logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Panda Dimsum

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 8 May 2026
in Disway
0
Panda Dimsum
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
Oleh:
Dahlan Iskan

Kesulitan selalu melahirkan jalan baru: Indonesia pun akhirnya mengeluarkan surat utang jenis baru. Kian banyak cara berutang. Kali ini lewat penerbitan bond jenis baru: Bond Panda.

Itu yang diumumkan tim ekonomi pemerintah Selasa kemarin. Yakni setelah tim di bawah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menghadap Presiden Prabowo Subianto. Rapat dengan presiden tentu membahas perkembangan terakhir: soal kurs rupiah yang anjlok ke sejarah baru dan pasar saham yang juga melorot.

Memburuknya dua indikator itu memang aneh: ekonomi tumbuh lebih baik: 5,6 persen (Januari-Februari-Maret). Inflasi rendah. Cadangan devisa amat cukup.

Maka Gubernur Bank Indonesia pun, Perry Warjiyo, menyimpulkan: ini siklikal. Artinya kurs rupiah itu jatuh hanya di musim tertentu. Yakni musim ketika banyak perusahaan sedang butuh dolar untuk memenuhi kewajiban valuta asing mereka. Tentu saja termasuk Pertamina yang sekali perlu dolar jumlahnya amat besar –untuk impor minyak bagi 280 juta rakyat Indonesia.

Related Post

Jemput Depan

Sholeh Cilik

Yang Baru

Mahal Murah

Tapi, kalau benar siklikal, mestinya kan sudah diketahui siklus tahunannya. Lalu disiapkan langkah khusus sebelum siklus itu tiba. Rupanya keharusan belajar, termasuk mempelajari siklus permintaan dolar, tidak boleh pernah berhenti.

Putusan tim ekonomi pemerintah lainnya juga menarik: orang dibatasi dalam membeli dolar. Batasan itu maksimal USD25.000 per orang per hari. Jadi, kalau Anda perlu USD50.000, Anda harus membelinya dua hari. Atau, Anda minta adik atau kakak membelikan yang USD25.000 lagi untuk Anda. Batasan itu lebih ketat daripada sebelumnya: USD50.000 dolar per orang per hari.

Maksud pembatasan adalah: untuk mencegah kepanikan kurs. Agar nilai tukar rupiah tidak terjun bebas dalam satu hari.

Dulu batasan seperti itu tidak ada. Tapi di Tiongkok sudah lama diterapkan. Lebih ketat.

Selain batasan itu lahir pula kiat lain: Indonesia akan segera menerbitkan bond Panda. Dari namanya saja Anda sudah tahu: surat utang itu akan dilepas di Tiongkok. Artinya, Indonesia sebagai negara akan berutang kepada rakyat Tiongkok. Bukan lagi hanya berutang kepada pemerintahnya.

Pemerintah Indonesia akan menunjuk beberapa ”distributor” di sana untuk menjualkan surat utang Indonesia.

Pembeli surat utang itu bisa siapa saja. Bisa perorangan, bisa perusahaan, bisa broker keuangan, bisa BUMN Tiongkok.

Pembeli bond Panda akan dapat bunga antara 4,5 persen sampai 5,5 persen. Dalam yuan. Lebih besar daripada mereka menyimpan uang yuan di deposito bank.

Besarnya bunga belum diumumkan. Biasanya menunggu dulu suara-suara di rakyat Tiongkok: bunga berapa yang bisa membuat mereka tertarik membeli Bond Panda. Lalu pemerintah Indonesia memutuskan dan mengumumkannya. Kalau bunganya terlalu rendah dikhawatirkan surat utang negara itu tidak laku: Indonesia malu –kesannya, cari utangan pun sudah tidak mampu.

Dijualnya bond dalam bentuk yuan ini sekaligus pertanda Indonesia berniat mengurangi ketergantungan pada dolar Amerika. Akhirnya Indonesia menyadari hanya Tiongkok yang masih punya banyak uang.

Punya tetangga kaya tetap saja lebih baik daripada punya tetangga miskin –meski banyak yang senang melihat tetangga lebih menderita.

Sebelum ini Indonesia pernah mencari pinjaman ke pasar Tiongkok dalam bentuk yuan. Waktu itu diberi nama bond Dim Sum. Nilainya kecil: enam miliar yuan. Sekitar Rp14 triliun. Bisakah diartikan dengan diberi nama Panda nilai utang yang diharapkan jauh lebih besar? Mestinya begitu. Dim sum hanyalah camilan untuk Panda.

Bond Panda sudah lama dikenal di Tiongkok. Sejak tahun 2016. Polandia-lah negara pertama yang menerbitkan bond Panda di Tiongkok. Lalu Hongaria dan Mesir.

