logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Metropolis

Efisiensi, PPPK Terancam PHK, Mendagri Minta Tak Buru-buru, Adhan Pasang Badan

Lukman Husain by Lukman Husain
Tuesday, 31 March 2026
in Metropolis
0
Mendagri, Tito Karnavian

Mendagri, Tito Karnavian

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dilanda galau. Baru saja dilantik sebagai ASN dan berhak mengenakan korpri, kini mereka khawatir tiba-tiba dirumahkan.

“Baru saja dilantik, belum juga naik gaji, udah mau di-PHK,”ujar salah satu PPPK melalui unggahan di media sosialnya, kemarin. Hal ini buntut dari kebijakan Pemerintah yang melakukan efisiensi anggaran. Salah satu pos yang terancam adalah anggaran gaji PPPK.

Kendati begitu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah tidak terburu-buru mengambil langkah pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap (PPPK) sebagai langkah efisiensi. Menurutnya, langkah efisiensi bisa dilakukan dengan melakukan pemotongan terhadap kebijakan yang tak perlu. Misalnya, perjalanan dinas hingga rapat-rapat.

“Daerah itu harus melakukan efisiensi belanja-belanja yang lain. Saya khawatir mereka belum melakukan itu. Efisiensi misalnya rapat-rapat, perjalanan dinas, makan-minum, harwat. Ada daerah yang bisa melakukan efisiensi dan efisiensi itu bisa menutup untuk bayar PPPK. Ada yang seperti itu,” kata Tito di Kompleks Parlemen, Senin, kemarin

Related Post

Ops Patuh Otanaha 2026, 14 Hari Kepolisian Perketat Pengawasan di Jalan

Pelaku Pencurian Lintas Provinsi Dibekuk di Gorontalo

Farmasi Poltekkes Dampingi Warga Ipilo Olah Herbal Jadi Produk Ekonomi

Poltekkes Gorontalo Bekali Mahasiswa dan Alumni Keterampilan Berwirausaha

Selain efisiensi, eks Kapolri ini juga mendorong kepala daerah untuk lebih kreatif dalam mencari sumber pendapatan baru, tanpa mengandalkan transfer ke daerah (TKD). Ia menilai kepala daerah tidak cukup hanya menjalankan rutinitas pengelolaan anggaran.

“Kalau cuma kerja-kerja rutin saja, ngabisin APBD, semua orang bisa. Tapi bagaimana seorang Kepala Daerah punya kreatifitas sehingga dia bisa tidak memberatkan rakyat, misalnya dia BUMD-nya, dia buat rusda atau apapun juga ya, yang membuat itu bisa untung,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengusulkan agar pemda juga mengoptimalkan pajak, misalnya restoran dan lainnya, agar masuk ke Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda). “Kemudian dia bisa mendorong UMKM atau mendorong usaha di wilayahnya, sehingga bisa hidup dan kemudian bisa dapat PAD dari situ tambahan,” jelas Tito.

Menurut dia, tambahan pemasukan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) itu bisa menjadi cara mencegah PPPK terkena PHK.”Nah itu kan bisa masuk dalam tambahan-tambahan PAD. Tambah PAD ini juga bisa nutup dari PPPK. Ada cara-cara seperti itu,” kata dia.

Lebih lanjut, Tito mengingatkan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022, proporsi belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dibatasi maksimal 30 persen dan akan mulai berlaku pada 1 Januari 2027.

Namun demikian, aturan tersebut masih membuka ruang penyesuaian oleh Menteri Keuangan setelah berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri dan Menteri PAN-RB.

Tito menegaskan, pemerintah pusat akan terlebih dahulu mengevaluasi upaya yang telah dilakukan daerah sebelum mempertimbangkan penyesuaian kebijakan tersebut. “Kami akan lihat dulu daerah yang sudah berusaha maksimal, efisiensi sudah, mencari pendapatan baru sudah tapi masih tidak mampu. Baru kita cari solusi lain,” jelas dia.

Ia pun mengingatkan agar kepala daerah tidak langsung menyerah tanpa upaya maksimal. “Kita ingin lihat kepala daerah yang benar-benar kreatif. Jangan langsung menyerah, nanti rakyat juga akan menilai,” pungkas Tito.

