logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Otomotif

DAW Dorong Continuous Improvement Melalui WIF 2026

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 20 May 2026
in Otomotif
0
PT. Daya Adicipta Wisesa (DAW) kembali menggelar Wisesa Improvement Forum (WIF) 2026, Senin (18/5). (foto: dok-daw)

PT. Daya Adicipta Wisesa (DAW) kembali menggelar Wisesa Improvement Forum (WIF) 2026, Senin (18/5). (foto: dok-daw)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, MANADO — PT. Daya Adicipta Wisesa (DAW) kembali menghadirkan ajang tahunan Wisesa Improvement Forum (WIF) 2026 yang dilaksanakan pada Senin, 18 Mei 2026.

Kegiatan ini menjadi sarana bagi seluruh karyawan untuk menunjukkan kontribusi nyata melalui berbagai ide, inovasi, serta project improvement yang mendukung pengembangan perusahaan secara berkelanjutan.

Tahun ini, WIF mengangkat tema “Kick-Off the Actions : Reach For Excellence” sebagai dorongan bagi seluruh insan DAW untuk terus mengambil langkah nyata dalam menciptakan budaya kerja yang lebih efektif, inovatif, dan berorientasi pada kualitas.

Melalui forum ini, setiap tim diberikan kesempatan untuk mempresentasikan project terbaik yang telah dikembangkan di masing-masing area kerja.

Related Post

Hasjrat Toyota Miliki Jaringan Luas, Tak Perlu Khawatir Layanan Purna Jual

Scoopy Your Mode, Your Ride, Honda Scoopy Ajak Ekspresikan Gaya

Komitmen Menjaga Keamanan Konsumen, AHM Tegaskan Perlindungan Merek di Gorontalo

Honda Premium Matic Day, DAW Berikan Promo Menarik untuk Jajaran Matic Premium

Beragam kategori diperlombakan dalam WIF 2026, mulai dari Suggestion System (SS), Practical Problem Solving (PPS) 2.0, Quality Control Project (QCP), Support Operation, Design Thinking, Quality Work Place (QWP), Global Quality Control Circle (GQCC), hingga INTEKS.

Seluruh project yang ditampilkan merupakan hasil evaluasi dan pengembangan proses kerja yang dilakukan untuk meningkatkan produktivitas serta kualitas pelayanan perusahaan.

Direktur PT. DAW, Anwar Joesoef menyampaikan bahwa WIF bukan sekadar kompetisi internal, tetapi juga menjadi bagian dari budaya perusahaan dalam mendorong setiap karyawan untuk terus berkembang dan berani menghadirkan perubahan positif.

“Melalui WIF 2026, kami ingin membangun semangat improvement yang konsisten di seluruh lini perusahaan. Setiap ide dan inovasi yang dihasilkan memiliki peran penting dalam mendukung pencapaian perusahaan menuju performa yang lebih baik,” ujarnya.

Dari seluruh project yang dipresentasikan dalam WIF 2026, nantinya akan dipilih beberapa karya terbaik untuk mewakili PT. Daya Adicipta Wisesa pada ajang Daya Improvement Forum (DIF) tingkat Daya Group yang rencananya digelar di Bandung pada Juli mendatang.

Kesempatan ini menjadi langkah bagi tim DAW untuk membawa inovasi terbaik perusahaan dan bersaing di tingkat yang lebih tinggi, termasuk dalam ajang Triputra Improvement Forum (TIF) serta TKMPN yang tahun ini akan dilaksanakan di Padang.

Melalui kegiatan ini, DAW berharap budaya continuous improvement dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari semangat kerja seluruh karyawan. WIF juga diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi yang memberikan dampak positif bagi perusahaan maupun pelayanan kepada pelanggan. (tro)

Tags: Continuous ImprovementDAWhonda dawPT. Daya Adicipta WisesaWIF 2026Wisesa Improvement Forum

Related Posts

logo Toyota

Hasjrat Toyota Miliki Jaringan Luas, Tak Perlu Khawatir Layanan Purna Jual

Tuesday, 9 June 2026
PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) bersama komunitas pecinta Honda Scoopy menggelar kegiatan bertajuk "Scoopy Your Mode, Your Ride" di kawasan Megamas, Manado. (foto: dok-daw)

Scoopy Your Mode, Your Ride, Honda Scoopy Ajak Ekspresikan Gaya

Monday, 8 June 2026
Komitmen Menjaga Keamanan Konsumen, AHM Tegaskan Perlindungan Merek di Gorontalo

