logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Plurinational Bola

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Friday, 23 October 2020
in Disway
0
Plurinational Bola
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh: Dahlan Iskan

TESLA dan Elon Musk tiba-tiba populer di Bolivia. Tentu belum ada mobil listrik di negara pegunungan yang miskin di pedalaman Amerika Latin itu.

Bos Tesla itu populer di sana justru karena dibenci. Elon Musk memang punya keinginan menguasai sumber-sumber lithium di Bolivia. Di sanalah sumber lithium terbesar di dunia. Sebagai bahan baku baterai. Untuk proyek mobil listriknya. Atau untuk power bank skala 10 sampai 100 Megawatt-nya.

Ketika Juan Evo Morales menjadi presiden terlama di Bolivia (13 tahun) hubungannya dengan Amerika sangat buruk. Tambang-tambang tidak boleh dikuasai asing. Termasuk lithium. Yang sudah telanjur dikuasai asing pun diusahakan untuk nasionalisasi.

Related Post

Halo Wani

Juara Dunia

Hidup QRIS

Yossi Cohen

Bolivia juga tidak mau lagi menerima pinjaman dari Bank Dunia maupun IMF. Pembangunan ekonominya difokuskan ke pedesaan dan pelestarian alam. Morales memang suku asli pertama yang menjadi presiden Bolivia. Yang menurunkan gaji presiden di hari pertama pelantikannya.

Ia sangat mencintai petani, buruh dan sepak bola. Sampai umur 50 pun ia masih menandatangani kontrak sebagai pemain profesional sepak bola di klub lokal di sana. Dalam kedudukannya yang sudah menjadi presiden.

Maka ketika Morales mengundurkan diri sebagai presiden Bolivia tahun lalu, Elon Musk bersorak. Unggahan Twitter-nya menunjukkan itu. Apalagi Morales mengakhiri jabatan dengan harus bersembunyi di kampungnya di pedalaman. Sebelum akhirnya difungsikan ke Meksiko –dan kini berada di pengasingan di Argentina.

Morales sendiri merasa Amerika-lah yang mendalangi penggulingannya itu. Morales memang pro-Kuba, Venezuela, Iran, Libya, Palestina, dan Tiongkok. Ia anti imperialisme dan kolonialisme –termasuk yang versi modernnya.

Kegembiraan Elon Musk itu ternyata tidak lama. Dalam pemilu minggu lalu (18 Oktober 2020) jagonya kalah. Yang menang adalah partainya Morales: Partai Pro Sosialis.

Yang menjadi presiden adalah tangan kanan Morales. Yakni tokoh lulusan Inggris yang dua kali menjadi menteri keuangan dan ekonomi presiden Morales. Namanya: Luis Arce.

Ia bukan suku asli seperti Morales. Ia keturunan Spanyol ­–sebagaimana umumnya orang Amerika Latin. Tapi ialah arsitek pembangunan ekonomi selama Morales jadi presiden.

Selama kekuasaan Morales, kemiskinan menurun sampai 10 persen. Pertanian ia utamakan –sebagai pemenuhan kebutuhan pangan dalam negeri. Yang rakyat pedesaan juga menyukai adalah dilegalkannya tanaman coca. “Coca itu tidak sama dengan cocaine,” ujar Morales.

Rakyat Bolivia memang tidak bisa dipisahkan dari tanaman coca. Yang salah satunya memang menjadi bahan baku cocaine – -melalui proses pengolahan beberapa tahap. Kandungan cocaine di dalam coca hanya 0.25 persen sampai 0.77 persen.

Suatu saat, di masa lalu, coca cola juga menggunakan bahan coca –yang kemudian beralih ke bahan pengganti.

Bagi penduduk setempat coca untuk dikunyah seperti sirih di Indonesia. Hanya campurannya bukan gambir dan kapur, melainkan bahan dari tanaman quinoa.

Coca juga dipakai untuk sayur, obat, tulang patah, wanita melahirkan dan analgesik –penahan sakit.

Bolivia memang jarang diperbincangkan. Juga baru sekali ini masuk Disway.

