logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Metropolis

Warga Paguyaman Pantai Tenggelam Usai Memanah Ikan

Lukman Husain by Lukman Husain
Tuesday, 19 November 2024
in Metropolis
0
Salah seorang warga Dusun Dudepo, Desa Bukit Karya, Kecamatan Paguyaman Pantai, meninggal dunia usai memanah ikan di pesisir pantai Desa Bangga, Kecamatan Paguyaman Pantai.

Salah seorang warga Dusun Dudepo, Desa Bukit Karya, Kecamatan Paguyaman Pantai, meninggal dunia usai memanah ikan di pesisir pantai Desa Bangga, Kecamatan Paguyaman Pantai.

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, GORONTALO – Salah seorang masyarakat Dusun Dudepo, Desa Bukit Karya, Kecamatan Paguyaman Pantai, tenggelam dan meninggal dunia setelah selesai memanah ikan di perairan laut Desa Bangga, Kecamatan Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, awalnya lima orang masyarakat Desa Bukit Karya yakni Uyan Bahute (25), Olin R. Mustafa (28), Samin Pakaya (28), Supriyanto Niuwa (28) dan Ardan Mahmud (30) mendatangi Desa Bangga pada Senin (18/11) sekitar pukul 18.20 Wita untuk memanah ikan.

Mereka saat itu menunggu air laut surut. Setelah surut sekitar pukul 20.00 Wita, kelima warga ini kemudian berjalan untuk menangkap ikan dengan cara menggunakan panah ikan.

Kelima masyarakat ini menggunakan alat bantu bingkai kaca yang terapung untuk memperjelas penglihatan ikan saat di panah. Saat itu Ardan Mahmud berjalan agak jauh dari keempat rekannya, di mana saat itu keempat rekannya ini berada tak jauh dari pinggiran pantai.

Related Post

Dua Tersangka Asusila Diserahkan ke Kejaksaan

Nyaris Diamuk Masa, Residivis Pencabulan Diamankan

Anak Hilang Ditemukan, Ternyata Sedang Belajar Kelompok

Empat Tersangka Penganiayaan Ditahan, Lokasi Kejadian di Area PETI DAM Pohuwato

Karena sudah begitu jauh dari pesisir pantai, Ardan Mahmud tidak menyadari bahwa dirinya sudah berada di kedalaman dan sudah sulit untuk kembali ke pinggiran pantai.

Saat itu juga Ardan berteriak minta tolong ke teman-teman untuk menanyakan posisi jalan pulang atau jalan yang tidak dalam untuk dilewati. Namun dalam kondisi panic, Ardan akhirnya memaksakan diri berenang. Namun hal itu malah membuat Ardan tenggelam.

Rekan-rekannya pada saat itu mencoba untuk menolong, hanya saja nyawa Ardan tidak dapat diselamatkan lagi. Mereka pun kemudian meminta bantuan masyarakat Desa Bangga untuk mengambil perahu serta menjemput korban tenggelam yang jauh dari pesisir pantai.

Kapolsek Paguyaman Pantai, Ipda Dedi Maadi,S.Sos ketika diwawancarai membenarkan adanya peristiwa tersebut. Disampaikannya, lima orang masyarakat ini menangkap ikan dengan cara memanah di lokasi pesisir pantai yang berpasir dan berbatu karang.

Namun pada saat itu, salah satu dari lima orang masyarakat ini terlalu jauh dari wilayah pesisir, sehingga bertemu dengan lokasi yang cukup dalam dan membuat korban tenggelam.

“Korban sudah tidak tertolong lagi karena yang bersangkutan tidak mahir berenang. Dua rekannya yang mencoba untuk menolong pun saat itu nyaris tenggelam pula,” ungkapnya.

Lanjut kata Ipda Dedi, dengan adanya peristiwa ini, pihaknya berharap agar masyarakat yang sering memanah ikan di pesisir pantai, kiranya dapat berhati-hati dan selalu waspada. Apalagi ada beberapa spot yang sering digunakan di lokasi laut yang bertubir.

