Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, ditemui Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, di Jakarta, Selasa (3/2). Pertemuan itu terkait penyelenggaraan Pekan Nasional Petani dan Nelayan (Penas) ke XVII yang akan berlangsung di Gorontalo pada bulan Juni 2026 mendatang.
Gubernur menyampaikan agar pelaksanaan itu mendapat dukungan maskapai penerbangan, karena berkaitan dengan transporasi peserta dari dan ke Gorontalo.
Gayung menyambut, Menhub Dudy Purwagandhi langsung memerintahkan Dirjen Perhubungan Udara, Lukman Laisa, agar menghubungi seluruh maskapai di Indonesia, terutama yang melayani rute Gorontalo untuk mendukung kegiatan yang rencananya dibuka Presiden RI Prabowo Subianto itu.
Dihadapan Menhub, Gubernur menyampaikan jika Provinsi Gorontalo ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan PENAS XVII yang akan berlangsung pada 20 hingga 25 Juni 2026 dan direncanakan akan dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto.
Berdasarkan data, PENAS XVII akan dihadiri oleh kontingen dari 38 Provinsi dengan jumlah peserta kurang lebih 30.000 orang. Peserta akan menginap di rumah penduduk dengan radius kurang lebih tujuh kilometer dari pusat kegiatan.
“Bapak Gubernur bermohon kepada Menteri Perhubungan untuk dukungan layanan kendaraan bus sejumlah 40 unit untuk melayani para peserta dari pemondokan ke lokasi kegiatan. Termasuk dukungan untuk penambahan extra flight dari dan ke Gorontalo untuk melayani penerbangan para peserta dari berbagai daerah,” jelas Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Jamal Nganro, yang turut mendampingi Gubernur dalam pertemuan itu, seperti dikutip laman resmi Pemprov Gorontalo.
Permohonan Gubernur Gusnar Ismail mendapat respon baik dari Menhub RI. Menhub Dudy Purwagandhi menginstruksikan Direktorat Perhubungan Darat untuk mendatangkan bus dari daerah terdekat jika di Gorontalo tidak mencukupi.
Sementara untuk penambahan penerbangan, Menhub menugaskan kepada Direktur Jenderal Perhubungan Udara untuk menyampaikan kepada seluruh maskapai agar menyukseskan PENAS XVII di Gorontalo. (tro)













Discussion about this post