Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Volume ekspor Provinsi Gorontalo kembali mengalami peningkatan. Sepanjang Mei 2025 nilai ekspor Gorontalo mencapai US$11,433.761. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 123,25 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang hanya mencapai US$5.121.461.
Korea Selatan menjadi negara tujuan ekspor terbanyak Gorontalo pada Mei 2025 mencapai US$5,1 juta dengan komoditi andalan berupa gula dan kembang gula (HS17) dan kayu, barang dari kayu (HS44).
Selain Korea Selatan, negara lain yang menjadi tujuan ekspor terbanyak Provinsi Gorontalo yakni Jerman dengan nilai ekspor mencapai US$1,8 juta pada komoditi buah, biji/kacang yang diolah (HS08).
Sementara Negara ketiga tujuan ekspor Gorontalo pada Mei 2025 yakni Jepang. Ekspor ke Jepang memberi nilai devisi sebesar US$1,6 juta pada komoditi ikan dan udang/kepiting (HS03) serta kayu dan barang dari kayu (HS44).
Seperti dikatakan oleh Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo Dwi Alwi Astuti, selain Korea Selatan, Jerman dan Jepang, negara tujuan ekspor di ASEAN diantaranya Singapura sebesar US$35.188, Malaysia US$84.492 dan Thailand sebesar US$4.994.
“Sementara untuk negara Uni Eropa yang menjadi tujuan ekspor Gorontalo masing-masing Belanda US$317.350, Jerman US$1.860.500 dan negara Uni Eropa lainnya mencapai US$105.990,” jelas Dwi Alwi Astuti, Selasa (2/7).
Dia menjelaskan pula, negara tujuan ekspor utama lainnya adalah Rusia dengan nilai ekspor mencapai US$1.094.730, Tiongkok US$88.628, Inggris US$627.900, Jepang US$1,662.691, Korea Selatan US$5.171.369, dan negara lainnya mencapai US$379.929.(lyd)












Discussion about this post