logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Biomasa
Home Headline

Sembilan Hari Terendam, Ogah Mengungsi

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 11 July 2024
in Headline
0
Luapan air danau Limboto yang menggenangi beberapa desa di kecamatan Tilango, yang berada di pesisir danau Limboto.

Luapan air danau Limboto yang menggenangi beberapa desa di kecamatan Tilango, yang berada di pesisir danau Limboto.

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id, GORONTALO – Sejumlah wilayah di pesisir danau Limboto masih terendam air luapan danau. Air menggenangi rumah masyarakat dengan ketinggian antara 1,5-2 meter.

Meski kondisi itu sudah berlangsung selama sembilan hari, warga enggan mengungsi ke lokasi pengungsian yang sudah disiapkan pemerintah daerah.

Dari pantauan Gorontalo Post, warga yang berada di Desa Tilote, Desa Tabumela Kecamatan Tilango masih bertahan dirumah mereka dan enggan pindah ke pengungsian.

Bahkan himbauan pemerintah pun tak diindahkan oleh mereka. Asni Pakaya (50) bersama Suami Ibrahim Ahmad (53) dan tiga anaknya masih bertahan dirumah mereka meskipun ketinggian air sudah mencapai dada orang dewasa.

Related Post

Pemerintah Beri Jaminan, BBM Subsidi Tak Naik Sampai Lebaran

Malam Qunut, Tradisi Unik Berburu Kacang dan Pisang

Pabrik Gula Gorontalo Jual Gula Murah Stabilkan Harga Pasar

Adhan Kumpul Para Politisi, Tak Ada Sekat, Idah Serukan Harmonisasi

Mereka beralasan enggan meninggalkan rumah dengan alasan menjaga barang-barang mereka di dalam rumah. ”Kasihan torang punya barang-barang kalo mo kase tinggal,” ungkap Asni.

Asni pun mengaku masih bisa melakukan aktifitas memasak dan tidur meskipun diatas papan yang mereka susun tinggi.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Wirda Suleman (56) warga Desa Tabumela yang enggan keluar dari rumahnya.

”Biar saja torang disini, masih bisa memasak dan makan meskipun harus bersusah payah memasak diatas meja-meja yang disusun dan badan terendam dalam rumah, kalau di pengungsian banyak sekali orang,” ungkap Wirda.

Dia menambahkan, kondisi seperti ini sudah dialami sejak 9 hari terakhir. Akibat hujan yang terus mengguyur beberapa hari terakhir, membuat air danau semakin meluap dan terus naik menggenangi rumah mereka.

”So maso 9 hari dengan ini torang bagini dan justru semakin naik depe air, karena tidak mo surut-surut,” jelasnya. Ia mengaku, jika banjir ditempat lain akibat luapan air sungai cepat surutnya tetapi jika air danau seperti ini lama surut.

”Kejadian seperti ini pernah juga kita alami di tahun 2000-an dan biasanya jika sudah surut airnya pasti airnya sangat berbau busuk,”ungkap Wirda.

Asisten lll Haris S Tome mendatangi rumah-rumah warga yang kena dampak banjir dengan menggunakan perahu. Dia meminta warga agar segera mengungsi, tetapi sebagian masih terus bertahan di dalam rumah.

Sesuai data pemerintah daerah, untuk Desa Tabumela dari 443 KK, yang mengungsi baru 35 KK, begitu juga dengan Desa Tilote dari 377 KK yang mengungsi baru 63 KK.

”Untuk warga yang terdampak banjir di Kelurahan Kayubulan sudah mengungsi di masjid sebagai posko pengungsian,”jelas Haris.
Ia juga mengimbau kepada warga untuk segera pindah ke tempat pengungsian yakni di Kantor Camat Tilango.

