logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Home Persepsi

Masalah Laten Jalanan Kota Kita

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 5 November 2025
in Persepsi
0
Hafiz Aqmal Djibran, S.I.Kom.

Hafiz Aqmal Djibran, S.I.Kom.

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Dari Street Justice menuju Digital Justice

Pemilihan Kepala Daerah dan Arah Demokrasi Kita

Bupati-Bupati Kita

PETI di Boliyohuto Cs Semakin Marak, APH Apa Kabar?

Oleh:
Hafiz Aqmal Djibran

Percakapan publik di media sosial kembali keruh perihal kebijakan sembrono nan ugal – ugalan para pemangku kepentingan, yang dalam hal ini Pemerintah Kota Gorontalo. Beberapa kebijakan yang disepakati menimbulkan pro kontra di masyarakat dengan berbagai alasan turunannya. Beberapa kebijakan tersebut diantaranya pemanfaatan trotoar, jalanan satu arah, hingga rusaknya infrastruktur jalan yang sudah berlangsung menahun.

Lebih lagi, wujud dari ketertiban umum dan ketentraman pengguna jalan masih kurang diperhatikan. Keadaan berbagai pelanggaran terjadi merupakan hal yang mudah dijumpai di Kota kita. Sangat frustasi memang, banyak faktor yang memengaruhi dan menghambat berkembangnya Kota Gorontalo disektor pembangunan fasilitas umum.

Masalah yang seharusnya substansial dan akar dari berbagai persoalan, malahan tidak dijadikan diskursus dan prioritas kebijakan, seolah – olah ia tersembunyi di ruang percakapan publik atau tidak disadari sebagai masalah oleh masyarakat.

Dalam buku Social Problems: The Contemporary Debates (1974) karya John B. Williamson dkk, pengertian laten tsocial problem menurut Robert K Merton “Latent social problem is a condition which is incosistent with the values of the community, but which is not recognized as a social problem by the community” yang berarti masalah laten sosial adalah kondisi yang tidak sejalan dengan nilai-nilai masyarakat, namun tidak disadari bentuknya sebagai masalah sosial oleh masyarakat.

Karena hal tersebut masalah laten sosial disebut sebagai permasalahan yang tersembunyi dan keadaannya masih bisa ditoleransi oleh masyarakat. Sederhananya, masalah yang tidak disadari sebagai masalah oleh masyarakat.

Kesenjangan Sosial Kehidupan Jalanan

Seiring dengan perkembangan dinamika dan kehidupan masyarakat Kota, berdampak pada aktivitas ekonomi yang relatif cepat. Kota pun hidup dengan suasana sebagai pusat jasa dan perdagangan Provinsi Gorontalo. Namun, pesatnya perkembangan kota tidak diiringi dengan Pendidikan dan kesejahteraan masyarakatnya.

Hal tersebut menciptakan jurang kesenjangan yang semakin lebar. Kemiskinan dan keterbatasan ekonomi pun membuat masyarakat memilih peruntungan di jalanan. Misalnya, menjadi pengamen, badut, bahkan pengemis sebagai cara cepat untuk mendapatkan uang. Lebih lanjut lagi, beberapa diantaranya mengarah pada tindakan eksploitasi anak. Sungguh miris.

Fenomena kesenjangan sosial ini merupakan potret nyata masalah sosial di jalanan kita. Seringkali mereka bertahan hidup di jalanan atas dasar keterpaksaan kebutuhan ekonomi, bukan pilihan profesi yang menyenangkan, dan disinilah fungsinya pemerintah harus berjalan.

Jumlah Bentor yang Makin Tak Terkendali

Bentor atau “becak motor” merupakan salah satu moda transportasi umum di Gorontalo. Transportasi ini telah begitu melekat dengan kehidupan sehari – hari masyarakat Gorontalo untuk mobilitas. Biayanya yang fleksibel, relative murah, dan menjangkau hampir seluruh pelosok perkotaan menjadikan bentor sebagai solusi dari mobilitas masyarakat sehari – hari.

Pengendalian dan pengawasan terhadap kendaraan beroda tiga di Kota Gorontalo masih terbilang minim. Maraknya kendaraan bentor di Kota Gorontalo akan menimbulkan masalah baru dan menjadi bom waktu di kemudian hari.

Masyarakat dengan mudah memodifikasi motornya menjadi angkutan umum tanpa ada pengawasan ketat dari instansi yang bertanggungjawab. Dampaknya pun mulai terasa di jalanan kota, jumlah bentor mengalami pertumbuhan pesat dari waktu ke waktu. Berdasarkan data BPS di tahun 2019, jumlah bentor yang ada di kota Gorontalo sebanyak 3.220 unit. Sedangkan ruas jalan yang ada di kota Gorontalo di tahun 2024 (BPS, 2024) sepanjang 233,15 km.

Artinya, jumlah bentor dalam setiap satu kilometer jalan yang ada di Kota Gorontalo sebanyak 14 unit. Terbilang masih berada di angka yang wajar. Namun, karena bentor yang biasanya terpusat di Kawasan tertentu menimbulkan kemacetan lokal dan memakan waktu signifikan di jalanan.

Bentor yang kononnya sudah beroperasi sejak tahun 2000 di Kota Gorontalo hingga saat ini belum memiliki integrasi kedalam system transportasi publik Kota. Dalam artian, kebijakan seperti peta zonasi operasional bentor, jam beroperasi, dan penyediaan tempat mangkal resmi agar bentor tidak lagi mengganggu lalulintas di titik-titik padat.

