logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel

Biomasa
Home Headline

Dua Penambang Tewas Tertimbun Longsor, PETI Pohuwato Terus Makan Korban

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 31 October 2025
in Headline
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, POHUWATO – Kisah pilu dari aktifitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) tak kunjung berakhir. Tragedi penambang meninggal gara-gara tertimbun longsor, kembali terjadi. Kali ini menimpa dua penambang di lokasi PETI yang berada di Desa Bulangita, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (30/10) sekitar pukul 13.00 Wita.
Saat itu, sejumlah penambang sedang melakukan aktifitas di lokasi PETI Desa Bulangita, Kecamatan Marisa, dengan cara manual atau tanpa alat berat.

Tiba-tiba saja, saat penambang sedang memukul dan mengambil material yang diduga mengandung emas, longsor seketika terjadi dan menimbun dua orang penambang.

Lokasi Pertambangan Illegal (PETI) di wilayah Desa Bulangita, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato yang mengalami longsor.
Lokasi Pertambangan Illegal (PETI) di wilayah Desa Bulangita, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato yang mengalami longsor.

Keduanya yakni, Risman Abdul Azis (33) warga Dusun Mekar Jaya, Desa Teratai, Kecamatan Marisa dan Arfan Sumaila (37) warga Dusun II, Desa Marisa, Kecamatan Popayato Timur, Kabupaten Pohuwato.

Related Post

Rusli Bicara Listrik: Dari Byar Pet Parah, Kini Semua Nikmati Listrik PLN

Tumbilotohe 2026, 6 Ribu Lampu Menyala di Blok Plan

Rachmat Gobel Siap Support Adhan

Mobnas Dilarang untuk Mudik, KPK Buka Layanan Pengaduan Gratifikasi

Salah seorang saksi bernama Sabrin Rahmat menyampaikan, korban Risman Abdul Azis dan Arfan Sumaila, melakukan aktifitas pertambangan liar dengan cara Kabilasa di lokasi pertambangan Desa Bulangita, milik Ferdi Mardain. Keduanya mulai melakukan aktifitas sekitar pukul 10.00 Wita.

“Saya melihat mereka sedang memukul material yang mengandung emas. Tapi tiba-tiba terjadi longsor dan saya melihat keduanya sudah tertimbun material hasil pertambangan,” kata Sabrin.

Dua korban tewas dari lokasi Peti Desa Bulangita, dievakuasi menggunakan mobil pikap, Kamis (30/10).
Dua korban tewas dari lokasi Peti Desa Bulangita, dievakuasi menggunakan mobil pikap, Kamis (30/10).

Melihat kondisi ke dua rekan mereka yang sudah tertimbun, Sabrin kemudian berteriak untuk memanggil rekan-rekannya yang lain, agar dapat membantu kedua korban. Saat diangkat, keduanya sudah meninggal dunia.

Untuk korban Risman Abdul Azis, mengalami luka lecet di bagian wajah. Sedangkan korban atas nama Arfan Sumaila, mengalami luka dalam di bagian kepala. “Kami saat itu juga langsung membawa ke dua korban ke Rumah Sakit Bumi Panua (RSBP),” ujarnya.

Diwawancarai terpisah, Plh Kapolres Pohuwato, AKBP Juprisan Pratama Ramadhan Nasution,S.I.K. membenarkan adanya peristiwa longsor di lokasi PETI yang ada di Desa Bulangita, Kecamatan Marisa Kabupaten Pohuwato.

“Iya benar, telah terjadi longsor di lokasi PETI, yang mengakibatkan dua orang masyarakat penambang meninggal dunia,” kata mantan Kapolres Gorontalo Utara ini.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pohuwato, AKP Khoirunnas,S.I.K,M.H. menambahkan, terkait dengan peristiwa tersebut, pihaknya telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), dan telah melakukan olah TKP.

Tak hanya itu saja, pihaknya pula turut mengamankan alat berupa linggis yang diduga dipergunakan oleh para pekerja pertambangan. Selain itu, lokasi pertambangan illegal tersebut kini telah di police line.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait dengan adanya peristiwa ini. Selanjutnya, untuk ke dua korban, sudah dibawa oleh keluarga mereka masing-masing untuk dikebumikan.

