logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Home Headline

80 Meter yang Menguji Negara

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 4 September 2025
in Headline
0
Hamim Pou

Hamim Pou

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Hamim Pou 
Mantan kepala daerah, konsultan kebijakan dan inovasi daerah

 

PAGI itu masih berkabut ketika kabar sampai: jembatan Bulobulondu putus.

Jembatan ini membentang hampir 80 meter di atas Sungai Bone yang lebarnya lebih dari seratus meter. Lokasinya di perbatasan Kecamatan Suwawa dan Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Related Post

ASN Pemprov, Duh, Gaji Blum Maso

Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

Gubernur Gusnar Ismail Terima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Tahun 2024-2025

Enam OPD Pemprov Lowong, Gusnar Rombak Kabinet, 25 Pejabat Dilantik

Sejak pagi, warga berkerumun di dua tepi sungai. Menatap bentang besi dan beton yang kini terputus. Seorang sopir truk sayur mematikan mesin. Jalur distribusi terhenti. Di ujung lain, seorang ibu hamil bertanya: apakah ambulans bisa mencari jalan memutar?

Jembatan itu bukan jembatan kecil. Bukan penghubung antar-kebun yang bisa diganti papan darurat.

Ia menghubungkan ibu kota kabupaten dengan tiga kecamatan di seberang sungai. Mengantar anak sekolah. Mengalirkan hasil kebun ke pasar. Mengirim pasien ke puskesmas.

Sekali putus, semuanya terasa jauh.

Air besar datang dari hulu.

Hujan berhari-hari di kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone. Kawasan hutan itu di bawah kewenangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Sungai Bone di bawah Kementerian PUPR.

Pemerintah kabupaten? Berhadapan langsung dengan warga. Mendengar pertanyaan yang sama setiap hari: kapan akses kembali?

Di saat seperti itu, detail kewenangan tidak penting di mata warga.

Yang mereka perlukan hanya satu: waktu.

Tahun anggaran 2026 menambah babak baru.

Transfer ke Daerah dipatok Rp650 triliun. Turun sekitar 25 persen dari capaian tahun sebelumnya. Pemerintah pusat beralasan sebagian fungsi pelayanan akan digenjot lewat belanja kementerian/lembaga agar manfaatnya dirasakan langsung.

Niatnya mungkin baik.

Tapi mandat pelayanan tetap di pundak daerah. Dompetnya makin tipis. Kunci keputusannya bergeser ke pusat.

Ketika Sungai Bone meluap, jembatan putus, akses warga terhenti—semua orang pertama-tama mencari kepala daerah.

Padahal, ruang fiskalnya sudah dicekik.

Dari pengalaman memimpin daerah belasan tahun, saya belajar satu hal: ketika keputusan menunggu lintas-kewenangan, jam layanan publik habis.

Setiap jam yang hilang ada harganya.

Logistik tersendat. Harga pangan naik. Jam belajar berkurang. Kepercayaan publik menguap.

Karena itu, kecepatan tidak bisa dinegosiasikan.

Bagaimana agar negara bisa hadir lebih cepat?

Lima langkah berikut bisa jadi koreksi sederhana. Tidak menunggu revisi undang-undang. Hanya butuh kemauan bersama.

Pertama, protokol respons cepat lintas kewenangan. Tetapkan status darurat layanan untuk jembatan putus, akses kesehatan terputus, atau air minum terganggu.

Beri otoritas bertindak kepada kepala daerah dalam batas pagu dan standar teknis yang disepakati PUPR–KLHK–Pemda. Targetnya jelas: fungsi lintas kembali maksimal 30 hari. Audit menyusul.

Kedua, dana tanggap infrastruktur berbasis reimburse. Daerah bergerak dulu. Pembiayaan jangka sangat pendek. Setelah verifikasi mutu oleh tim teknis gabungan, biaya diganti.

Tidak ada cek kosong. Ada harga satuan acuan. Ada spesifikasi teknis. Ada audit forensik di atas ambang biaya tertentu.

Ketiga, kontrak otonomi berbasis hasil. Pusat dan daerah meneken pakta kinerja: akses pasar pulih ≤30 hari; rujukan ibu hamil kembali ke baseline; indeks kerentanan jembatan turun dalam satu tahun.

Selama outcome tercapai dan transparansi dijaga, beri fleksibilitas cara mencapainya.

Keempat, orkestrator provinsi untuk lintas kabupaten/kota. Gubernur berperan sebagai chief integrator: menyelaraskan jadwal PUPR di sungai, mitigasi KLHK di hulu, dan pemulihan jaringan jalan/jembatan kabupaten.

Bukan mengambil alih. Menyatukan garis waktu dan mengunci keputusan lintas batas.