”Kami berharap agar warga bisa segera pindah mencari tempat aman dan pegungsian agar kita pun memantau secara terpusat,” tandas Haris. (Wie)

Tags: banjir kabgorBanjir Luapan Air DanauDanau Limboto Meluapkabupaten gorontaloLuapan Air Danau Limboto

Related Posts

Lapak pasar murah milik PT PG Gorontalo diserbu warga dengan penjualan gula murah Rp 16.000/kg. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Pabrik Gula Gorontalo Jual Gula Murah Stabilkan Harga Pasar

Friday, 6 March 2026
DISTRIBUSI ENERGI: Pimpinan Pertamina Patra Niaga Sulawesi mengecek langsung dan memastikan kelancaran distribusi BBM di Gorontalo (foto: dok-pertamina patra niaga sulawesi)

Pemerintah Beri Jaminan, BBM Subsidi Tak Naik Sampai Lebaran

Friday, 6 March 2026
15 RAMADAN: Lapangan Batudaa, Kabupaten Gorontalo dipadati ribuan warga untuk berburu kacang dan pisang pada tradisi malam qunut, Kamis (5/3). Masyarakat setempat mengemasnya dalam bentuk festival. (foto: Aviva Dinanti Lambalano/ gorontalo post)

Malam Qunut, Tradisi Unik Berburu Kacang dan Pisang

Friday, 6 March 2026
UNTUK GORONTALO - Pertemuan para politisi Gorontalo yang digagas Wali Kota Adhan Dambea berlangsung penuh kekeluargaan dan harmonis, Kamis (5/3) di Hotel Grand Q Kota Gorontalo. (foto: istimewa)

Adhan Kumpul Para Politisi, Tak Ada Sekat, Idah Serukan Harmonisasi

Friday, 6 March 2026
Gubernur Gusnar Ismail bersama Rektor UNG Eduart Wolok membunyikan alat musik tradisional Polo Palo tanda diluncurnya program studi pendidikan dokter spesial spesialis anestesiologi dan terapi intensif di Fakultas Kedokteran UNG di Ballroom UTC Damhil Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Selasa (3/3). (Foto : Bahrian/Pemprov)

Gubernur Gusnar Ismail Hadiri Peluncuran Prodi Dokter Spesialis dan Subspesialis di UNG

Thursday, 5 March 2026
Airlangga Hartarto

Cek Rekening THR so Cair, ASN/TNI/Polri Mulai Dibayarkan, Ojol Juga Dapat

Wednesday, 4 March 2026
Next Post
Korban Syarifudin Moo yang meinggal dunia akibat tertimpa longsoran batu di Kelurahan Tenilo, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo.

Satu Warga Tenilo Tewas Tertimpa Longsor

Discussion about this post

Rekomendasi

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Maruly Pardede, saat memberikan keterangan pers. Rabu (04/02), di Mapolda Gorontalo.(Foto: Natharahman/ Gorontalo Post)

Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

Thursday, 5 March 2026
Prof. Eduart Wolok

Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

Wednesday, 4 March 2026
Lapak pasar murah milik PT PG Gorontalo diserbu warga dengan penjualan gula murah Rp 16.000/kg. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Pabrik Gula Gorontalo Jual Gula Murah Stabilkan Harga Pasar

Friday, 6 March 2026
15 RAMADAN: Lapangan Batudaa, Kabupaten Gorontalo dipadati ribuan warga untuk berburu kacang dan pisang pada tradisi malam qunut, Kamis (5/3). Masyarakat setempat mengemasnya dalam bentuk festival. (foto: Aviva Dinanti Lambalano/ gorontalo post)

Malam Qunut, Tradisi Unik Berburu Kacang dan Pisang

Friday, 6 March 2026

Pos Populer

  • Prof. Eduart Wolok

    Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • 10 Karyawan Perusahaan di Pohuwato Positif Narkoba

    60 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Audiensi Strategis: Investor Jepang Gali Informasi Legalitas dan Dampak Sosial PT BJA

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Menjembatani Visi-Misi Kepala Daerah dan Kerja Birokrasi

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.