Gorontalopost.co.id, GORONTALO -– Untuk memastikan ketersediaan stok dan harga jual LPG berukuran 3 kilogram, Polsek Telaga melakukan sidak di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE), PT Arba Mitra Usaha, yang terletak di Desa Ilotidea, Kecamatan Tilango.
Sidak itu sendiri dipimpin langsung oleh Kapolsek Telaga, Iptu Fredy Yasin,S.H. bersama sejumlah personel serta didampingi oleh pihak perusahaan. Pelaksanaan sidak tersebut bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi, serta menjaga stabilitas harga gas bersubsidi agar tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Kepala Operasi PT Arba Mitra Usaha, Fendi Djafar menyampaikan, hingga saat ini tidak terjadi kenaikan harga LPG 3 kilogram. Selain itu, pasokan dari Pelabuhan Anggrek juga terpantau normal tanpa adanya keterlambatan.
“Distribusi berjalan lancar, dengan jumlah pengiriman setiap hari berkisar antara 40 hingga 45 truk. Masing-masing mengangkut 500 sampai 550 tabung untuk wilayah Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango, hingga Gorontalo Utara,” jelas Fendi.
Sementara itu, dari hasil monitoring di lapangan, harga jual LPG 3 kilogram di tingkat pangkalan resmi berkisar antara Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu per tabung. Harga tersebut masih dalam batas ketentuan yang berlaku.
Petugas juga memberikan imbauan tegas kepada pemilik pangkalan, agar tidak menjual LPG 3 kilogram kepada pengecer, serta memastikan tabung yang diedarkan dalam kondisi layak pakai, tersegel resmi, dan tidak mengalami kebocoran.
“Kami mengingatkan kepada masyarakat dan pelaku usaha, untuk tidak melakukan penimbunan ataupun menaikkan harga di atas HET, guna mencegah kelangkaan serta menjaga agar distribusi gas bersubsidi tepat sasaran.
Kami dari pihak Polsek Telaga akan terus melakukan pengawasan, guna menjamin ketersediaan dan stabilitas harga LPG 3 kilogram di wilayah Kabupaten Gorontalo, khususnya yang ada di wilayah hukum Polsek Telaga,” tegas Kapolsek Telaga, Iptu Fredy Yasin,S.H. (kif)













Discussion about this post