Kelima, dasbor akuntabilitas terbuka. Semua pihak melihat panel yang sama: status pekerjaan, serapan anggaran, foto lapangan, SLA pemulihan, risiko cuaca BMKG.

Keterlambatan terlihat. Alasannya tercatat. Solusinya disepakati. Transparansi memperkuat kolaborasi, bukan mempermalukan.

Ekosistem Bulobulondu sederhana tapi keras.

Hidrologi di hulu memengaruhi debit sungai. Sungai menentukan nasib jembatan. Jembatan menentukan akses warga.

Rantai sebab-akibat ini tidak bisa diputus dengan anggaran yang kaku.

Belanja kementerian di daerah penting. Tapi TKD tetap menjadi oksigen eksekusi cepat.

Kita tidak ingin kepala daerah berdiri di hadapan warga tanpa alat.

Dan, setelah enam tahun, jembatan Bulobulondu tidak kunjung dibangun kembali.

Pemerintah kabupaten pasti tidak sanggup. Pemerintah pusat berakhir sebatas meminta proposal. Anggota DPR-RI hanya sampai tahap memperjuangkan.

Rakyat terus menagih janji:

Petani memutar membawa hasil kebun.
Siswa-siswi berangkat lebih awal agar tidak terlambat.
Ibu hamil menyeberangi sungai untuk memeriksakan kandungan.

Dan kejadian seperti ini bukan hanya di Bone Bolango.

Tapi di banyak daerah.

Anda lebih tahu…

Tags: Catatan HamimCatatan Hamim PouHamim Pou

Related Posts

Ilustrasi--

ASN Pemprov, Duh, Gaji Blum Maso

Thursday, 15 January 2026
Irjen Pol Widodo

Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

Thursday, 15 January 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili bersama Kepala BPK Gorontalo pada pelaksanaan penyerahan LHP kepatuhan atas pengelolaan belanja daerah tahun anggaran 2024 dan 2025, Selasa (13/1). (Foto – Ryan/Diskominfotik)

Gubernur Gusnar Ismail Terima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Tahun 2024-2025

Wednesday, 14 January 2026
KABINET BARU - Gubernur Gusnar Ismail menyaksikan penandatanganan berita acara pelantikan bagi pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Gorontalo, Senin (12/1). (foto: haris/diskominfotik)

Enam OPD Pemprov Lowong, Gusnar Rombak Kabinet, 25 Pejabat Dilantik

Tuesday, 13 January 2026
MAKIN AKRAB - Pertemuan dua politisi Gorontalo, Rusli Habibie dan Adhan Dambea, Jumat (9/1). Keduanya saling support, Rusli bahkan meminta fraksi Golkar DPRD untuk mendukung program Wali Kota Adhan Dambea. (foto: dok)

Rusli: Golkar Wajib Dukung Program Adhan

Monday, 12 January 2026
Para pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Gorontalo yang menajalani pelantikan, berlangsung di ruang dulohupa kantor gubernur, Senin (12/1). (foto: tangkapan layar)

BREAKING NEWS: Gusnar Lantik 25 Pejabat Pemprov, Berikut Nama-namanya

Monday, 12 January 2026
Next Post
Ilustrasi--

Gara-gara PIL, Di Gorut, Suami Bunuh Istri

Discussion about this post

Rekomendasi

Tiga pelaku kekerasan seksual di amankan Polres Bone Bolango, Kamis (15/1/2026) Foto: Natharahman/ Gorontalo Post.

Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

Friday, 16 January 2026
Irjen Pol Widodo

Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

Thursday, 15 January 2026
Ketua Yayasan Kumala Vaza Grup, Siti Fatimah Thaib, bersama pemilik dapur dan Kepala SPPG Pentadio Barat secara simbolis menyerahkan CSR kepada pihak SMP 1 Telaga Biru, Rabu (14/1/2026). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

Wednesday, 14 January 2026
Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H

Kapolda Bakal Ratakan PETI di Pohuwato, Kaget Lihat Langsung Dampak Kerusakan Lingkungan

Thursday, 15 January 2026

Pos Populer

  • Para pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Gorontalo yang menajalani pelantikan, berlangsung di ruang dulohupa kantor gubernur, Senin (12/1). (foto: tangkapan layar)

    BREAKING NEWS: Gusnar Lantik 25 Pejabat Pemprov, Berikut Nama-namanya

    587 shares
    Share 235 Tweet 147
  • Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Excapator dan Ratusan Alat PETI Diamankan, Hasil Operasi Tim Gabungan Selama Enam Hari, Forkopimda Segera Lakukan Evaluasi

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Bupati-Bupati Kita

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.