gorontalopost.co.id – Suasana dini hari di sekitar Tugu Saronde, pusat Kota Gorontalo nampak ramai dengan aparat kepolisian. Padahal, jam sudah menunjukan pukul 02.00 wita. Rupanya, aparat kepolisian dari Polres Gorontalo Kota justru terlihat siaga melakukan patroli rutin guna menekan praktik balap liar yang kerap meresahkan masyarakat di kawasan itu.
Kegiatan patroli tersebut dipimpin oleh Kanit Turjawali Polresta Gorontalo Kota, IPDA Agus Priono Adada. Ia menyampaikan bahwa patroli balap liar merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap malam, khususnya pada jam-jam rawan. “Patroli ini kami laksanakan setiap hari, biasanya mulai pukul 01.00 sampai 05.00 WITA atau sampai situasi benar-benar aman,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, upaya yang dilakukan secara konsisten tersebut mulai menunjukkan hasil. Intensitas balap liar di sejumlah titik di Kota Gorontalo berangsur mengalami penurunan. “Kalau kita lihat, balap liar ini sudah mulai berkurang,” jelasnya.
Meski demikian, aparat tetap meningkatkan kewaspadaan di sejumlah ruas jalan yang kerap dijadikan arena balap liar, di antaranya kawasan Jalan Panjaitan, Abe Yasin, Raden Saleh, hingga area bundaran yang menjadi titik favorit para pelaku.
Dalam patroli yang berlangsung dini hari itu, petugas sempat mendapati indikasi aktivitas balap liar. Namun, para pelaku berhasil melarikan diri sebelum sempat diamankan. “Untuk malam ini kami belum sempat mengamankan kendaraan karena para pelaku sudah lebih dulu kabur. Tapi biasanya dalam patroli kami bisa mengamankan hingga 15 unit sepeda motor,” ungkapnya.
Terhadap pelanggar yang berhasil diamankan, pihak kepolisian akan memberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Mereka akan dijerat dengan Pasal 297 ayat (1) tentang balap liar serta merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2012 terkait pemeriksaan kendaraan bermotor dan penindakan pelanggaran lalu lintas. “Motor akan kami tahan dan pelaku akan diproses hingga sidang di pengadilan,” tegasnya.
Selain penindakan, Ipda Agus juga menyampaikan pesan kepada masyarakat, khususnya kalangan pemuda, agar tidak terlibat dalam aktivitas berbahaya tersebut. “Harapan kami kepada para pemuda, sayangilah orang tua, keluarga, dan diri sendiri. Balap liar itu sangat berbahaya dan bisa merenggut nyawa,” pesannya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan aktivitas balap liar melalui layanan kepolisian di nomor 110.
Patroli dini hari ini menjadi bagian dari komitmen Polresta Gorontalo Kota dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, sekaligus menekan potensi kecelakaan lalu lintas akibat aksi balap liar di wilayah Kota Gorontalo. (Mg05)












Discussion about this post