logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Tionghoa Sholehah

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 28 August 2025
in Disway
0
Ilustrasi aksara Tiongkok yang tertulis di kertas. - 书畅 何 - Pexels

Ilustrasi aksara Tiongkok yang tertulis di kertas. - 书畅 何 - Pexels

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

KIAN banyak lembaga pengirim calon mahasiswa Indonesia ke Tiongkok. Beberapa yang besar: Everyday Mandarin, Greatwall, Cny, I Can, Icati, Yayasan Baik, dan Panda Education. Tentu saja yang satu ini juga besar: ITCC —Indonesia Tiongkok Culture Centre.

Yang terakhir itu akan memberangkatkan calon mahasiswanya tanggal 30 Agustus lusa. Jumlah yang berangkat 250 orang. Mereka akan kuliah di sembilan universitas di Tiongkok.

Related Post

Satpam MBG

Anak Telur

Sakit Jantung

Dua Menit

Sudah delapan tahun ITCC melakukannya. Anda sudah tahu siapa di belakang ITCC.

Sebelum Covid-19 pernah mencapai 350 orang. Setelah Covid jumlahnya menurun. Tahun ini mulai naik lagi ke 250 orang.

Kalau saja anggaran Pemda tidak menurun, jumlah itu bisa kembali ke 350.

Di masa lalu banyak Pemda memberikan dukungan kepada anak muda di daerah untuk kuliah di luar negeri. Misalnya dari Papua –atas subsidi dari Pemda setempat. Apalagi subsidinya tidak besar karena biaya kuliahnya didapat dari universitas di sana.

Sudah banyak calon dokter dari Papua yang kini kuliah di Tiongkok.

Tahun ini pilihan jurusannya masih sama: bisnis internasional, e-commerce, kedokteran, dan artificial intelligence.

Sedang kota tempat kuliah pilihan lebih banyak di kota Hangzhou, Nantong, Nanjing, Nanning, Wuhan, Chengdu, dan Shenzhen.

Pondok pesantren seperti Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, punya jalur sendiri. Inilah pondok pesantren terbanyak kirim mahasiswa ke Tiongkok. Setiap tahun. Tidak pernah absen.

Tahun ini memberangkatkan lagi enam santri. Peminatnya lebih banyak tapi proses seleksinya diperketat. Di pondok pesantren Nurul Jadid memang ada jurusan bahasa Mandarinnya.

Enam orang itu adalah Ahmad Sultan Alaudin, Elvira Aulia Putri, Joenatha, Hijriyatus Sholehah, Nadia Khotimatul, Muhammad Munir, dan Ramadhana Catriona Zerlinda. Lebih banyak santriwatinya.

Nama-nama itu tentu sulit dieja oleh para dosen mereka di sana. Saya sulit membayangkan bagaimana dosen mereka memanggil nama Ramadhana Catriona Zerlinda.

Ada jalan keluarnya. Mereka akan punya nama Tionghoa di sana. Setiap mahasiswa Indonesia punya nama Tionghoa di sana. Saya pun jadi penasaran: siapa kira-kira nama Tionghoa untuk santriwati seperti Hijriyatus Sholehah.

Kepala SMA Nurul Jadid Drs Rahardjo menyebut pemberangkatan mereka itu didukung oleh Lembaga Koordinasi Pendidikan Bahasa Tionghoa (LKPBT) Jawa Timur.

Setiap kali ke Tiongkok saya dengan mudah bertemu mahasiswa yang latar belakangnya pesantren. Wanitanya pakai jilbab. Di kota mana saja. Pun seperti ketika saya ke kota sekecil Rizhao, Shandong, kapan itu.

Disway sendiri tahun ini ditunjuk untuk mengirim wartawan ke Tiongkok. Hanya Disway dan Kompas. Selama lima bulan di sana.

Disway menunjuk Doan Widhiandono, untuk tugas itu. Doan sudah berangkat pekan lalu. Di sana ia akan merasakan bekerja bersama awak media Tiongkok di perusahaan media mereka.

Dulu Amerika yang menyediakan fasilitas seperti itu. Kini Tiongkok yang melakukannya. Tentu dengan bahasa dan gaya yang berbeda.(*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Sakit Jantung

Sakit Jantung

Saturday, 25 July 2026
Anak Telur

Anak Telur

Saturday, 25 July 2026
Satpam MBG

Satpam MBG

Saturday, 25 July 2026

Dua Menit

Wednesday, 22 July 2026
Burger Tempe

Burger Tempe

Tuesday, 21 July 2026
Paket Roaming

Paket Roaming

Sunday, 19 July 2026
Next Post
Ilustrasi--

Gorontalo Dibidik Sindikat Kamboja, Berhasil Kabur, Warga Kabgor Sempat Disekap

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 22 Juli 2026

Rekomendasi

11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

Saturday, 25 July 2026
Sakit Jantung

Sakit Jantung

Saturday, 25 July 2026
Anak Telur

Anak Telur

Saturday, 25 July 2026
Satpam MBG

Satpam MBG

Saturday, 25 July 2026

Pos Populer

  • AHM Technical Skill Contest 2026, PT DAW Utus Dua Wakil Terbaik

    AHM Technical Skill Contest 2026, PT DAW Utus Dua Wakil Terbaik

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Gorontalo Siaga Kemarau, Gubernur Terbitkan Edaran, Waspada Krisis Air Bersih

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Wagub Gorontalo Idah Syahidah Hadiri Bahagia QRIS Fest 2026 di Limboto

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Spanyol, Bola, dan Islam

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.