Yang akan antre bersama Indonesia adalah Pakistan, Brasil, dan banyak lainnya.

Itu menandakan bahwa pasar uang di Tiongkok sudah mulai diincar dunia.

Maka Anda tidak perlu kecil hati. Bukan hanya Anda yang sibuk cari utang ke siapa lagi: negara pun tidak kalah pusing mencari pinjaman baru dari sumber yang baru.

Satu lagi tesis yang saya tunggu kebenarannya: tesis ketua OJK yang baru, Friderica Widyasari Dewi. Setelah diterima presiden itu dia bilang: merosotnya harga saham belakangan hanyalah ”demamnya pasca operasi”. Demam jangka pendek. Setelah demamnya hilang justru akan kian sehat.

Masuk akal juga yang dikatakan Kiky –sapaan Friderica Wisyasari Dewi. Otoritas Jasa Keuangan memang baru saja selesai melalukan koreksi besar. Yakni agar kelemahan-kelemahan pasar modal diperbaiki. Kelemahan itulah yang membuat rating internasional kita turun. Pasar modal kita dianggap kurang terbuka.

Masih ada bagian-bagian tertentu yang harus lebih dibuka lagi. Misalnya siapa pemegang saham di bawah lima persen di satu perusahaan publik. Kadang yang lima persen itu justru menentukan. Lalu siapa penerima manfaat terakhir sebuah perusahaan publik. Kadang nama besar itu tidak muncul di jajaran pemegang saham, komisaris, apalagi direksi. Tapi orang itu bisa punya kuasa mengendalikan dari luar.

Semua ”tuntutan” lembaga internasional itu dipenuhi OJK. Dibenahi. Dalam proses pembenahan itulah terjadilah ”gangguan”. Yang sudah lama menikmati enaknya main di ruang yang remang-remang kini blingsatan: ruang remang itu tiba-tiba diberi lampu terang.

Setelah semuanya mulai terbiasa main di arena yang terang keadaan akan normal kembali. Tidak ada lagi perselingkuhan di ruang remang.

Tesis Kiky itu menarik. Tinggal kita tunggu kenyataannya.

Kasihan. Tekanan untuk tim ekonomi pemerintah luar biasa besarnya. Mereka pasti kurang tidur. Tapi, saya lihat, lima-limanya tampak sehat –hanya Menkeu Purbaya yang terlihat lebih banyak kurang tidur. (*)

Tags: Catatan DahlanDahlan IskanDiswayharian disway

Related Posts

Jemput Depan

Jemput Depan

Monday, 10 August 2026
Sholeh Cilik

Sholeh Cilik

Saturday, 8 August 2026
Yang Baru

Yang Baru

Saturday, 8 August 2026
Mahal Murah

Mahal Murah

Monday, 3 August 2026
Sadean Internasional

Sadean Internasional

Friday, 31 July 2026
Pulih Percaya

Pulih Percaya

Thursday, 30 July 2026
Next Post
MBG

MBG

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Breaking News!!! Pelajar SMPN 1 Bonepantai Tewas Terseret Arus di Pantai Muara Kasih

Breaking News!!! Pelajar SMPN 1 Bonepantai Tewas Terseret Arus di Pantai Muara Kasih

Wednesday, 12 August 2026
Tak Hanya Bayar Retribusi, QRIS Mulai Dipakai Belanja di Pasar

Tak Hanya Bayar Retribusi, QRIS Mulai Dipakai Belanja di Pasar

Wednesday, 12 August 2026
Dari Aspirasi Menjadi Aksi, BBPOM Gorontalo Perkuat Kolaborasi-Transformasi Pelayanan Publik

Dari Aspirasi Menjadi Aksi, BBPOM Gorontalo Perkuat Kolaborasi-Transformasi Pelayanan Publik

Wednesday, 12 August 2026
Potensi Gorontalo Dilirik UEA, Tertarik Investasi Perikanan, Pertanian, hingga Energi Terbarukan

Potensi Gorontalo Dilirik UEA, Tertarik Investasi Perikanan, Pertanian, hingga Energi Terbarukan

Thursday, 13 August 2026

Pos Populer

  • Ramadan, Embarkasi Haji Gorontalo, dan Ikhtiar Kepemimpinan

    Menenun Indonesia Emas 2045 dari Pesisir Teluk Tomini

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Tersangka Kasus Korupsi BSG Segera Disidang

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Berorganisasi Harus Taat Asas/Norma Bukan Sekadar Foto-foto

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Program Gusnar-Idah Tepat Sasaran, Kemiskinan Terus Menyusut, Nilai Tukar Petani Meningkat

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Breaking News!!! Pelajar SMPN 1 Bonepantai Tewas Terseret Arus di Pantai Muara Kasih

    292 shares
    Share 117 Tweet 73
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.