien 01 diumumkan, kondisi masyarakat Gorontalo seketika khawatir, keluarga pasien 01 itu, bahkan dikucilkan lantaran dituding sebagai pembawa virus ke Gorontalo. Secara nasional, Gorontalo memang menjadi provinsi yang terakhir terpapar Covid-19. Selain tekanan psikologi bagi keluarga pasien 01, turut pula berdampak pada perekonomian mereka, tempat usaha yang menjadi sumber penghasilan keluarga terpaksa ditutup. Mereka juga dengan sendirinya melakukan karantina mandiri di rumah, bahkan sebagian anggota keluarga dilakukan isolasi di tempat yang telah disiapkan pemerintah, karena menunjukan reaktif Covid-19. Pasien 01 DD, diduga terpapat awal virus itu saat pertemuan akbar kelompok jamaah tabliq di Gowa, Sulawesi Selatan.

Ia menceritakan, pertama kali dinyatakan positif, dirinya sangat terpukul. Sebab, saat itu ia harus menjalani isolasi. Artinya, dia tak boleh lagi berinteraksi dengan keluarga dan teman dekatnya. Selama menjalani isolasi, dirinya juga rela untuk tidur sendirian di ruangan khusus pasien Covid-19 yang ada di RS Aloe Saboe (RSAS) Kota Gorontalo. RSAS merupakan rumah sakit rujukan Covid-19 di Provinsi Gorontalo. Menurutnya, sebelum diketahui ia menderita Covid-19, ia hanya mengeluh kurang enak badan. “Tidak bisa menelan makanan. Saya lalu ke Aloei Saboe (Rumah sakit),”ujarnya.

Saat di rumah sakit, gejalanya menurut medis, ternyata menyerupai ciri-ciri Covid-19, ia kemudian dilakukan rapid test dan reaktif. Perawat kemudian melakuka tes usap (swab). Spesimennya dikirim ke laboratorium kesehatan di Makassar, tiga hari berikut hasilnya keluar, dan positif. “Saat itu saya cukup terpukul. Karena mereka bilang saya harus menjalani isolasi,”carita DD.

Selama menjalani isolasi di rumah sakit, ia patuh terhadap instruksi medis. Hanya saja, beberapa hari diisolasi, ada pasien lainya juga terkonfirmasi positif yang dirawat. Pasien ini ternyata kabur dari rumah sakit, mungkin karena tidak tahan harus diisolasi. Kondisi itu, membuat petugas medis memperketat isolasi. Ia dikurung di dalam ruangan perawatan, pintu dikunci mati, jendela pun dipaku dan dipalang. Ia benar-benar berasa di dalam penjara, sangat sepi.  “Pernah ruangannya di kunci mati. Jendela di paku mati. Soalnya ada pasien yang kabur waktu itu. Karena kelakuan itu pasien, torang (kami) kena imbas,” ucap DD.

Isolasi super ketat itu berlangsung selama beberapa hari, setelah itu ia dan beberapa pasien lainya, sudah bisa menikmati udara bebas. Setiap pagi mereka olahraga, dan berjemur dibawah terik matahari setiap pukul 10.00 wita. Kemudian pukul 11.00 Wita masuk lagi ke ruang isolasi untuk mengkonsumsi makanan dan obat yang telah disediakan.

Singkat cerita, ia pun dinyatakan sembuh, setelah dua kali dilakukan swab tes hasilnya negatif. Kendati begitu, oleh perawat, dirinya belum bisa kembali ke rumah, karena harus menunggu hasil swab yang ke tiga. Empat hari kemudian hasil swab ke tiga pun tiba, hasilnya ia kembali positif. Kabar buruk itu, membuat DD harus lebih lama berada di ruang isolasi RSAS.

“Saya kembali divonis positif Covid-19. Tapi, dengan pengalaman saat pertama saya positif saya bisa melewati fase itu. Seminggu kemudian, saya akhirnya dinyatakan sembuh. Saya sangat bersyukur. Karena bisa kembali ke rumah setelah dinyatakan negatif,” tutup DD.

Menurutnya, untuk sembuh dari Covid-19 sebetulnya mudah, jika bagi pasien yang tanpa penyakit bawaan. Cukup dengan patuh seluruh intruksi tenaga kesehatan (Nakes), prose penyembuhan akan semakin cepat, dan Covid-19 bisa ditaklukkan. “Saya juga dua kali positif Covid-19. Tapi bagi saya, mudah sebenarnya untuk sembuh dari ini Corona. Patuh dengan perintah tenaga kesehatan dan rajin salat, kita bisa sembuh,” ungkap DD saat berbincang dengan Gorontalo Post, Kamis (19/11). Yang paling penting kata DD, bukan bagaimana sembuh dari perawatan Covid-19, namun bagaimana mengatasinya.

Sebab, lanjut DD mencegah ternyata lebih mudah daripada mengobati. Mencegah, cukup dengan 3 M, yakni mencuci tangan dengan sabun dengan air mengalir, memakai masker, dan selalu menjaga jarak. “Mudah dilakukan, saya harapkan jangan sampai mengabaikan protokol kesehatan,”tandasnya. (**)

Tags: bone bolangpoCovid-19gorontalogubernurisolasi mandirikabilapasien 01 gorontalorusli habibietumbihe

Related Posts

Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026
Mohammad Kilat Wartabone Semasa Hidup

In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

Monday, 8 June 2026
Pertamina Kirim 400 Liter BBM Biosolar untuk Penanganan Bencana Banjir Gorut

Pertamina Kirim 400 Liter BBM Biosolar untuk Penanganan Bencana Banjir Gorut

Saturday, 6 June 2026
Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen

Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen

Friday, 5 June 2026
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea disambut para guru saat membuka SPMB tahun 2026 tingkat Kota Gorontalo, Rabu (3/6). (foto: istimewa)

Wali Kota Gorontalo Siap Pasang Badan untuk Guru, Adhan: Jangan Lagi Ada Kriminalisasi

Thursday, 4 June 2026
Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo, Arie Suwandani. (F. Istimewa)

Gaji 13 Cair Hari Ini, Rp 120,59 M Dikucurkan DJPb Gorontalo

Tuesday, 2 June 2026
Next Post
Guru, Insan Cendekia  dan Panggilan Pengabdian

Criminal Minds dan Pengendaliannya

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

Monday, 8 June 2026
Gubernur Gusnar Ismail pada peresmian Gorontalo menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan. (foto: dok-pemprov)

PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

Monday, 8 June 2026
Polsek Wonosari bergerak cepat menangani peristiwa meninggalnya seorang masyarakat yang diakibatkan tersengat aliran listrik.

Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

Monday, 8 June 2026
Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.