gorontalopost.co.id – Menjelang perayaan Natal 2025, dan Tahun Baru 2025, suasana berbeda bisa dilihat di pinggiran jalan, yakni mulai berdiri lapak-lapak UMKM yang menjajakan kembang api dan petasan.
Kembang api dan petasan yang dijual memiliki jenis dan ukuran yang beragam. Mulai dari ukuran kecil untuk anak-anak hingga kembang api berukuran besar yang biasa dinyalakan saat malam pergantian tahun. Harga yang ditawarkan pun bervariatif, menyesuaikan ukuran dan daya ledaknya.
Untuk petasan kecil, pedagang mematok harga mulai dari Rp2.000 per buah, petasan ukuran sedang dijual dengan kisaran harga Rp50.000 hingga Rp500.000. Adapun petasan berukuran besar dengan ledakan 200 shot dibanderol dengan harga tertinggi mencapai Rp1.950.000 per buah.
Salah satu pedagang, Yonas, mengungkapkan bahwa penjualan petasan mulai mengalami peningkatan sejak sepekan terakhir. Menurutnya, masyarakat sudah mulai berburu petasan dan sudah mulai mencoba menyalakan sebelum memasuki puncak perayaan tahun baru. “Sekarang pembeli sudah ramai. Ada yang beli untuk disimpan, ada juga yang langsung dicoba. Biasanya kalau sudah mendekati malam tahun baru, pembeli membludak. Makanya sekarang banyak yang beli duluan,” ujar Yonas.
Jenis petasan dengan harga terjangkau masih menjadi favorit utama pembeli, terutama di kalangan anak-anak dan remaja. Selain harganya yang murah meriah, petasan jenis ini dinilai praktis, sehingga banyak dipilih untuk sekadar hiburan sehari-hari menjelang perayaan tahun baru. Tak jarang, anak-anak dan remaja langsung menyalakan petasan tersebut di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka, baik pada sore maupun malam hari, sebagai bentuk menyambut momen nataru.
Meski demikian, Yonas berharap pembeli tetap menggunakan petasan dengan bijak dan memperhatikan keselamatan. Ia juga mengingatkan agar orang tua mengawasi anak-anak saat bermain petasan, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama momen perayaan nataru. (MG 11)













Discussion about this post