logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Metropolis

Petani Asal Wonosari Tewas Ditikam, Diduga Lantaran Persoalan Ternak dan Lahan

Lukman Husain by Lukman Husain
Tuesday, 10 March 2026
in Metropolis
0
Kasat Reskrim Polres Boalemo, Iptu Nurwahid Kiayi Demak,S.H. beserta anggota, saat melakukan interogasi terhadap terduga pelaku penikaman yang mengakibatkan meninggalnya salah seorang masyarakat yang ada di Kecamatan Wonosari.

Kasat Reskrim Polres Boalemo, Iptu Nurwahid Kiayi Demak,S.H. beserta anggota, saat melakukan interogasi terhadap terduga pelaku penikaman yang mengakibatkan meninggalnya salah seorang masyarakat yang ada di Kecamatan Wonosari.

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, BOALEMO -– Salah seorang petani di Desa Pangeya, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, ditemukan tak bernyawa pada Senin (9/3) sekitar pukul 11.00 Wita.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, dari pengakuan pelaku yang bernama ZS alias Zubair (56), warga Dusun Iloponu Timur, Desa Pangeya, Kecamatan Wonosari, kepada pihak Kepolisian, awalnya pelaku sedang berada di pondok kebun miliknya.

Tidak lama kemudian, pelaku melihat korban yang bernama Yani Koungo (57), warga Dusun Iloponu Barat, Desa Pangeya, Kecamatan Wonosari, berada di kebun miliknya. Dari jarak jauh, pelaku melihat korban sedang mengiris atau memotong tali sapi milik pelaku, yang terikat di lokasi kebun miliknya.

Melihat kejadian itu, pelaku menghampiri korban dan mengatakan bahwa ternyata selama ini korban yang melakukan pemotongan tali sapi miliknya. Di mana kejadian ini sudah yang ke tiga kali nya terjadi.

Related Post

Dosen Farmasi Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Edukasi Dasa Wisma Ipilo Cegah Hipertensi

Kemarau Picu Kebakaran Lahan di Lombongo

Suami Diduga Aniaya Istri Hingga 15 Tusukan

Dari Biji Sambiki Jadi Produk Bernilai Jual, Poltekkes Gorontalo Dorong Mahasiswa Kembangkan Pangan Lokal

Tidak terima dengan tuduhan pelaku, korban mencabut sebilah parang kebun yang dibawanya. Melihat korban sudah memegang parang, pelaku lari menjauhi korban karena takut dan untuk menghindar. Namun korban tetap mengejarnya, hingga pelaku jatuh tersungkur ke tanah.

Pada saat pelaku terjatuh, pelaku melihat korban sudah bersiap mengayunkan parang yang dipegangnya ke arah pelaku. Namun tangan korban dapat ditangkis ataut ditangkap pelaku.

Saat kondisi tersebut, pelaku merasa terancam keselamatannya langsung mecabut pisau miliknya yang terikat pada pinggan dengan tangan kanan, dan langsung menusuk korban sebanyak satu kali pada bagian dada sehingga korban terjatuh.

Melihat kondisi korban terjatuh dan tidak bergerak usai di tusuk dengan pisau, pelaku langsung meninggalkan korban dan bergegas pulang ke rumah untuk mandi, dan mengganti pakaian. Setelah itu, pelaku mendatangi Polsek Wonosari untuk menyerahkan diri.

Kapolres Boalemo, AKBP Sigit Rahayudi,S.I.K. melalui Kasat Reskrim, Iptu Nurwahid Kiayi Demak,S.H. saat diwawancarai menyampaikan, pihaknya saat ini masih sementara melakukan pemeriksaan terhadap kurang lebih tiga orang saksi dan pelaku atau pun terduga penikaman.

“Pada saat peristiwa itu, tidak ada saksi yang melihat kejadian tersebut. Saksi yang kami periksa adalah mereka yang melihat atau menemukan korban di lokasi kebun,” ungkapnya.

Lanjut kata Iptu Nurwahid, dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi. Namun sebagaimana penyampaian pelaku, bahwa pelaku dikejar oleh korban menggunakan parang, itu masih tanda tanya.