“Tidak ada pelarangan bagi masyarakat yang hendak mencari ikan dengan memanah. Hanya saja, kami berharap agar masyarakat bisa lebih berhati-hati lagi. Semoga peristiwa ini tidak terjadi lagi dikemudian hari. Kami pun dari pihak Polsek, mewakili Kapolres Boalemo dan Kapolda Gorontalo, mengucapkan turut berduka cita. Semoga keluarga yang ditinggalkan bisa diberikan kesabaran dan ketabahan,” pungkasnya. (kif)

Tags: Korban TenggelamMati TenggelamtenggelamWarga Tenggelam

Related Posts

Empat orang tersangka resmi ditahan oleh Satuan Reskrim Polres Pohuwato, terkait kasus dugaan penganiayaan.

Empat Tersangka Penganiayaan Ditahan, Lokasi Kejadian di Area PETI DAM Pohuwato

Thursday, 23 April 2026
Dua tersangka kasus dugaan asusila saat diserahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo

Dua Tersangka Asusila Diserahkan ke Kejaksaan

Thursday, 23 April 2026
Petugas saat mengamankan Seorang residivis kasus pencabulan nyaris diamuk masa baru-baru ini.

Nyaris Diamuk Masa, Residivis Pencabulan Diamankan

Thursday, 23 April 2026
anak hilang. FL(15), Salah satu Siswi Sekolah Menegah Pertama yang sempat dilaporkan meninggalkan rumah sejak Senin (20/04), akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada Selasa (21/04/2026) malam

Anak Hilang Ditemukan, Ternyata Sedang Belajar Kelompok

Thursday, 23 April 2026
TANPA MEJA: Seorang siswa yang sedang berperkara difasilitasi Polda untuk mengikuti ujian sekolah, dengan didampingi serta mendapatkan pengawasan.

Siswa Berperkara Hukum Ujian di Rutan

Wednesday, 22 April 2026
Kapolres Pohuwato, AKBP H. Busroni,S.I.K.,M.H., didampingi Waka Polres, Kompol Heny Mudji Rahayu,S.H.,M.H., saat menyerahkan sarana pendukung untuk anggota Bhayangkari Cabang Polres Pohuwato, pada moment Hari Kartini.

Hari Kartini, Bhayangkari Terima Sarana Pendukung Kinerja

Wednesday, 22 April 2026
Next Post
Manajemen Aston Gorontalo Hotel & Villas bersama Jajaran Guru dan Siswa SMK N 2 Gorontalo

Hotel Aston Gorontalo, Gelar Sharing Session Bertajuk Successful Career in Hospitality

Rekomendasi

Empat orang tersangka resmi ditahan oleh Satuan Reskrim Polres Pohuwato, terkait kasus dugaan penganiayaan.

Empat Tersangka Penganiayaan Ditahan, Lokasi Kejadian di Area PETI DAM Pohuwato

Thursday, 23 April 2026
Pohuwato The Gold of Celebes

Pohuwato The Gold of Celebes

Monday, 27 February 2023
anak hilang. FL(15), Salah satu Siswi Sekolah Menegah Pertama yang sempat dilaporkan meninggalkan rumah sejak Senin (20/04), akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada Selasa (21/04/2026) malam

Anak Hilang Ditemukan, Ternyata Sedang Belajar Kelompok

Thursday, 23 April 2026
Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural   

Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

Monday, 20 April 2026

Pos Populer

  • Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

    Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

    191 shares
    Share 76 Tweet 48
  • Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

    142 shares
    Share 57 Tweet 36
  • Batas-Batas Pengobatan

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Cerita Aulia Lahiya, Demi Cuan Uji Nyali di Wahana Tong Setan

    60 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    183 shares
    Share 73 Tweet 46
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.