Pihak keluarga pula telah menandatangani penolakan dilakukannya autopsy,” pungkas mantan Kasat Reskrim Polres Bone Bolango ini, didampingi Bintara Seksi Humas, Bripka D. Akim. (kif)

Tags: Korban PETI PohuwatoPenambang TewasPertambangan Emas Tanpa IzinPETI Pohuwato

Related Posts

Rusli Bicara Listrik: Dari Byar Pet Parah, Kini Semua Nikmati Listrik PLN

Rusli Bicara Listrik: Dari Byar Pet Parah, Kini Semua Nikmati Listrik PLN

Wednesday, 18 March 2026
SEMARAK TUMBILOTOHE: Ribuan lampu botol Tumbilotohe di kawasan Blok Plan Perkantoran Pemprov Gorontalo, Desa Ayula Tinelo, Bone Bolango menjadi daya tarik kunjungan wisatawan, Senin (16/3) malam. (foto: papa iyas untuk gorontalo post)

Tumbilotohe 2026, 6 Ribu Lampu Menyala di Blok Plan

Tuesday, 17 March 2026
Pertemuan antara Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea dengan Anggota DPR RI, Rachmat Gobel.

Rachmat Gobel Siap Support Adhan

Monday, 16 March 2026
Ilustrasi: Mobil Dinas Dilarang Mudik

Mobnas Dilarang untuk Mudik, KPK Buka Layanan Pengaduan Gratifikasi

Monday, 16 March 2026
Demi Gorontalo, Idah Syahidah Serukan Harmonisasi Politik

Demi Gorontalo, Idah Syahidah Serukan Harmonisasi Politik

Sunday, 15 March 2026
Kaban Keuangan Pemprov, Sukril Gobel

PPPK PW Olo Dapa THR, ASN Pemprov Cuan, THR TPP Cair Bersamaan

Friday, 13 March 2026
Next Post
Demo tandingan dari masyarakat Bone Bolango di Kejati Goronalo, Kamis (30/10/2025). Massa aksi meminta pihak kejaksaan tidak terpengaruh dengan isu-isu kasus kasus korupsi yang menyebut adannya dugaan keterlibatan Bupati Ismet Mile. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Tak Terpengaruh Demo, Kejati Tetap Panggil Bupati Ismet Mile

Discussion about this post

Rekomendasi

5 Manfaat Air Rebusan Kunyit Campur Serai dan Jahe, Nomor 3 Luar Biasa

5 Manfaat Air Rebusan Kunyit Campur Serai dan Jahe, Nomor 3 Luar Biasa

Wednesday, 2 November 2022
Ilustrasi

Penghitungan Kerugian Negara SPPD Fiktif, BPKP Tunggu Kelengkapan Data Kejati

Thursday, 23 October 2025
Empat cewek diduga pelaku prostitusi online melalui aplikasi Michat saat diamankan petugas usai terjaring operasi pekat.

Pasang Tarif Rp 450 Ribu Sekali Main, Empat Cewek Michat Terjaring Operasi

Friday, 28 February 2025
Hijabers on Wheel, Komunitas Honda Gorontalo Tebar Kebaikan di Pasar Sentral 

Hijabers on Wheel, Komunitas Honda Gorontalo Tebar Kebaikan di Pasar Sentral 

Wednesday, 18 March 2026

Pos Populer

  • Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Maruly Pardede, saat memberikan keterangan pers. Rabu (04/02), di Mapolda Gorontalo.(Foto: Natharahman/ Gorontalo Post)

    Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

    122 shares
    Share 49 Tweet 31
  • 5 Manfaat Air Rebusan Kunyit Campur Serai dan Jahe, Nomor 3 Luar Biasa

    22822 shares
    Share 9129 Tweet 5706
  • Wow! Jaringan 5G Telkomsel So Ada di Gorontalo

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Republik di Dunia yang Susah Damai

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Hijabers on Wheel, Komunitas Honda Gorontalo Tebar Kebaikan di Pasar Sentral 

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.