Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Suasana kebersamaan mewarnai kegiatan Iftar Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo yang dirangkaikan dengan silaturahmi Ramadan insan pendidikan. Kegiatan tersebut digelar oleh keluarga besar Yayasan Pendidikan Dakwah Islamiyah Al Huda, IGTKI-PGRI, serta Komunitas Belajar Kreatif Kecamatan Kota Selatan.
Acara yang berlangsung di Kota Gorontalo itu dihadiri Wakil Wali Kota Indra Gobel yang mewakili Wali Kota Adhan Dambea. Turut hadir pimpinan Pondok Pesantren Al-Huda, jajaran pejabat pemerintah kota, serta para tokoh pendidikan dan budaya di daerah tersebut.
Dalam sambutannya, Indra Gobel menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah menginisiasi kegiatan silaturahmi tersebut, khususnya unsur pendidikan seperti Dinas Pendidikan, IGTKI, K3S, dan MKKS. “Jika ulama dan umara berjalan bersama, maka masyarakat akan tumbuh kuat secara spiritual dan maju secara sosial,” ujar Wawali Indra.
Menurutnya, sinergi antara pemimpin agama dan pemerintah menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang tidak hanya maju secara sosial, tetapi juga memiliki kekuatan nilai-nilai spiritual.
Ia juga menegaskan bahwa sektor pendidikan tidak dapat dilepaskan dari kebudayaan. Keduanya dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Pada kesempatan tersebut, Indra Gobel turut mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan berbagai tradisi keagamaan dan budaya yang mulai ditinggalkan.
Salah satunya adalah penggunaan pakaian putih secara seragam saat salat Id, serta menghidupkan kembali tradisi takbir berjalan atau pawai takbir sebagai bagian dari syiar Islam di Kota Gorontalo.
Selain itu, ia juga mengusulkan agar tradisi Lebaran Ketupat lebih dikenal dengan sebutan Hari Raya Atupato, sebagai langkah untuk mengangkat serta memperkenalkan bahasa dan budaya lokal Gorontalo kepada generasi muda.
Di sisi lain, Indra menekankan pentingnya perhatian pemerintah terhadap pendidikan dasar. Menurutnya, pembentukan karakter, iman, dan takwa siswa harus menjadi prioritas utama di tingkat sekolah dasar dan menengah pertama.
Melalui pendidikan yang kuat, ia berharap sekolah-sekolah di Kota Gorontalo mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia, keimanan yang kuat, serta tetap menjaga dan melestarikan kebudayaan daerah.(adv)













Discussion about this post