Gorontalopost.co.id, LIMBOTO — Bencana angin puting beliung melanda dua dusun di Desa Padengo , Kecamatan Limboto Barat, senin (25/8). Akibatnya, sejumlah rumah warga terdampak, atap rumah roboh, termasuk masjid dan kantor desa ikut terdampak.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, angin kencang itu menerjang sekitar pukul 12.00 wita, terjadi di dua dusun yakni dusun 3 Alidaa dan Dusun 5 Limbato, Desa Padengo. Warga yang dikejutkan dengan angin kencang itu, sebagian memilih ke tempat aman, alhasil sejumlah rumah warga rusak parah, tap rumah warga terangkat bahkan ada yang jatuh di teras rumah warga lainya.
“Anginnya cukup lama sekitar 15 menit, sehingga banyak fasilitas rusak, termasuk kantor Desa Padengo, dimana meteran listriknya putus dan terbakar,” ungkap Ismail Pasi salah seorang warga.
Sementara itu Camat Limboto Barat, Ikram Andi Taufan Hurudji saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. “Telah terjadi angin puting beliung di Desa Padengo dan berdampak di dua dusun, namun alhamdulillah tak ada korban jiwa,” ungkap Ikram.
Ia menambahkan, kejadian tersebut menimpa delapan rumah yang dihuni 25 Kepala Keluarga, serta fasilitas publik berupa Kantor Desa Padengo dimana meteran listrik putus terbakar, dan satu masjid yakni tong air masjid yang jatuh.
Terdapat pula satu unit Toko Bangunan, satu unit kios dan satu unit kandang ayam milik warga ikut terdampak. “Untuk sementara ini listrik di kawasan tersebut padam dan sementara diperbaiki oleh PLN,” jelas Ikram, kemarin.
Ikram juga mengaku masyarakat yang tertimpa musibah masih tetap bertahan di rumahnya sembari membenahi sendiri rumahnya yang rusak. “Mereka memilih membenahi sendiri rumah mereka, meskipun hanya ditutup seadanya dan semoga ada bantuan secepatnya dari pihak terkait,”harap Ikram. (Wie)











Discussion about this post