WALI KOTA ADHAN PASANG BADAN

Sementara itu, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea memastikan tidak ada PHK bagi PPPK di lingkungan Pemda Kota Gorontalo. Ia menyatakan pasang badan bagi PPPK agar tidak ada yang dirumahkan.

Adhan memastikan pemerintahannya tetap berkomitmen menjaga keberlangsungan tenaga kerja tersebut. Menurutnya, kekhawatiran yang berkembang saat ini tidak boleh membuat para tenaga PPPK kehilangan semangat dalam bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Insyaallah, kalau teman-teman rajin cari PAD, tidak akan berimbas. Insyaallah akan saya pertahankan,” tegas Adhan Dambea. Pernyataan itu menjadi penegasan sikap Pemerintah Kota Gorontalo yang tidak serta-merta mengikuti tekanan kebijakan efisiensi tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap pelayanan publik.

Adhan menilai, keberadaan PPPK memiliki peran strategis dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, menjaga stabilitas mereka sama halnya dengan menjaga kualitas layanan publik.

Ia juga mengingatkan pentingnya kerja kolektif seluruh elemen, khususnya aparatur yang terlibat dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, kekuatan fiskal daerah menjadi faktor penentu dalam menghadapi kebijakan efisiensi dari pusat.

Di tengah tekanan ekonomi global yang turut mempengaruhi kebijakan nasional, Adhan optimistis Kota Gorontalo mampu bertahan dengan mengandalkan kemandirian fiskal. Dengan sikap tersebut, ia berharap para tenaga PPPK tidak larut dalam kekhawatiran, melainkan tetap fokus bekerja dan berkontribusi maksimal bagi masyarakat. (disway/rwf)

Tags: Adhan DambeaEfisiensi AnggaranPPPKtito karnavianwali kota gorontalo

Related Posts

Ops Patuh Otanaha 2026, 14 Hari Kepolisian Perketat Pengawasan di Jalan

Ops Patuh Otanaha 2026, 14 Hari Kepolisian Perketat Pengawasan di Jalan

Tuesday, 27 October 2026
Pelaku Pencurian Lintas Provinsi Dibekuk di Gorontalo

Pelaku Pencurian Lintas Provinsi Dibekuk di Gorontalo

Tuesday, 27 October 2026
Farmasi Poltekkes Dampingi Warga Ipilo Olah Herbal Jadi Produk Ekonomi

Farmasi Poltekkes Dampingi Warga Ipilo Olah Herbal Jadi Produk Ekonomi

Monday, 26 October 2026
Poltekkes Gorontalo Bekali Mahasiswa dan Alumni Keterampilan Berwirausaha

Poltekkes Gorontalo Bekali Mahasiswa dan Alumni Keterampilan Berwirausaha

Monday, 26 October 2026
Empat Lomba Meriahkan Semarak Bulan Bahasa Bastrasia 2026

Empat Lomba Meriahkan Semarak Bulan Bahasa Bastrasia 2026

Saturday, 24 October 2026
Jurusan Farmasi Poltekkes Gorontalo Bina KWT Belimbing 25, Lahirkan Dua Produk Herbal Inovatif

Jurusan Farmasi Poltekkes Gorontalo Bina KWT Belimbing 25, Lahirkan Dua Produk Herbal Inovatif

Friday, 23 October 2026
Next Post
Personel Polres Gorontalo dan Polsek Limboto serta tim inafis melakukan evakuasi terhadap korban yang ditemukan meninggal dunia di lokasi kebun jagung.

Petani di Kabgor Ditemukan Tak Bernyawa

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Basri Amin

Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

Monday, 26 October 2026
Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi (Bukan) Kewajiban Negara

Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

Tuesday, 27 October 2026
Ops Patuh Otanaha 2026, 14 Hari Kepolisian Perketat Pengawasan di Jalan

Ops Patuh Otanaha 2026, 14 Hari Kepolisian Perketat Pengawasan di Jalan

Tuesday, 27 October 2026
Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Tuesday, 27 October 2026

Pos Populer

  • Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Lolos dari Gorontalo, Polda Metro Jaya Amankan 54 Ton Batu Hitam, Lima Orang Ditangkap

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Demo Jilid II Membayangi Polda, Wakapolda Pasang Kuda-Kuda, Ingatkan Personel Tetap Humanis

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Mentan Tekan Biaya Pakan Ternak, Jagung Pakan jadi Rp5.500/Kg, 1.124 Ton Jatah Gorontalo

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.