Gorontalopost.co.id, JAKARTA — Timnas Indonesia jadi negara non Timur Tengah yang ada di raund 4, di antara Uni Emirat Arab, Qatar, Irak, Oman dan Arab Saudi. Dengan kondisi ini, Timnas Indonesia harus benar-benar waspada, karena selain soal teknis tim Garuda juga diprediksi akan melawan hal-hal nonteknis yang terkadang di luar nalar.
Selain itu juga beredar kabar bahwa Arab dan Qatar akan ditunjuk jadi tuan rumah meskipun perolehan poin mereka bukan yang tertinggi dari semua tim. Dengan kondisi ini wajar jika AFC kini benar-benar dalam pengawasan ketat, karena hal ini bisa menjadi ladang basah untuk main kotor.
Sedangkan FIFA sendiri sepertinya juga paham situasi ini, namun FIFA juga mengerti kalau potensi Indonesia sangatlah besar. Kondisi ini akan sangat merugikan Indonesia sampai gagal lolos hanya karena hal-hal kotor yang dilakukan AFC .
Bagaimanapun FIFA pasti akan untung besar jika Indonesia lolos ke Piala Dunia, karena sejauh ini tim yang benar-benar punya basis suporter luar biasa di dunia salah satunya adalah Indonesia .
Dukungan terhadap Indonesia juga mengalir dari media-media besar internasional yang optimis timnas Indonesia memiliki peluang yang cukup besar untuk bisa lolos ke Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia sendiri saat ini tengah mengukir sejarah serta memenuhi target awal yaitu lolos ke round 4 kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Akan tetapi, meskipun lolos ke round 4 dan tidak ada tim-tim kuat langganan Piala Dunia, namun menghadapi tim-tim dari Timur tengah seperti Uni Emirat Arab, Qatar, Irak, Oman dan Arab Saudi bukanlah hal yang mudah.
Semua tahu bahwa menghadapi tim-tim Jazirah Arab sering dikaitkan dengan hal-hal di luar teknis mulai dari wasit, kelakuan pemain yang provokatif serta banyak drama.
Untuk Timnas Indonesia harus punya skuad yang benar-benar mumpuni agar tetap bisa menang meskipun nantinya ada hal-hal yang janggal dalam pertandingan. Beberapa waktu lalu tiba-tiba muncul berita soal tuan rumah di round 4, di mana AFC tiba-tiba mengubah format kualifikasi Piala Dunia round 4.
Pertandingan yang awalnya direncanakan dimainkan di tempat netral, kini pertandingan akan digelar di negara tim peringkat 3 sampai 4 terbaik di round 3 dan bukan di tempat netral.
Jika dilihat dari sisi perhitungan poin yang ada, harusnya Irak serta Uni Emirat Arab yang berpeluang besar jadi tuan rumah, karena poin mereka sama-sama 15 di round 3. Akan tetapi entah gimana caranya akhirnya Arab Saudi dan Qatarlah yang menempati pot satu dan berpotensi jadi tuan rumah.
AFC menyampaikan jika penentuan ini didasari pada ranking FIFA, sehingga Qatar yang berada di ranking 55 dan Arab Saudi di ranking 58 layak menempati pot 1. Sedangkan Irak dan Uni Emirat Arab pot 2 lalu disusul Oman dan Indonesia di pot 3.
Tentu saja kondisi ini membuat AFC mendapatkan kecaman, bahkan AFC dituduh bersekongkol dengan Arab serta Qatar agar dapat menjadi tuan rumah. Sebelumnya AFC sendiri dari awal pernah menyatakan jika round 4 akan dimainkan di tempat netral.
Indonesia sendiri ikutan ngajuin biding walaupun kembali lagi kemungkinannya kecil, hal ini tak lepas dari persaingan uang yang tentunya kalah dengan Arab dan Qatar, serta tidak adanya orang dalam struktur organisasi AFC.
Sejauh ini Indonesia merupakan satu-satunya negara ASEAN yang masuk dalam round 4 dan IFA juga tidak mau kehilangan salah satu aset penting. Hal tersebut karena FIFA menganggap Indonesia merupakan negara yang potensial, terutama soal exposure.
Timnas Indonesia sendiri telah membuktikan saat menghadapi Jepang soal dukungan dan hiporia yang luar biasa. Indonesia harus fokus pada tim sendiri dan tidak usah pedulikan dengan hal-hal lain yang sifatnya noneknis.
Saat ini Indonesia banyak mendapatkan dukungan dari berbagai pihak terutama media-media besar internasional. Selain itu Hajime Moriyasu yang merupakan pelatih Jepang Haji Memoriasu juga mengakui kalau Indonesia ini adalah tim yang paling unik dan berbeda.
Bahkan Moriyasu meyakini jika Indonesia punya potensi untuk jadi salah satu tim kuat di Asia, terlebih kalau Indonesia ke depannya bisa tampil dengan skuad impian. (disway)












Discussion about this post