Di tangan presiden baru Luis Arce (57 tahun) ini Bolivia kelihatannya tetap kiri –tapi kiri dalam. Ia berjanji untuk tidak akan menjadi bonekanya Morale.

Memang sebelum pemilu tokoh-tokoh dari partai kiri terbang ke Argentina. Mereka berunding di tempat pengasingan Morales. Delapan jam mereka menyamakan misi. Akhirnya mereka sepakat memilih Luis Arca sebagai capres dari Partai kiri.

Presiden Arca tentu belajar dari banyaknya kontroversi selama Morales jadi presiden. Yang terlalu “merakyat”. Toh akhirnya Morales harus membangun jalan tol. Yang harus melewati hutan. Yang secara nyata berlawanan dengan tekad pertamanya untuk pro secara total terhadap pelestarian hutan.

Bahkan Morales di akhir masa jabatannya juga membangun istana baru. Yang salah satunya berupa gedung pencakar langit 29 lantai. Yang tertinggi di Bolivia.

Awalnya Morales juga memaksakan tokoh-tokoh suku  asli seperti suku Aymara mendominasi kabinet. Tapi akhirnya ketahuan tidak bisa bekerja. Setahun kemudian harus reshuffle. Menteri yang suku asli tinggal 3 orang.

Morale juga pernah memaksakan 50 persen anggota kabinetnya perempuan. Tapi ia pun me-reshuffle-nya.

Bolivia begitu terisolasi di pedalaman Amerika Latin. Datarannya juga sangat tinggi –salah satu tertinggi di dunia. Separo penduduknya suku Indian –dengan berbagai kelompok dan bahasa.

Tapi di zaman Morale dunia menjadi tahu satu bentuk negara yang bukan Republik tapi juga bukan kerajaan. Bukan negara federal juga bukan negara kesatuan.

Bolivia oleh Morale diubah menjadi negara berbentuk ini: Plurinational. Yakni negara yang terdiri dari begitu banyak suku, bahasa dan budaya ­–yang dijamin eksistensinya dan keterwakilannya.

Tapi mereka selalu bersatu dalam sepak bola. Mereka juga memiliki satu bahasa yang lebih tinggi dari bahasa nasionalnya. Yakni: bahasa bola. (*)

 

Tags: Disway

Related Posts

Wani Sabu saat menerima Lifetime Achievement Award di ajang Contact Center World 2025 di Bali.-Instagram Wani Sabu-

Halo Wani

Wednesday, 22 April 2026
Ilustrasi fitur-fitur di Halo BCA.--

Juara Dunia

Tuesday, 21 April 2026
Ilustrasi penggunaan QRIS di Tiongkok yang banyak membantu WNI.-Dibuat dengan bantuan AI-

Hidup QRIS

Monday, 20 April 2026
Salah seorang jurnalis asing mengabadikan gambar sebuah kerusakan akibat serangan udara AS yang menyasar sebuah perkampungan di wilayah Fardis, Barat kota Tehran, Iran.-Vahid Salemi-Association Press

Yossi Cohen

Friday, 17 April 2026
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring OTT KPK, dengan total kekayaan tercatat Rp20,3 miliar.--Instagram gatutsunu

Tulung Agung

Thursday, 16 April 2026
--

Bertahan Menyerang

Wednesday, 15 April 2026
Next Post
Mendagri Tito Karnavian menyerahkan penghargaan TPID terbaik kawasan Sulawesi kepada Gubernur Rusli Habibie, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (22/10). (Foto: Zakir-BPPG/pemprov).

Realisasi APBD Gorontalo Tercepat

Discussion about this post

Rekomendasi

AKBP H. Busroni

Pidana Menanti Polisi Terlibat PETI, Janji Kapolres Pohuwato, Termasuk Sanksi Internal

Wednesday, 22 April 2026
Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

Monday, 20 April 2026
Wardoyo Pongoliu

Izin Tambang, IPR Dengilo Tunggu Persetujuan Pemkab

Tuesday, 21 April 2026
Basri Amin

Batas-Batas Pengobatan

Monday, 20 April 2026

Pos Populer

  • Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

    Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Batas-Batas Pengobatan

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.