logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Metropolis

Gorontalo Dibidik Sindikat Kamboja, Berhasil Kabur, Warga Kabgor Sempat Disekap

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 28 August 2025
in Metropolis
0
Ilustrasi--

Ilustrasi--

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Ini warning bagi masyarakat Gorontalo. Utamanya bagi para pencari kerja. Jangan mudah tergiur dengan tawaran kerja apalagi tawaran bekerja di luar negeri dengan iming-iming gaji besar.

Karena bisa jadi tawaran menggiurkan itu datang dari sindikat perdagangan manusia (human trafficking) yang sudah banyak melancarkan aksinya di berbagai daerah di Indonesia.

Belakangan, provinsi Gorontalo mulai jadi bidikan sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) tersebut. Salah seorang warga Kabupaten Gorontalo, tepatnya warga desa Tolotio, kecamatan Tibawa, telah menjadi korban sindikat TPPO Kamboja. Warga Tolotio itu bernama Agus Hilimi (28).

Dia tergiur dengan iming-iming bekerja di luar negeri dengan gaji Rp 9 juta/bulan. Tapi saat sudah di luar negeri, malah petaka yang ia dapatkan. Saat menceritakan kisalnya melalui telepon seluler secara diam-diam, Agus menguraikan, awalnya dia dibujuk temannya bernama Eby untuk bekerja di Thailand.

Related Post

Cegah Judol dan Penyalahgunaan Senjata, Propam Polda Sidak Senpi dan HP Anggota

4.415 Tabung Gas Elpiji 3 Kg Digelapkan, Uangnya Diduga Digunakan untuk Sabung Ayam dan Hura-hura

Polisi Buru Pemilik Dua Excavator

Kemarau Panjang Ancam Pertanian, Petani Andalkan Pompa Air, Biaya Membengkak

Namun kenyataannya, ia justru diseludupkan ke Kamboja. “Awalnya saya hanya ingin mencari rezeki yang halal, supaya bisa bantu keluarga. Tapi ternyata saya ditipu, saya dibawa ke Kamboja bukan Thailand,” tutur Agus.

Agus berangkat ditemani seorang kawannya bernama Handi, namun saat berada di Jakarta, Handi memilih kabur karena curiga. Handi menolak saat dipaksa berbohong untuk mengurus paspor wisata ke Malaysia, bukan paspor kerja.

Sementara Agus yang polos dan tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, tetap melanjutkan perjalanan hingga akhirnya terjerumus ke jaringan sindikat TPPO. Saat tiba di Kamboja, Agus langsung dipaksa bekerja menipu orang melalui jaringan online.

Ia ditargetkan merekrut korban menjadi member. Jika gagal, ia harus membayar denda sebesar 100 dolar Amerika setiap hari. “Saya tidak bisa komputer, jadi tidak tahu harus bagaimana. Saya tidak mau kerja menipu orang. Saya hanya ingin pulang karena saya diancam, disiksa dan akan dijual di perusahaan lain,” ucapnya.

Dengan kejadian ini Agus hanya ingin kembali pulang namun perusahaan ilegal yang menahannya beralasan bahwa biaya tiket dan perjalanan sudah dipotong dari upah. Bahkan, jika Agus nekat meminta pulang, ia diwajibkan membayar denda Rp 50 juta.

“Saya sudah tidak tahan. Saya mohon pemerintah Indonesia bisa memulangkan saya. Saya ingin kembali ke orang tua, saya ingin pulang ke Gorontalo,” pintanya dengan suara penuh harap.

Sementara itu, keluarga Agus di Gorontalo hanya bisa menahan tangis. Sang ibu, Hadija B. Tuli, dengan mata berkaca-kaca, mengaku sempat khawatir sejak awal kepergian putranya. “Saat dia mau pergi kami sudah tanya kalau sudah yakin dengan keputusannya dan ia mengaku sudah yakin. Tapi ternyata dia hanya dijebak dan disekap di sana,” ungkap Hadija sambil meneteskan air mata.

Usai mendapatkan informasi ini, Kisman Ishak mengatakan langsung memerintahkan Kabid Tenaga Kerja untuk mengumpulkan informasi awal terkait Agus Hilimi dan juga berkoordinasi dengan pihak terkait.

Kisman menjelaskan, pihaknya juga berkoordinasi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Utara (Sulut).

“Prosesnya masih terus dikoordinasikan, sambil penghimpunan data awal terkait pekerja ini kami lakukan di tingkat bawah,” terangnya.
Terkait pemulangan pekerja Migran Ilegal ini, kata Kisman hal ini menjadi kewenangan dari lintas kementerian.“Yang pasti negara akan hadir dalam proses pemulangan ini,” tandasnya.