Komitmen Menjaga Keamanan Konsumen, AHM Tegaskan Perlindungan Merek di Gorontalo

Friday, 5 June 2026
Honda Premium Matic Day, DAW Berikan Promo Menarik untuk Jajaran Matic Premium

Honda Premium Matic Day, DAW Berikan Promo Menarik untuk Jajaran Matic Premium

Friday, 29 May 2026
DAW Satukan Kreativitas dan Hiburan Anak Muda di Honda Community Hub

DAW Satukan Kreativitas dan Hiburan Anak Muda di Honda Community Hub

Tuesday, 26 May 2026
Yayasan AHM Ajak Generasi Muda Gunakan Bahasa Gen Z untuk Edukasi Safety Riding

Yayasan AHM Ajak Generasi Muda Gunakan Bahasa Gen Z untuk Edukasi Safety Riding

Tuesday, 26 May 2026
Next Post
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail melihat langsung sentra produksi rumput laut di Desa Ilodulunga, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, Selasa (19/5/2026). (Foto : Dok-Diskominfotik/Mila)

Sedih! Harga Rumput Laut Anjlok, Kunjungan Gubernur Gusnas Warga Curhat

Discussion about this post

Rekomendasi

Petugas kepolisian mengamankan Pasutri di Kelurahan Hunggaluwa, Kecamatan Limboto, Senin (8/6/2026) dini hari.

Resahkan Warga, Pasutri Berantem Diamankan Polisi

Tuesday, 9 June 2026
Suasana perayaan HUT ke-68 Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea pada Ahad (7/6/2026) malam, di rumah pribadinya. (Foto: Prokopim)

Perayaan HUT ke-68 Adhan, Tak Pake APBD, Dirayakan Bareng Anak Yatim

Tuesday, 9 June 2026
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea dan Wawali Indra Gobel tengah menikmati jajanan di Street Food Jilid II. (Foto: Prokopim)

Street Food Jilid II Diserbu Pengunjung, Omzet UMKM Capai Rp222 Juta dalam Semalam

