Gorontalopost.co.id, GORONTALO – Realisasi belanja negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Gorontalo tahun 2025, terbaik se Indonesia. Dalam evaluasi kementerian dalam negeri, realisasi belanja APBD Gorontalo masuk dalam 10 besar, tepatnya di-urutan ke enam, dengan angka 92,78 persen.
Realisasi belanja tertinggi adalah Provinsi Kepulauan Riua yang mencapai 94,55 persen, disusul Provinsi Aceh 94,27 persen. Sebelumnya, Pemprov Gorontalo menempati posisi pertama dalam realisasi pendapatan daerah pada tahun anggaran yang sama.
Keberhasilan realisasi pendapatan dan belanja daerah dalam APBD 2025 ini tidak lepas dari tim solid yang diterapkan Gubernur Gusnar Ismail, dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie.
Gubernur Gorontalo melalui juru bicaranya Alvian Mato menegaskan bahwa capaian membanggakan ini menegaskan keberpihakan Pemprov Gorontalo pada kesejahteraan rakyat. Selain itu, keberhasilan ini sekaligus mendapat pengakuan langsung dari pemerintah pusat.
“Capaian Ini bukan sekadar angka atau peringkat, tetapi bukti bahwa kerja keras, disiplin anggaran, dan keberpihakan pada rakyat benar-benar berjalan. Prestasi ini gubernur persembahkan untuk seluruh masyarakat Gorontalo,” tegas Alvian, dikutip dari laman resmi Pemprov Gorontalo, Selasa (13/1).
Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri yang disampaikan dalam Rapat Evaluasi Realisasi APBD pada Senin, 12 Januari 2026, Pemprov Gorontalo berhasil menempati peringkat pertama nasional untuk realisasi pendapatan dengan persentase mencapai 106,89 persen. Sementara untuk realisasi belanja berada pada posisi keenam nasional dengan capaian 92,78 persen.
“Keberhasilan ini menjadi energi baru bagi Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk mewujudkan kebaikan masyarakat Gorontalo secara berkelanjutan,” pungkas Alvian. (tro)












Discussion about this post