Gorontalopost.co.id, GORONTALO — PT Pabrik Gula Gorontalo (PGG) kembali hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat khususnya untuk memenuhi kebutuhan gula dengan harga terjangkau.
Terlebih kenaikan harga gula yang melambung tinggi sejak hari pertama Ramadhan tahun 2026 membuat pabrik gula terbesar di Sulawesi ini tidak tinggal diam.
Sejak beberapa hari terakhir PT PG Gorontalo turut berpartisipasi dalam mengikuti pasar murah yang di inisiasi Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Perindistrian dan Perdagangan (Perindag).
Pantauan Gorontalo Post Rabu, (4/3/2026), Pasar Murah Bersubsidi “Paras ST 2026” itu dalam rangka stabilitas harga dan pengendalian inflasi daerah.
Kegiatan yang dipusatkan di Halaman Kantor Polres Gorontalo Kecamatan Limboto , dihadiri langsung Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi, ST., Ketua DPRD H. Zulfikar Y. Usira, SE., Kajari Kabupaten Gorontalo Olan Laurance Hasiholan Pasaribu, S.H., M.H., serta jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD terkait.
Tampak ribuan masyarakat memadati lapak jualan yang menyediakan beragam bahan pokok. Khusus untuk lapak gula pasir langsung diserbu warga seusai kegiatan pasar murah ini dibuka langsung Bupati Sofyan Puhi.
Pasalnya, gula pasir yang dijual sangat murah yakni hanya Rp 16 Ribu/Kg. Berbeda dengan harga jual gula pasir di pasaran yang saat ini selisihnya mencapai Rp 3 Ribu hingga Rp 5 Ribu/Kg. Hanya dalam tempo 2 jam, penjualan gula ludes sebanyak setengah ton. Setiap orang dibatasi membeli sebanyak 2 Kg.
Dalam kesempatan itu Bupati Sofyan Puhi berterima kasih kepada semua pihak terutama Pabrik Gula Gorontalo yang sudah turut membantu Pemkab Gorontalo dalam menstabilkan harga gula di pasaran.
Apalagi sejak menjelang Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri nanti, kebutuhan gula di tengah masyarakat cukup banyak seperti untuk pembuatan Takjil buka puasa, kue lebaran dan lain sebagainya. “Peran Pabrik Gula Gorontalo sangat dibutuhkan guna memenuhi kebutuhan pokok terutama gula Pasir ,”tandas Sofyan.
Kepala Dinas Perindistrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Gorontalo, Dr. Viktor Asiku, dalam laporannya menyampaikan bahwa Pemerintah menyediakan 1.000 paket sembako untuk satu kecamatan yang telah disubsidi sebesar 55,39% dari harga pasar.
Dimana Warga cukup membayar Rp 60.000.- untuk mendapatkan paket berisi Beras 5 kg, Minyak Goreng 1 liter, Bawang Merah ½ kg, dan Cabai Rawit ¼ kg.
Kemudian “Khusus untuk pabrik gula kami sangat mengapresiasi ikut sukseskan gerakan pasar murah di tengah mahalnya gula saat ini. Namun, Pabrik Gula Gorontalo menjual dengan harga Rp 16.000 Perkilogram. Ini tentu sangat membantu masyarakat kecil yang tentu membutuhkan gula dengan harga murah atau terjangkau meski kami tidak subsidi,”kata Viktor.
Lebih lanjut Viktor juga mengakui bahwa PT PG Gorontalo selalu mendukung pemerintah ketika dibutuhkan dalam hal menstabilkan harga bahan pangan khususnya gula pasir di pasaran.
“Mereka (pabrik gula red) Alhamdulillah cukup respon, dan kami dinas Perindag sangat mengapresiasi hal itu, semoga kedepan kerjasama ini terus berlanjut demi kepentingan masyarakat,”tandasnya.
Sementara itu Kapolres Gorontalo, AKBP Ki Ide Bagus Tri, S.I.K., menyatakan dukungannya terhadap inisiatif ini. Selain memastikan kehadiran personel Kepolisian untuk menjaga ketertiban antrean warga, Kapolres menekankan pentingnya sinergi lintas instansi dalam mengawal kebijakan ekonomi daerah.
“Kehadiran Polri di sini tidak hanya untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif selama penyaluran subsidi, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap program pengendalian inflasi. Kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau secara aman dan tertib,”ucap Kapolres.
Terpisah Manager Publik Relation PT. Pabrik Gula Gorontalo, Marthen Turuallo mengatakan, prinsipnya pihak perusahaan PT PG Gorontalo mendukung penuh program pemerintah dalam hal ini Bupati Gorontalo guna menstabilkan harga pasar khusunya untuk produk gula pasir yang saat ini melambung tinggi.
“Ya, karena diminta oleh Pemda, maka perusahaan berpartisipasi dalam kegiatan pasar murah,”ujar Marthen. Selain pasar murah ini dilakukan guna menstabilkan harga gula pasaran,”tandas Marthen. Sehari sebelumnya PT PG Goorntalo juga berpartisipasi dalam kegiatan pasar murah yang digelar di Kejari Kabupaten Gorontalo. (roy)












Discussion about this post