Tuesday, 9 June 2026
Saya pikir itu rumor lama yang di-posting ulang di medsos: Chatib Basri akan jadi menteri keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Ternyata beda. Di rumor lama hanya berhenti sampai Chatib Basri jadi menkeu. Yang beredar sekarang ini ada lanjutannya: Purbaya dapat tugas baru sebagai gubernur Bank Indonesia. Tentu saya tahu Chatib Basri: Ia pernah jadi menteri keuangan di akhir masa jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Saya juga mengikuti banyak karya tulisnya. Ia ekonom tulen. Ia hampir sama dengan Sri Mulyani tapi ada bedanya. Mereka sama-sama ekonom Universitas Indonesia tapi punya jalan berbeda setelah itu. Sri Mulyani produk Amerika. Chatib Basri ekonom lulusan Australia (the Australian National University, sebuah kampus riset di Canberra). Tulisan yang paling menyentak dari Chatib Basri diterbitkan di Kompas di akhir masa jabatan Presiden Jokowi. Sebenarnya cara Chatib menulis sudah sangat hati-hati tapi kejujuran yang muncul dari tulisan itu sangat menyentak: selama 10 tahun terakhir jumlah kelas menengah Indonesia mengalami penurunan sebanyak delapan juta orang. Itulah kali pertama ada ekonom yang melihat bahwa gemerlap ekonomi selama pemerintahan Jokowi ternyata menyimpan kenyataan pahit seperti itu. Pertumbuhan lima persen per tahun ternyata tidak membuat pendapatan per kapita rakyat Indonesia bisa mencapai angka USD5.000. Merosotnya jumlah kelas menengah itu sekaligus mengungkapkan sisi gelap pertumbuhan: siapa yang tumbuh. Kalau benar Chatib Basri akan menjadi menteri keuangan, sebenarnya seirama saja dengan misi Presiden Prabowo yang tampak sekarang. Sebenarnya banyak juga yang bimbang: biar pun pertumbuhan pendapatan per kapita kita amat-amat lambat, ekonomi Indonesia masih tergolong baik. Setidaknya lumayan. Lalu mengapa Presiden Prabowo berani mengubah yang sudah lumayan itu sampai membuat ekonomi terguncang begini berat –khususnya di kurs rupiah dan bursa saham? Salah satu jawabannya adalah tulisan Chatib Basri itu tadi: jumlah kelas menengah tidak boleh turun. Justru harus naik. Pendapatan per kapita tidak boleh berhenti di USD5.000. Itu bisa membuat Indonesia terjebak seperti diuraikan dalam teori "jebakan kelas menengah". Hanya saja sudah sangat jelas bahwa Chatib Basri adalah ekonom pro-pasar bebas. Ia belajar mendalam teori ekonomi seperti Keynesian, Monetarist, maupun Austrian School. Tapi ia bukan 100 persen pengikut aliran itu. Chatib masih percaya bahwa negara harus ikut campur dan mengarahkan. Maka kalau pun Chatib Basri itu tergolong aliran kanan, ia seorang pemain kanan dalam –bukan kanan luar murni seperti David Beckham atau Luis Vigo. Chatib itu seperti Johan Cruyff di tim juara dunia Belanda entah tahun berapa itu. Masalahnya: apakah Chatib Basri mau seandainya ditawari jabatan itu. Sebagai ekonom kanan, Chatib pastilah penganut disiplin fiskal yang ketat. Harus disiplin anggaran. Apakah Chatib bisa berada di bawah Presiden Prabowo yang begitu banyak punya keinginan dan semua keinginannya itu memakan biaya sangat besar. Sebelum ia mau menerima jabatan, apakah orang kampus murni seperti Chatib berani minta waktu bertemu Presiden Prabowo. Bukan sekadar bertemu tapi berdiskusi. Sebenarnya saya ingin orang seperti Chatib tampil di pemerintahan. Terutama kalau Purbaya punya hambatan fisik –yang diberitakan kian kurus badannya. Chatib sudah punya pengalaman menjabat menteri keuangan. Ia tidak bisa lagi disebut orang kampus murni. Ilmunya pernah diterapkan di kebijakan. Ia ikut mengatasi krisis keuangan yang berat di tahun 2008-2009. Juga saat Amerika melakukan pengetatan moneter. Tapi memang harus terjadi diskusi dulu dengan Presiden Prabowo: apa saja yang akan ia lakukan, dan apakah itu bisa diterima oleh Presiden. Rasanya Presiden akan bisa menerima pemikiran baru karena beliau seorang intelektual --salah satu ciri intelektual adalah menjunjung tinggi kebenaran sejak dari berpikirnya. Apalagi kenyataan ekonomi yang dihadapi Presiden Prabowo sekarang sudah lebih buruk dari saat beliau menerima jabatan itu. Tentu dalam diskusi itu tidak harus ada yang kalah dan yang menang. Chatib Basri juga harus mendengar dasar-dasar pemikiran ekonomi presiden. Keduanya punya asumsi yang sama: sama-sama ingin ada perubahan agar Indonesia terhindar dari jebakan kelas menengah. Siapa tahu muncul ''kemenangan baru'': keinginan Presiden Prabowo tetap bisa terealisasikan tanpa harus terjadi keguncangan. Guncangan sudah telanjur terjadi. Tapi masih bisa diselamatkan. Saya termasuk yang ingin perubahan itu terjadi tapi juga tidak ingin terjadi guncangan yang berat. Dalam istilah saya di depan ribuan pengusaha di Batu, Malang, beberapa bulan lalu: Silakan pengusaha besar tidak perlu lagi dibantu tapi jangan diganggu. Saya berharap Chatib Basri mau menerima tawaran itu. Secara pribadi mungkin ia rugi. Terutama keluarganya. Apalagi risiko jadi pejabat publik di zaman ini amat berat. Clean saja tidak cukup. Harus clean and clear. Jabatan ini bisa membuat badan kurus, tidur sangat kurang, apalagi perhatian kepada keluarga. Tapi keluarga besar Indonesia menunggunya. Hanya jiwa pengabdian yang tinggi yang membuatnya mau –seperti seseorang dulu yang mati-matian tidak mau jadi dirut PLN sampai ada yang bilang: kelistrikan negara harus diselamatkan. Sekarang bukan hanya kelistrikan yang perlu diselamatkan. Tapi ekonomi seluruh negara.(

Kanan Dalam

Tuesday, 9 June 2026

Pos Populer

  • Petugas kepolisian mengamankan Pasutri di Kelurahan Hunggaluwa, Kecamatan Limboto, Senin (8/6/2026) dini hari.

    Resahkan Warga, Pasutri Berantem Diamankan Polisi

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.