Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Terdapat tujuh Penyakit Masyarakat (Pekat) yang menjadi target operasi Kepolisian Kewilayahan Pekat Otanaha II Tahun 2025.
Ini disampaikan Karo Ops Polda Gorontalo Kombes Pol Pramono Jati S.I.K.,M.T saat membuka Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Kepolisian Kewilayahan Pekat Otanaha II Tahun 2025 yang bertempat di aula Dit Lantas Polda Gorontalo Senin 08/12/2025.
Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Gorontalo.
Karo Ops menegaskan, bahwa operasi Pekat Otanaha merupakan langkah strategis yang digelar guna menekan berbagai penyakit masyarakat seperti premanisme, perjudian, peredaran minuman keras, prostitusi, penyalahgunaan narkoba, serta kejahatan jalanan.
Tak hanya itu Lat Pra Ops menjadi tahapan penting sebelum pelaksanaan operasi kepolisian. Melalui kegiatan ini, seluruh personel yang terlibat dibekali dengan materi teknis dan taktis, termasuk Analisis kerawanan wilayah, Standar operasional prosedur (SOP), penindakan Pola pengamanan dan pendekatan humanis Koordinasi lintas fungsi dan satuan kerja serta Penggunaan teknologi pendukung operasi.
Karo Ops juga kembali menegaskan bahwa keberhasilan operasi tidak hanya bergantung pada jumlah personel, tetapi juga pemahaman yang baik terhadap tugas di lapangan. Ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan serius agar operasi dapat terlaksana secara profesional, proporsional, dan tepat sasaran.
” Operasi Pekat Otanaha II 2025 akan difokuskan pada pencegahan kejahatan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan menjelang berbagai agenda masyarakat. Penegakan hukum akan tetap dilakukan secara tegas namun mengedepankan asas humanis,” ujarnya.
Dengan dibukanya Lat Pra Ops ini, Polda Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kondusifitas wilayah melalui operasi kepolisian yang terencana, terukur, dan berkelanjutan. (roy)












Discussion about this post