Hal ini dikarenakan saksi melihat korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan posisi parang masih berada di bagian pinggang korban, dengan kondisi berada di sarungnya.

“Perkara ini masih sementara kami selidiki. Pengakuan pelaku tidak bisa dijadikan dasar. Oleh karena itu, kami masih akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi untuk mengungkap perkara ini. Meski demikian, perkara ini diduga dipicu oleh persoalan hewan ternak dan lahan kebun.

Selanjutnya, kami sudah mengamankan pelaku beserta barang tajam miliknya. Perkembangan lebih lanjut akan kami informasikan kembali,” pungkas mantan penyidik Subdit Tipidter Dit Krimsus Polda Gorontalo ini. (kif)

Tags: boalemoKasus Penikamanpenikamanpolres boalemo

Related Posts

Dosen Farmasi Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Edukasi Dasa Wisma Ipilo Cegah Hipertensi

Dosen Farmasi Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Edukasi Dasa Wisma Ipilo Cegah Hipertensi

Monday, 24 August 2026
Kemarau Picu Kebakaran Lahan di Lombongo

Kemarau Picu Kebakaran Lahan di Lombongo

Monday, 24 August 2026
Suami Diduga Aniaya Istri Hingga 15 Tusukan

Suami Diduga Aniaya Istri Hingga 15 Tusukan

Monday, 24 August 2026
Dari Biji Sambiki Jadi Produk Bernilai Jual, Poltekkes Gorontalo Dorong Mahasiswa Kembangkan Pangan Lokal

Dari Biji Sambiki Jadi Produk Bernilai Jual, Poltekkes Gorontalo Dorong Mahasiswa Kembangkan Pangan Lokal

Monday, 24 August 2026
Pengabmas Perkuat Peran Kader dan Dukun dalam Deteksi Dini Kegawatdaruratan Kehamilan

Pengabmas Perkuat Peran Kader dan Dukun dalam Deteksi Dini Kegawatdaruratan Kehamilan

Sunday, 23 August 2026
Poltekkes Kemenkes Perkuat Peran Kader Desa Bunggalo Kendalikan Diabetes Melitus

Poltekkes Kemenkes Perkuat Peran Kader Desa Bunggalo Kendalikan Diabetes Melitus

Friday, 21 August 2026
Next Post
Relawan SPPG Polres Pohuwato mendapatkan materi tentang penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dari pihak Damkar Kabupaten Pohuwato.

Pertama di Gorontalo, Relawan SPPG Dapatkan Materi Penggunaan APAR

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Pengabmas Perkuat Peran Kader dan Dukun dalam Deteksi Dini Kegawatdaruratan Kehamilan

Pengabmas Perkuat Peran Kader dan Dukun dalam Deteksi Dini Kegawatdaruratan Kehamilan

Sunday, 23 August 2026
Poltekkes Kemenkes Perkuat Peran Kader Desa Bunggalo Kendalikan Diabetes Melitus

Poltekkes Kemenkes Perkuat Peran Kader Desa Bunggalo Kendalikan Diabetes Melitus

Friday, 21 August 2026
Poltekkes Gorontalo Gencarkan Edukasi Diabetes, Jus Buah Naga Jadi Pilihan

Poltekkes Gorontalo Gencarkan Edukasi Diabetes, Jus Buah Naga Jadi Pilihan

Friday, 21 August 2026
Geger Gowa

Geger Gowa

Monday, 24 August 2026

Pos Populer

  • Pengabmas Perkuat Peran Kader dan Dukun dalam Deteksi Dini Kegawatdaruratan Kehamilan

    Pengabmas Perkuat Peran Kader dan Dukun dalam Deteksi Dini Kegawatdaruratan Kehamilan

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Poltekkes Kemenkes Perkuat Peran Kader Desa Bunggalo Kendalikan Diabetes Melitus

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Poltekkes Gorontalo Gencarkan Edukasi Diabetes, Jus Buah Naga Jadi Pilihan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • KKI 2026: Empat UMKM Gorontalo Bawa Karawo dan Pangan Lokal Menembus Panggung Nasional

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Mantap! Kontingen Gorontalo Raih Award Pemberitaan Terbaik Jamnas 2026

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.