Jika dibedah lebih jauh, menjadi pengemudi bentor merupakan alternative lapangan pekerjaan bagi masyarakat kelas menengah ke bawah. Akibat dari minimnya regulasi dan pengawasan, akhirnya menciptakan ketergantungan pada pekerjaan informal. Tidak perlunya keterampilan untuk menjadi seorang pengemudi bentor membuat masyarakat memilih pekerjaan ini. Pengemudi bentor terus menjadi pekerjaan andalan untuk mencari peruntungan.

Parkir Liar dan Balapan Jalanan

Dua masalah tersebut penulis satukan karena penyebabnya sama, kurangnya pengawasan dan penegakan aturan dari pihak yang berwenang. Parkir liar, realitanya di sepanjang jalan protokol Kota Gorontalo tak luput dari masalah ini. Terlebih lagi saat waktu kerja, banyak kendaraan roda empat maupun roda dua memarkirkan kendaraannya hingga memakan bahu jalan.

Masalah parkir liar memicu permasalahan lainnya. Mirip seperti satu keping domino yang menjatuhkan domino berikutnya, atau disebut domino effect. Dampak masalah ini seperti kemacetan, gangguan pejalan kaki, kenyamanan warga, hingga potensi kecelakaan. Lebih lagi, parkir liar berpotensi mengurangi pendapatan daerah karena retribusi parkir tidak masuk ke kas pemerintah.

Masalah berikutnya adalah balapan jalanan, yang biasa disebut dengan balap liar. Penyakit laten ini sering terjadi pada remaja pecinta otomotif dan ingin membuktikan keberaniannya di jalanan. Seringkali balapan liar juga menjadi ajang taruhan yang menggiurkan.

Di Kota Gorontalo, ajang balap liar sudah menjadi masalah yang tak kunjung usai. Pun lokasinya yang berada di jantung kota, tak jauh dari kantor penegak hukum dan pusat pemerintahan. Yang disayangkan, cara membasmi penyakit anak muda selama ini dilakukan dengan tindakan represif.

Represif dalam hal ini adalah upaya yang dilakukan pasca kejadian, yang hasilnya hanya mempertontonkan aksi kejar – kejaran antara polisi dan aktor balapan hingga berujung ditangkap dan diberi sosialisasi, lalu masalah yang sama terjadi lagi hingga hari ini. Tidak ada upaya preventif, mengingat lokasi balap liar yang sangat strategis di pusat Kota dan mudah untuk dilakukannya monitor sebelum balap liar dilakukan.

Masalah – masalah laten jalanan kota kita yang telah disebutkan diatas seharusnya mulai diatensi oleh pemerintah. Perlunya transisi kelas dari Kota sedang menuju Kota besar harus selaras dengan kebijakan transformatif yang dimulai dari peradaban ruang jalanan. (*)

Penulis adalah anggota PB HPMIG
Periode 2024 – 2026

Tags: Hafiz Aqmal DjibranpersepsiTulisan Hafiz Aqmal Djibrantulisan persepsi

Related Posts

Ahmad Zaenuri

Dari Street Justice menuju Digital Justice

Wednesday, 14 January 2026
Menelusuri Jejak Akomodasi Budaya dalam Simbolisme Masyarakat Gorontalo   

Menelusuri Jejak Akomodasi Budaya dalam Simbolisme Masyarakat Gorontalo  

Wednesday, 14 January 2026
Ridwan Monoarfa

Pemilihan Kepala Daerah dan Arah Demokrasi Kita

Monday, 12 January 2026
Basri Amin

Bupati-Bupati Kita

Monday, 12 January 2026
PETI di Boliyohuto Cs Semakin Marak, APH Apa Kabar?

PETI di Boliyohuto Cs Semakin Marak, APH Apa Kabar?

Friday, 9 January 2026
Yusran Lapananda

Tahun Baru, KUHAP Baru & KUHP Baru

Tuesday, 6 January 2026
Next Post
AKBP Sigit Rahayudi,S.I.K

Kapolres Boalemo Warning Pihak SPBU, Penyaluran BBM Bersubsidi Jangan Sampai Disalahgunakan

Discussion about this post

Rekomendasi

Ketua Yayasan Kumala Vaza Grup, Siti Fatimah Thaib, bersama pemilik dapur dan Kepala SPPG Pentadio Barat secara simbolis menyerahkan CSR kepada pihak SMP 1 Telaga Biru, Rabu (14/1/2026). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

Wednesday, 14 January 2026
Irjen Pol Widodo

Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

Thursday, 15 January 2026
Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H

Kapolda Bakal Ratakan PETI di Pohuwato, Kaget Lihat Langsung Dampak Kerusakan Lingkungan

Thursday, 15 January 2026
Tiga pelaku kekerasan seksual di amankan Polres Bone Bolango, Kamis (15/1/2026) Foto: Natharahman/ Gorontalo Post.

Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

Friday, 16 January 2026

Pos Populer

  • Para pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Gorontalo yang menajalani pelantikan, berlangsung di ruang dulohupa kantor gubernur, Senin (12/1). (foto: tangkapan layar)

    BREAKING NEWS: Gusnar Lantik 25 Pejabat Pemprov, Berikut Nama-namanya

    587 shares
    Share 235 Tweet 147
  • Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Excapator dan Ratusan Alat PETI Diamankan, Hasil Operasi Tim Gabungan Selama Enam Hari, Forkopimda Segera Lakukan Evaluasi

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Bupati-Bupati Kita

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.