Sementara itu Kisman juga tak lupa menitipkan pesan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Gorontalo untuk tidak mudah tergoda dengan bujuk rayu para oknum yang menjanjikan upah kerja yang tinggi, namun proses rekuitmennya tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Berhasil Kabur

Sementara itu, informasi terakhir yang diperoleh awak media ini, Agus sudah berhasil melarikan diri dari perusahaan ilegal yang menyekapnya. Saat ini, Agus sudah berada di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kamboja untuk mendapatkan perlindungan Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa Tolotio, Sandra Djafar Biu. “Agus sudah ada di KBRI,” kata Sandra.

Menurut Sandra, pelarian Agus diketahui sejak Rabu pagi sekitar pukul 10.00 Wita. Kini, Agus masih berada di fasilitas KBRI Kamboja sambil dicarikan penginapan sementara.
Pemerintah desa, bersama Pemerintah Kabupaten Gorontalo, dinas terkait, dan sejumlah legislator, turut memberikan bantuan untuk kepulangan Agus. “Saya sudah pesan tiket kepulangannya,” ungkap Kepada Desa Tolotio, Sandra Djafar Biu.

Beberapa legislator Gorontalo, seperti Elnino Mohi, Jasin Dilo, dan Algazali Katili, ikut berdonasi, bersama Pemkab Gorontalo serta organisasi Apdesi Merah Putih Kabupaten Gorontalo.
Dana tersebut digunakan untuk membeli tiket pesawat agar Agus bisa segera pulang ke Tanah Air. “Dia berangkat tanggal 29 sore dari Kamboja ke Jakarta dan akan dijemput oleh Pak Algazali,” jelas Sandra. (wie/net/rmb)

Tags: Loker IlegalSindikat KambojaSindikat Perdagangan ManusiaTPPO Kamboja

Related Posts

Cegah Judol dan Penyalahgunaan Senjata, Propam Polda Sidak Senpi dan HP Anggota

Cegah Judol dan Penyalahgunaan Senjata, Propam Polda Sidak Senpi dan HP Anggota

Friday, 24 July 2026
4.415 Tabung Gas Elpiji 3 Kg Digelapkan, Uangnya Diduga Digunakan untuk Sabung Ayam dan Hura-hura

4.415 Tabung Gas Elpiji 3 Kg Digelapkan, Uangnya Diduga Digunakan untuk Sabung Ayam dan Hura-hura

Friday, 24 July 2026
Polisi Buru Pemilik Dua Excavator

Polisi Buru Pemilik Dua Excavator

Thursday, 23 July 2026
Kemarau Panjang Ancam Pertanian, Petani Andalkan Pompa Air, Biaya Membengkak

Kemarau Panjang Ancam Pertanian, Petani Andalkan Pompa Air, Biaya Membengkak

Thursday, 23 July 2026
Cegah Pernikahan Dini, Poltekkes Gorontalo Bentuk Konselor Sebaya di Desa Tualango

Cegah Pernikahan Dini, Poltekkes Gorontalo Bentuk Konselor Sebaya di Desa Tualango

Thursday, 23 July 2026
Karhutla Butuh Penanganan Lintas Sektor

Karhutla Butuh Penanganan Lintas Sektor

Thursday, 23 July 2026
Next Post
Foto bersama pelaku UMKM penerima bantuan usaha dengan Gubernur Gusnar Ismail di aula Kantor Desa Kramat, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (27/8). (Foto : Haris/diskominfotik)

Gubernur Gusnar Ismail - Wagub Idah Syahidah Terus Salurkan Bantuan UMKM, Tunaikan Janji Saat Pilkada, Sasar 6.500 Pelaku UMKM

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 22 Juli 2026

Rekomendasi

11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

Saturday, 25 July 2026
Sakit Jantung

Sakit Jantung

Saturday, 25 July 2026
Anak Telur

Anak Telur

Saturday, 25 July 2026
Satpam MBG

Satpam MBG

Saturday, 25 July 2026

Pos Populer

  • AHM Technical Skill Contest 2026, PT DAW Utus Dua Wakil Terbaik

    AHM Technical Skill Contest 2026, PT DAW Utus Dua Wakil Terbaik

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Gorontalo Siaga Kemarau, Gubernur Terbitkan Edaran, Waspada Krisis Air Bersih

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • 11 WNA dan Dua Awak Kapal Hilang di Teluk Tomini, Tim SAR Sisir Jalur Pelayanan

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Febrie Ditahan Tanpa Diborgol dan Rompi Tahanan, Kejagung: Sudah Malam

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.